06/06/2009

" Ketika lelah terasa "

Tak kukira,
pelangi yang indah pun tak mampu mengembalikan senyumanku.
kecuali kehadiranmu

kembalikan aku....
sebelum kau menghadirkan warna itu
kembalikan aku,
ke tempat damai tempatku berasal
kembalikan aku,
ke saat di mana tak ada suara dan candamu
kembalikan aku,
ke altar cinta tempatku dibuai

Kau mengubahku dengan begitu mudahnya,
menjadikanku terikat sebegitu hebatnya
entah.....
kapan kelegaan itu ku miliki lagi,
kau tlah menjadi alasan untukku tersenyum dan menangis.

Kasih....mengapa lelah kurasakan ?
lelah mencari kepastian diri,
lelah merasakan rasa yg terasa membebani jiwa.
inikah cinta.....?
bukankah cinta memberi terang,
memberi ruang lapang untuk mekar dan berkembang.
Bukankah cinta...???
Akhhh.....entahlah,aku terlalu naif menilai cintamu.

Kucoba kembangkan sayap-sayap patahku
melukis langitku,dengan tinta menerima dan bersabar
kucari kelapangan dan kerelaanmu
jika cinta adalah alasan,
kubiarkan kau mengikatku
meskipun terasa sesak nafasku,
meskipun kokoh rengkuhmu menghancurkanku.

29 comments:

  1. oh sebuah ungkapan hati dari seorang yang mencintai dengan rasa tulus sehingga terciptalah puisi ini dengan begitu indahnya.

    ReplyDelete
  2. apa kabar juga sahabat dunia mayaku.?
    aku suka gambarnya teh hi.............

    ReplyDelete
  3. kembalilah........

    kalau tidak kembali gmn??

    jgn kwatir.. kanada aku... siip..

    salam wisata riau

    ReplyDelete
  4. yakinlah jika memang kelelahan yang kau rasa ia akan datang dengan membawa kekuatan untukmu

    percayalah sayap-sayapp ringkihmu akan semakin kuat ketika kebahagian nanti yang kau tuju

    sadarilah bahwa ketika sebuah keputusan harus kau ambil ... tentukan ia dengan hati dan timbanglah dengan akal

    ReplyDelete
  5. Wow,... indah sekali.
    seindah gambarnya
    seindah pemilik blognya

    ReplyDelete
  6. dalem banget... jika ini adalah kepekaan hati dan jeritan jiwa penulisnya, sungguh ada sebuah ketulusan dari rasa sakit, ada kesabaran dalam menunggu, ada kesetiaan pada komitment.
    benar-benar puisi yang menggugah kesadaran tentang cinta

    ReplyDelete
  7. Ya..
    akupun pernah merasakan...
    bahkan hingga akupun berteriak:
    " Tuhan Jika Cinta Itu Derita, Mengapa Kau Ciptakan Sebagai Fitrah Manusia..!!"

    Semoga tak lama lagi
    kau temukan ketenangan itu.

    ReplyDelete
  8. Wahhhhh,,,,
    Pengorbanan untuk cinta.

    Walau Badan dan Batin remuk redam,
    Demi cinta tak mengapa,.
    Sapa tuh Cowok ya???

    ReplyDelete
  9. ah..mbak irma,,
    pengen jujur nih, kebetulan puisi ini pas banget. kena deh!
    *sambil sesengukan menangis*

    ReplyDelete
  10. mbak ini puisi curahan hati y,,
    saya juga pernah merasakan ap yg ad dalam puisi itu,,tp dulu,,hehe"
    butuh waktu lama buat kembali normal,,but live must be go on..ok!!

    ReplyDelete
  11. Mengapa daku dikala hening memikirkan sidia? dia tdk jauh tp dia jauh.,,ada hati yang merenung, jiwa yang kosong ketika denyutan jantung mulai bergetar dimana bisikan semakin mengeras tuk selalu memikirkan yang dia jauh disana.,,dia tidak jauh tp dia jauh..,,dia tidak jauh tp dia jauh.,,

    hehe.,,,

    ReplyDelete
  12. Cinta emang memabukkan tapi di sisi lain ia juga dapat menghancurkan hati...
    aku suka puisi-puisinya mbak...

    ReplyDelete
  13. mmm...,nice post...,mpe ga tw mw ngomong apa lg,sdih... n sdih...

    sukses selalu ya...

    ReplyDelete
  14. duh...... subuah tuangan ttg cinta.ketika kegembiraan itu bergembala

    mbak ada award untukmu ...mhon diambil diblog q ya

    thanks

    ReplyDelete
  15. Menarik blog nya, designnya bagus

    ReplyDelete
  16. Mbak..., puisinya keren banget !!!
    Cinta yang tulus rela memasrahkan diri sepenuhnya untuk cinta.
    Keren... keren...

    ReplyDelete
  17. Cinta, adalah anugerah dari-Nya. Karena-Nyalah cinta itu ada :) bersyukurlah yang masih di beri kekuatan cinta dan mencintai karena Illahi. Wallahu'alam

    ReplyDelete
  18. Cinta: yang benderang, yang temaram, yang gelap; tinggal cahaya apa yang akan kita pakai....

    Nice poem, Neng... :)

    Btw, fotonya bikin "thinking" bener2, hehehe...

    ReplyDelete
  19. kukira kau senyumku
    kukira kau senangku
    kukira kau tangisku
    kukira kau sedihku
    kukira kau rintihku
    kukira kau sakitku

    tak kukira
    kau tulang rusukku
    sempurnakah aku tanpamu?

    ReplyDelete
  20. kadang cinta membuat kita terkekang. Tp apakah kita bisa hidup tanpa cinta?

    ReplyDelete
  21. Cinta....Memamng kadang membuat sedih....Tapi juga kadang membuat kita merasa sangat bahagia....Cinta pastinya buta, karena saat kita seharusnya bisa memilih memperoleh kebahagiaan kita, kita malah memilih berkorban untuk mereka yang kita cintai..

    ReplyDelete
  22. hiks,,hiks,,,
    emosi ku kebawa juga nih..

    ReplyDelete
  23. berkunjung saat mentari yang biasanya trik melanda pekanbaru kini redup mungkin karena ikut berkabung karena bencna terjadi lag

    ReplyDelete
  24. Blog bagus... waaah jago puisi nee...
    mampir yaa..

    ReplyDelete
  25. izin seddddddddoooootttt lagi Irma...lagi2 thankz bangeeeeeeettttttttt ya

    ReplyDelete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)