08/02/2017

Puisi Untuk Gusti di Museum Ullen Sentalu

Kembali ke kota Yogyakarta seperti kembali ke romansa tentang perjalanan lalu. Iya... Yogyakarta salah satu kota yang memiliki cerita manis tersendiri di dalam arsip perjalanan hidupku. Kota pelajar, kota keraton, kota yang menyimpan banyak sejarah masa lalu tentang negri ini, kota gudeg, kota bakpia, kota di mana salah satu keajaiban dunia borobudur berada. Kota dengan candi dan pantainya, kota dengan berjuta cerita manis yang mengendap di setiap relung kenangan mereka yang datang dan pergi di kota ini, kota yang ramah dengan inggih-inggihnya warga Jogja yang membuatku merasa pulang.

Awal bulan lalu aku kembali menemukan alasan untuk lagi merasa jatuh cinta pada kota ini. Bukan hanya pada setiap lintasan kenangan yang pernah terjadi kala itu. Bukan hanya tentang sebuah kedai dengan lampu-lampu redup menampilkan bayangan teduh yang menatapku dalam. Bukan tentang jalanan bertabur lampu malam yang mengendap dalam ingatan, karena sekeping asa yang berpendar di sana. Bukan hanya tentang cinta tanpa kadaluwarsa, tanpa spasi dan koma. Aku kembali merasa jatuh cinta pada sebuah tempat di mana labirin masa lalu membawa kita melewati waktu seolah kembali ke masa itu, masa di mana para putri dan raja berada di balik tembok istana. Yang bercerita tentang budaya, sejarah juga cinta.

Museum Ullen Sentalu Yogyakarta

02/02/2017

Tips Merawat Perabotan Berbahan Teflon

Enak banget ya punya asisten rumah tangga di rumah, jadi gak usah cape ngerjain kerjaan rumah tangga ?? SIAPA BILANG ??? tahu sendiri donk Mak kalau ART memiliki keunikannya masing-masing, bukan hanya bikin kita tersenyum senang, tapi seringkali malah bikin kita jadi drama dan ngelus dada. 

Si Mpok ART di rumah ini sering banget membuat saya ngelus dada dengan urusan dapur dan perabotan. Ada yang bilang, biasanya kalau tidak merasa beli tanggung jawab terhadap barang menjadi seenaknya. Piring atau gelas yang pinggirannya pecahlah atau panci pada penyot. Pakaian yang kelunturan, kabel setrikaan yang melinting lalu akhirnya putus, jumlah piring atau gelas lama-lama berkurang, perabotan plastik meleot karena siwer kena panas sampai kuali atau panci teflon yang gugus dan akhirnya tidak bisa di pakai lagi.

Abaikan semur daging dingin di atas teflon lama,
fokus ke teflon baru VKB dari Alfamart aja ya :))

Kehangatan Pesona Jogja Homestay

Halo Bloggers,...

Akhir minggu kemarin saya berkesempatan kembali jalan-jalan ke kota Yogyakarta. Dengan sahabat dan makmin KEB untuk menghadiri syukuran ulang tahun komunitas KEB tercinta di kota Jogja. Menghabiskan waktu 3 hari di kota istimewa Jogja jelas meninggalkan banyak kesan dan cerita, selain kehangatan para emak blogger disana dan kedekatan para makmins yang tentu saja meninggalkan cerita manis. Banyak sekali yang ingin saya tuliskan, salah satunya di mana saya menginap akhir minggu lalu di kota Jogja.

19/01/2017

Harapan di Rumah Singgah Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia



Hari ini tanggal 19 Januari 2017 saya berkesempatan mengunjungi sebuah rumah singgah Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia ( YKAKI ) yang beralamat di percetakan negara Jakarta. Meskipun agak maksain diri karena sebenarnya saya sedang kurang fit. Sudah lama sekali saya ingin mengunjungi rumah singgah yayasan kanker, dulu saya bersembunyi dan cenderung tidak ingin menjenguk apalagi melihat pasien-pasien kanker. Ada rasa trauma, tapi belakangan saya justru ingin melihat dan mengunjungi mereka yang masih berjuang. Sebagai pengingat betapa beruntungnya saya, dan betapa harus bersyukurnya saya masih diberikan kesempatan waktu untuk kembali sehat setelah di vonis menderita kanker usus besar stadium menengah beberapa tahun lalu.

Hari ini saya berkesempatan bertemu dengan beberapa pejuang kecil di sana, sempat ada ragu untuk mendekat, saya khawatir adik-adik kecil itu tidak nyaman melihat keberadaan kami disana. Ada yang sedang bermain dengan teman-temannya, ada yang diam dalam gendongan ibunya, ada yang aktif mengobrol dengan kami, bahkan ada yang asyik mendengarkan musik. Diam-diam saya menahan air mata, apa yang mereka rasakan ketika ketakutan dan rasa sakit menghimpit ? ketika bermain layaknya anak-anak yang sehat harus terlupakan oleh jadwal pengobatan panjang yang tak kalah menyakitkan. Ada seorang anak yang ikut menjawab ketika saya sedang mengobrol dengan seorang ibu yang sedang menemani anaknya yang sakit Leukimia. Ibu itu bilang leukimia katanya tidak ada grade stadium. Lalu si anak yang ada di ranjang sebelah menjawab " kalau kankerku ada stadiumnya " lalu saya menjawab " kamu stadium berapa nak, dulu tante stadium 3 awal ? "  Lalu anak lelaki itu menjawab " saya stadium 4B " berbarengan dengan jawaban stadiumnya, saya terhenyak. Ya Tuhan,... mungkinkah dia tahu bahwa kankernya sudah stadium lanjut, atau stadium 4B baginya hanya angka ? meski begitu ada binar harapan di matanya, ketika saya bilang, tante juga dulu menderita kanker dan lihat sekarang tante baik-baik saja. Kelak kamu juga akan sembuh, lalu dia bilang Amiin. Akhhh,... hati saya runtuh.

09/01/2017

Tentang Harapan di Tahun 2017

Selamat pagi,...  

Hari ini anak-anak pertama masuk sekolah setelah libur semester, kesibukan pagi dan anter jemput sekolah di mulai lagi. Kaka dan Sean semangat awal hari ini, mereka bangun lebih awal padahal saat liburan jangan di tanya mereka bangun tidur jam berapa. Bersiap sekolah, mereka sarapan dan kami keluar rumah bersama untuk aktifitas hari ini. Dan sepagi ini setelah kembali dari mengantar sekolah saya sudah 'me time' di rumah sendiri. Shalat dhuha, sarapan dan sekarang membuka diary virtual ditemani secangkir teh hangat. Allhamdulillah...

Anggap saja sedang menatap masa depan yess.... ;)

Ngomongin resolusi dan harapan di tahun baru udah telat belum sih, udah masuk minggu kedua di tahun 2017 nih :))

Sejak awal tahun banyak status dan blog yang hilir mudik di timeline saya tentang resolusi di tahun 2017. Tentang harapan-harapan baru yang dibuat untuk kita capai di tahun ayam api ini. Tentang resolusi yang gagal dicapai di tahun lalu, dan ingin kita kejar kembali di tahun ini. Tidak ada yang salah tentang resolusi dan membuat harapan yang baik. Hidup memang butuh tujuan dan impian untuk menjadi target yang kita capai selanjutnya. Ikhtiar, kerja keras dan doa yang menjadi bahan bakarnya supaya impian atau resolusi tidak hanya menjadi catatan berulang disetiap tahun
 yang kita buat  :)

30/12/2016

Liburan Singkat di Hotel Seruni 3 Puncak

Karena sudah kesekian kalinya, kalau nggak salah sudah 4-5 kali menginap di hotel ini. Kayanya harus di abadikanlah di blog ini sebagai salah satu catatan perjalanan hidup.

Iya, Hotel Seruni Puncak ! dari Seruni 1, 2 dan yang terbaru Seruni 3 sudah kita jajah. Hotel Seruni 2 bahkan sudah 2 kali. Gak ada pilihan lain hotel dipuncakkah sampai berulang kali ke hotel ini ?? Nggak juga, banyak banget hotel di puncak. Dari pilihan fasilitas sampai pilihan harga, dari penginapan biasa sampai hotel berbintang. Tapi setelah menginap di beberapa vila, lalu hotel dan akhirnya kenalan sama Seruni malah ogah nyari ke tempat lain kalau hotelnya gak lebih oke dari Seruni. Ada beberapa pilihan hotel yang juga bagus tapi kemarin di tanggal yang kita pilih semua sudah full. Ya wasalam, akhirnya balik lagi ke Seruni hotel.

 Di depan lobby hotel Seruni3 gunung salak

Kita mah memang tipikal keluarga yang suka yang gitu-gitu ajah, ada tempat yang pengen kita datangi tapi ternyata jalur perjalanan ke lokasi yang dituju bakal macet dan jauh, ya sekian. Liburan buat kita ya, cari tempat bobo yang nyaman, hotelnya bagus dengan suasana yang adem, dekat dengan tempat makan, ada kolam renang untuk hubby dan sean. Maka cukuplah kitah :)))

26/12/2016

Menciptakan Premium Bonding Moment Bersama Lotte Choco Pie

Kalau di tanya kapan saat paling membahagiakan buat seorang ibu pasti jawabannya ketika bisa menghabiskan waktu bersama anak-anaknya. Menciptakan moment special bersama buah hati menjadi vitamin hati bagi seorang ibu dan tentu saja bagi anak-anak tercinta. Memiliki dua anak yang beranjak remaja, premium bonding moment ( kebersamaan dengan anak melalui momen keterikatan yang spesial ) memang harus di upayakan. Anak-anak yang mulai memiliki jadwal aktifitas sendiri, sudah mulai padat jadwal eskulnya. Sudah mulai punya janji pergi bersama teman-temannya. Ditambah jam sekolah yang panjang membuat premium bonding moment bersama mereka menjadi mahal. Giliran anaknya luang, ibunya justru yang sok padat beraktifitas. 24 jam terkadang menjadi kurang, meski setiap hari bertemu, mengantar jemput mereka tidak lantas membuat kebersamaan itu menjadi moment yang penuh makna. Yang ada riweuh dan fokus pada traffic atau jadwal harian mereka. Semakin mereka beranjak besar, premium bonding moment benar-benar harus di ciptakan dan di upayakan.

 
Tanggal  21 desember 2016 yang lalu saya berkesempatan hadir bersama komunitas Kumpulan Emak Blogger di acara media gathering Lotte ChocoPie Mothers day bonding moment di The Hermitage menteng Jakarta. Acara yang di isi dengan talkshow dan lunch terasa menyenangkan dengan venue acara yang tidak kalah cantik. Media gathering Mothers day bonding moment bersama Lotte Choco Pie di ciptakan untuk mengapresiasi dan menginspirasi dalam mempererat kebersamaan keluarga di Indonesia khususnya hubungan Ibu dan Anak. Untuk merayakan indahnya kebersamaan bersama ibu dan anak dalam menyambut Mother's Day tanggal 22 desember 2016.