14/01/2009

Sebuah puisi dari seseorang untuk seseorang...

ASA

Melihat dalam harapan seakan tak berarti dalam dunia
Memekik dalam belas kasihan
akan impian yang tak kunjung datang
bagaikan menanti hujan dalam kemarau

Rumput yang hijau mulai menguning
dan ranting di cabangnya mulai meluruh
Gugurnya bunga jatuhnya bagai puing di tanah
semarak dunia lenyap seketika
dikala tak ada jawab akan kenyataan

Hanya insan yang memejamkan matanya
selalu siap terbang dalam dimensi angan
kembali bermimpi akan indahnya kebahagiaan
yang bercampur dalam pesona dunia kelam
bertabur bagaikan bibit-bibit panenan

Jika memang tak kunjung datang jawabNya
nyatalah jika kaki dan tangan tuk bersabar
dengan memegang dada dalam pejam yang dalam
nafas ini tetap berhembus seperti angin topan
yang haus dahaga akan jutaan harapan tertahan....



* jika kau merasa sepi,
jika hati mu sedih tak terperi...
saat awan hitam menyelimuti hari - harimu
dan tak seulas senyum pun kau dapatkan.
Ingatlah selalu,,,selama matahari masih terbit
akan slalu ada harapan

* Untuk smua hati dan smua jiwa...

* Puisi ini dikirmkan dari seorang sahabat

1 comment:

  1. Puisi ini di berikan oleh seseorang,trima kasih untuk puisi indahnya....

    ReplyDelete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)