18/12/2014

Nengnong

Yang temenan di path, fb, twitter pasti ngeh saat membaca judul di atas. Yup...panggilan nengnong sekarang sering muncul diantara teman dan sahabat ketika memanggil saya. Diawali soulmate Mira sahid yang ujug-ujug aja manggil dengan sebutan itu. Dan akhirnya diikuti semua makmin dan teman-teman saya lainnya. Dilalahnya hubby juga kadang ikut-ikut manggil nengnong, untung saja kaka dan sean gak ikutan manggil nengnong juga.

Panggilan nengnong sebenarnya gak asing ditelinga saya, panggilan itu pernah begitu familiar ditelinga saya berabad yang lalu  *wkwkwk. Iya, panggilan yang sebenarnya gak ada keren-kerennya itu adalah panggilan sayang  ehh panggilan iseng dari pacar jaman baheula ketika cinta monyet masih bertahta :))). Nengnong itu plesetan dari neng, saya memang dipanggil neng ( sebutan untuk perempuan orang sunda ) oleh keluarga dan kerabat. Kadang yang baik hati nambahin panggilan ini jadi neng geulis :p

Gak ngerti juga kenapa Neng jadi nengnong, perasaan saya juga gak jenong sik.  Dan sekarang panggilan itu wara-wiri lagi saya dengar.  Trus,... ?? ya nggak trus-trus juga, entah apa maksud dari postingan inih #ngumpet



Nengnong saat ini, tidak lagi berseragam putih abu dan berkuncir kuda.
Waktu berjalan cepat... banyak hal berubah, 
sesuatu yang bermakna dulu bisa jadi kini hanya bernama kenangan.
iya,...kenangan.

08/12/2014

Belajar Mengelola Keuangan dengan Smart Money Game

Menurut penelitian Forbes di tahun 2010 yang mengatakan bahwa 80 % keputusan keuangan keluarga ada ditangan wanita. Seperti beli mobil, rumah, Furniture, dan lain-lain berdasarkan keputusan seorang wanita. Jadi jelas dong ya mak, kalau peran wanita itu menentukan arah finansial sebuah keluarga. Kalau para suami berjuang mencari penghasilan, nah para istrinya yang mengatur bagaimana membelanjakannya :))

Seperti yang diucapkan mba Mike Rini Sutikno seorang perencana keuangan berpengalaman yang menjadi narasumber diacara workshop ini " Kita harus punya prioritas dalam hidup, merencanakan dan mengatur supaya uang kita tidak habis untuk saat ini tapi juga direncanakan untuk masa depan. Supaya kehidupan dimasa depan lebih sehat, aman dan sejahtera "

Mba Mike Rini Sutikno

Mas Yuda Wirayan dari Cigna Indonesia

Jadi nggak salah dong ya, kalau saya sengaja menyempatkan waktu untuk hadir memenuhi undangan dari Mommies daily dan Cigna pada tanggal 6 desember 2014 kemarin di Hong Kong Cafe Jakarta pusat. Saya sadar bahwa mengatur dan merencakan keuangan itu nggak mudah loh, penghasilan besar bukan jaminan bahwa kita akan sejahtera hingga di masa depan nanti jika kita gak bisa mengatur dan merencanakan keuangan dengan benar. Ngomong-ngomong Cigna, apa sih Cigna itu ? saya sempat mengintip webnya sedikit. Cigna adalah sebuah perusahaan pelayanan kesehatan global yang mendedikasikan untuk membantu masyarakat meningkatkan kesehatan, kesejahteraan dan rasa aman. Semua produk dan layanan disediakan secara eksklusif oleh atau melalui anak -anak perusahaan dari Cigna Coorporation. Seperti Cigna kesehatan, perusahaan asuransi jiwa. Hingga kini Cigna memiliki lebih dari 85 juta pelanggan diseluruh dunia. Follow juga twitternya di @Cigna_ID untuk informasi mengella keuangan dan produknya.

Awalnya saya berfikir mungkin akan sedikit membosankan nih workshop mengenai belajar mengelola keuangan ini. Saya akan mendengarkan narasumber memberikan workshopnya sampai terkantuk-kantuk. Dan ternyata saya salah loh mak, acara yang berjalan sekitar 2 jam lebih itu terasa berjalan cepat dan menyenangkan. Para wanita yang kurang lebih sekitar 10-15 orang itu gak cuma diajarin dengan menyimak paparan narasumbernya. Tapi langsung praktek bagaimana mengatur dan merencanakan keuangan pribadinya melalui sebuah permainan alias smart money game.

24/11/2014

Anugerah Terindah


Baby Sean

Hamil dan melahirkan adalah salah satu episode hidup yang begitu penuh makna, mungkin hampir  semua ibu merasakannya. Bahwa hamil, lalu melahirkan adalah peristiwa menakjubkan dan penuh kejutan. Dari satu kehamilan dengan kehamilan yang lain pasti akan berbeda kisahnya, apa lagi pengalaman ibu yang satu dengan ibu yang lain. Hamil dan melahirkan adalah satu proses alamiah, meski penuh perjuangan tapi akan sebanding dengan kebahagiaan yang dirasakan ketika buah hati tercinta lahir dan berada dipangkuan dengan selamat.

Jika mengingat pengalaman saat mengandung dan melahirkan kedua anak saya, rasanya baru kemarin saya merasakan pingsan di pesta nikahan, pingsan dikasir sebuah mall, pingsan saat bertamu atau mual dan muntah yang menerus sampai kehamilan 7 bulan saat mengandung si sulung. Dan segala kecamuk perasaan dan pengharapan saat menanti si bungsu. Ijinkan saya berbagi pengalaman bathin saya dikehamilan yang kedua.

Kehamilan yang kedua sesungguhnya tidak kami rencanakan, saya bahkan mengunakan alat kontrasepsi. Tidak terpikirkan dalam benak saya dan suami untuk memiliki anak lagi saat itu. Tapi Allah Maha Kuasa atas tiap sesuatu, DIA yang Maha mengetahui apa yang terbaik untuk tiap mahluk-Nya.
Saat itu saya baru saja selesai menjalani 12 kali khemotheraphy intravena dan 6 bulan khemotheraphy oral xeloda. Sebuah perjalanan panjang sejak divonis kanker colon 2 tahun sebelumnya. Sungguh bukanlah saat yang tepat untuk memikirkan sebuah kehamilan. Tapi dua bulan setelah khemotheraphy selesai tiba-tiba saya merasakan mual dan muntah yang berbeda. Akhirnya saya mengunjungi dokter yang merawat saya, dan disarankan untuk segera bertemu dokter obgyn atau dokter kandungan.