Selasa, 18 Juni 2013
My SEAN ~ Selamat Ulang tahun, Nak ~
Jika aku mengabadikan keindahan langit senja sebagai pengingat waktu lahirnya pada putri sulungku Tazkia Mutiara Senja. Maka aku abadikan rasa syukurku yang mendapat anugerah begitu besar dan indah ditengah perjuanganku melawan kanker, yaitu seorang putra yang kukandung tepat satu bulan aku selesai menjalani khemotheraphyku yang 10. Kehamilan yang penuh kecemasan, tidak ada jaminan dari pihak medis bahwa anakku akan terlahir normal. Bisa jadi dia cacat dan tidak tumbuh dengan sempurna mengingat aku baru selesai menjalani pengobatan panjang dan berat. Tanpa program kehamilan, ditengah perjuangan, Tuhan memberi kado yang teramat manis.
Dari sekian nama yang aku temukan dari buku - buku panduan nama buah hati, detik di mana aku melihatnya lahir kedunia dengan wajah dan tubuh sempurna. Aku tahu nama apa yang akan aku pilihkan untuk putraku. Muhammad SEAN Saputra,...
Muhammad,...dengan harapan kelak dia akan menjadi lelaki yang terpuji, berjalan dengan menteladani Rosul Allah. SEAN,... dari bahasa Irlandia yang berarti Anugerah Tuhan Yang Maha Indah. Dan Saputra, diberikan oleh ayahnya, yang bermakna Putra, seorang anak lelaki. Nama yang menjadi doa dan pengharapan kami sebagai orang tua.
Hari ini, 9 tahun yang lalu.... SEAN dilahirkan dengan penuh kecemasan dan kepasrahan. Dan Allah memberi hadiah luar biasa indah saat itu. Mudahnya persalinan, dan sempurnanya dia dilahirkan.
Terima kasih Allah ku,... untuk 9 tahun yang lalu. Untuk menghadirkan dia, melengkapi dan menjadi sayap kekuatanku. Terima kasih untuk segala yang ada pada cowok paling keren ini ( kata bundanya ).
Mengisi dan memberi warna kehidupan kami, ayah dan ibunya. Juga menjadi teman, sahabat, dan kesayangan dari kakak tercintanya.
Selamat Ulang tahun Bos,... berjalanlah dengan penuh syukur, jadikan Allah dan Rosul penuntunmu, berjiwalah besar, dan berjalanlah penuh kasih pada sesama.
Terima kasih, sayang... mengajarkan ibu banyak hal, tentang kesabaran, keriangan, dan segalanya.
Tidak ada yang lebih besar sayang, tidak ada.... sepenuh cinta untukmu selamanya.
Readmore »»
Label:
Catatan hati,
Ceritaku
| Reaksi: |
Jumat, 07 Juni 2013
Puisi Adam
Angin berbisik menjelma cerita-cerita,
kisah tentang lampau dan sebuah serenada,
saat cinta tak juga menemu cinta.
Waktu berputar, bergerak cepat.
menyaksikan remaja merekah menjelma sosok dalam renungan.
Dulu aku binasa, kini terkapar di tepian nyala pijar matamu.
Dimana kau sembunyikan ladang madu yang membuatku mencandu ?
hingga seluruh musim kutelusuri, semak hingga padang ilalang liar.
Pada merah jambu bibirmu, atau kerling jenaka matamu.
Biarlah matahari mencipta fatamorgana,
asalkan engkau slalu kutemukan meski dalam gelap malam.
Rinduku berontak, pelan mengusap kenangan.
Haus menghisap asmara yang tak juga reda.
Matahari karam,…
wajahmu menjelma, rebah di dadaku.
Perjalanan sudah terlampau jauh Adinda sayang,
aku terus berlarian mencari bayanganmu.
Jangan berhenti, hingga datang matahari…lagi dan lagi.
Hingga aku menemukan jalan kembali, atau kita tersesat selamanya.
” Resonansi tak pernah bekerja sendiri, kau takkan kembali selama aku menginginkanmu disini ” By. Seorang Lelaki
~ Tercipta ketika matahari lindap ke cakrawala. Dari catatan seorang Irma Senja ~ Readmore »»
Label:
Catatan hati,
fiksi,
Pernik hati,
Puisi
| Reaksi: |
Selasa, 04 Juni 2013
Berbahagialah !
Ada yang harus terus kita upayakan bukan kita cari, yang harus terus kita pelajari selain menjalani hidup itu sendiri. Yaitu belajarlah untuk terus berbahagia di dalam diri kita.
Jangan berharap kita mendapatkan semua hal yang kita inginkan dalam hidup ini, pasangan yang terbaik, kesehatan paripurna, rejeki melimpah, orang-orang yang slalu baik disekitar, popularitas, anak-anak yang membanggakan, kesempurnaan fisik dan lain-lain. Kita tidak akan bisa memilih seseorang untuk terus bersama kita, atau memilih pekerjaan dan nasib baik sesuai yang kita inginkan.
Karena kesempurnaan hanya ada pada kisah-kisah dongeng.
Karena tanpa masalah, perjalanan kehidupan akan sangat membosankan, tanpa ujian kita tidak akan naik kelas, tanpa sakit kita tidak akan mensyukuri nikmat sehat, tanpa perpisahan kita akan mengabaikan
indahnya pertemuan, bahkan tanpa derita dan kesedihan jiwa kita tidak akan belajar banyak hal.
Teori selalu mudah, kata-kata motivasi selalu terlihat ringan untuk dilakukan, tapi nyatanya segala hal selalu butuh usaha dan perjuangan. Selain ikhtiar, berdoa, dan dipaksa menjalani setiap skenario yang sudah diberikan, teruslah memacu dan belajar untuk berbahagia.
Karena seperti juga impian, kebahagiaan sejatinya harus terus diupayakan.
Teruslah mengingatkan diri bahwa kesedihan, kesakitan dan penderitaan
tergantung dimana kita memandang. Jika kita bisa menyamankan hati, menerima dan tetap bersyukur,
bahagia masih bisa kita rasakan meski dalam keterbatasan dan rasa sakit.
Hati itu mudah bolak balik, kemarin suasana hati saya tidak menentu. Kehilangan, sedih dan sakit.
Saya tahu bahwa saya hanya bisa mengandalkan jiwa saya sendiri untuk merenovasi apapun yang ada di dalam diri maupun hati saya. Dan itu saya lakukan,...Jika saya memiliki banyak alasan untuk menangis.
Saya yakin, Tuhan juga memberikan saya banyak alasan untuk tersenyum.
Saya pacu dan ' pecut ' diri saya sendiri untuk terus belajar berbahagia....
berbahagia di segala kondisi dan situasi.
Jika kemarin dan dulu saya mencari kebahagiaan ditempat yang jauh, maka hari ini dan selanjutnya saya akan menemukan dan menciptakan kebahagiaan dikaki saya sendiri.
Insyaallah ya Rabb,....
~ Irma Senja ~
Label:
Catatan hati,
Inspirasi hati,
Motivasi,
Renungan
| Reaksi: |
Langganan:
Entri (Atom)







