19/07/2009

Terapi Impian

Dulu ketika aku pertama kali diberitahu bahwa penyakit mematikan telah bersarang ditubuhku,kehidupanku seolah berhenti.
Kehidupanku terhenti sewaktu aku mencoba membayangkan bagaimana orang-orang mengatur melanjutkan kehidupannya dengan ancaman kiamat yg telah mengintai diatas kepala mereka.
Semua hal dalam kehidupanku saat itu terasa berat,pada saat itu ketegaran dan keyakinan hidupku menjadi lumpuh.

Titik balik itu datang,saat aku memutuskan untuk menentukan tujuan dan keegoisanku terkadang aku perlukan termasuk saat sulit itu.
Egoku berkata,kanker sialan itu tidak boleh mengalahkanku begitu saja...!
Dia tidak boleh menang,seandainay aku kalah pun aku harus berjuang sampai akhir.
Lalu aku memutuskan untuk menetapkan tujuan dan menggunakan terapi impian,aku lakukan apa yg ingin kulakukan,selesaikan,melakukan hal-hal yg selama ini tertunda sampai kanker itu hadir.Melakukan hal-hal yg ingin kulakukan,menjalankan semua keinginan dan cita-cita,mencoba mewujudkan semua yg ingin aku wujudkan.
Kanker sangat menakjubkan,bagaimana kanker memberi kutukan kematian tapi sebenarnya memberikan kehidupan yg lebih berharga dalam kehidupan yang nyata bagi ku.

Aku melalui kehidupan yang sangat membahagiakan,seolah aku akan mati besok.Kulakukan hal-hal indah...aku menyebutnya membingkai kenangan,merajut kenangan.
Setelah masa perawatan di rumah sakit berakhir,aku kembali ke rumah dengan segudang energi baru.Tubuhku mungkin tak sama lagi tapi jiwaku masih sama,bahkan jiwaku lebih berirama.Kunikmati setiap detik nafasku berhembus,aku bangun pagi dengan bersyukur aku masih bisa hidup...itu yg kulakukan.
Udara yg biasa menjadi lebih berwarna,aku memandang langit dan kehidupan dengan energi yg lebih positif,aku cintai semua hal....kuikhlaskan segala yg terjadi,meski vonis ditetapkan,aku tetap menggantungkan impian dilangit yg luas.
Aku menjalani khemotherapiku dengan bahagia,kunikmati rasa sakit dan segala proses medis dengan tetap bertawakal.

Aku pasien termuda,dan termanis (hihihi,kata suster) dan terlama yg menginap diruangan itu,tentu saja termanis karena teman sekamarku saat itu seorang nenek. Teman sekamarku datang silih berganti...aku merasakan kejenuhan karena terlalu lama menginap di Rs,kesepian dan bosan.Tapi aku harus menikmati setiap hal yg kulewati siapa tahu ini rawat inapku yg terakhir,aku sembuh atau aku tak tertolong,maka kujadikan warna semua yg ada disekelilingku. Aku bersahabat dengan semua org disana,suster,pengantar makanan,cleaning service yg setiap hari membersihkan kamarku,satpam,petugas lab,semuanya....termasuk para dokter.

Setiap saat kumasuki kedalaman hatiku,ku redakan rasa takutku,kesendirian,saat semua org lelah menemani pengobatanku,aku berkawan dengan diriku sendiri.
Kubuang impianku menjadi sesuatu,kugantikan impian ku hanya untuk sembuh. Untuk siapa? tentu saja untuk diriku sendiri dan untuk orang-orang yg menginginkan aku tetap hidup,orang tua dan keluargaku.
Aku hidupkan impian yg lumpuh karena vonis itu,aku pernah menceritakan proses yg kulewati saat berjuang melawan kanker.Kini aku ingin berbagi perjuangan jiwaku melawan ketakutan dan keterpurukan karena penyakit itu.
Kesakitan dan perubahan fisik tentu saja berpengaruh bagi jiwa sipasien,jika jiwaku kalah bagaimana mungkin fisikku bisa melawan penyakit itu.

Aku bersyukur,takdir ini tidak membuatku marah dan menyalahkan Tuhan....
aku tetap bertawakal,semakin mencintaiNya,sellau bergantung padaNya,dalam setiap kesakitan dan kelegaan aku menyebutNya...Allah SWT.
Doa...itu yang menghidupkan jiwaku,doa semua org yang mendoakan kesembuhanku,orang tua,kaka,adik,keluargaku....semuanya.
Menghidupkan impian dan berserah kepada Allah disaat sakit adalah terapi bagi jiwamu.
Jiwa dan semangat yang tak menyerah membantu tubuhmu melawan keganasan penyakit yg mencoba menghancurkan pertahananmu.

Proses memimpikan impian dan menetapkan harapan membuat aku terus bergerak maju dengan kekuatan bertahan yg lebih besar menuju masa depanku. Ada sesuatu yg memberi hidup tentang itu,suatu regenerasi semangat terjadi didalam.Aku sembuh tentu saja kuasa Allah,tapi semangat dan impianku untuk sembuh dan bertahan adalah obat berharga selain perawatan medis tentunya.Pengobatan termahal sekalipun tidak akan ada gunanya jika semangatmu patah.

Bagaimana dengan kamu ? apa impianmu,genapilah impianmu,jangan tunda hingga suatu hari....mungkin saja kita tidak punya kesempatan disuatu hari nanti.

26 comments:

  1. Duuuuuhh makasih embak pencerahannya, setuju mbak.....

    ReplyDelete
  2. Makasih ya mbak atas inspirasinya... sungguh sangat memnggugah dan memberi semangat... salam terkasih..

    ReplyDelete
  3. Ya Robbi, tak terkata saya membaca cerita ini. Subhanallah...

    ReplyDelete
  4. Sungguh, aku semakin salut dengan dirimu sobat. Moga tetap sehat dan terus berkreasi ya, sukses selalu....^^

    ReplyDelete
  5. Semangat Terus sob., Salut ma Perjuangan km.,

    mimpiku terlalu banyak =D
    hehe.,

    ReplyDelete
  6. wah sahabat yang satu ini memang selalu buat aku bangga...
    makasih pencerahannya salam hangat selalu sahabat mayaku

    ReplyDelete
  7. terus semangat yah? dimana ada niat di situ ada jalan dan dipinggirnya ada lombok gak yambung yah? he3...

    pa kabar neh mba jarang keliatan?

    ReplyDelete
  8. Buwel: mencoba berbagi aja buwel....yup,mksh ya

    cahyadi: semangat hidup memang tak seharusnya padam kan mas ? (^_^)

    Anazkia: Alhamdulillah sahabatku....

    Ivan kavalera: semanis gulakah ? hihihi...

    Aprilins: ratu sya ? iya benar...dia sahabat mayaku.

    GE: trima ksih Ge,doakan selalu sehat ya...

    Kre-Thek: trima kasih,impian terlalu banyak ? gak mslh sob...kejar trus,OK...

    Bunga raya: trima ksh sahabat mayaku...mencoba share dgn dahabat semua,berharap jika saat ini ada yg tengah sakit...yuk jgn patah semangat !

    Awal sholeh : hihihi,gak nyambung...tapi trima ksh sob,semangat !

    aku ada kok Awal....di rmh hihihi...

    ReplyDelete
  9. dari yang pernah aku dengar 75% kesembuhan adalah dari dalam diri sisanya adalah tindakan medis, jadi semangat kesembuhan adalah sangat penting untuk kemajuan kesehatan kita.

    ReplyDelete
  10. impian - mimpi?
    henny sudah lama lupa dengan itu
    *sigh*

    ReplyDelete
  11. iya, contohnya kaYA batu ponari yang memiliki kekuatan bagi orang yang mempercayainya, tapi kalo seseorang uda ga percaya dia sembuh ya susah, karena kita adalah seperti apa yang kita pikirkan
    balas

    ReplyDelete
  12. Mbak.., aku sungguh salut dengan kekuatan, ketabahan dan keikhlasan yg mbak miliki. Aku jadi merasa 'kecil' sekali membaca postingan mbak ini.
    Semangat terus ya mbak... aku yakin dengan segala yang mbak miliki, Insya Allah mbak akan tetap mampu tegar dan tersenyum... kapan pun !!

    ReplyDelete
  13. kunjungan malam teh apa kabar

    ReplyDelete
  14. ..... maaf saiia baru tau .....

    lalu pantaskah saiia mengabari bahwa ada award di tempat saiia tuk sob irma...?!?!? uda de lupain :(

    terus bermimpi iia.. tanpa itupun kita uda lama mati :( duuh gag tau msti bilang apa..

    ReplyDelete
  15. mungkin istilahnya gini
    "bukan siraman rohani
    tapi gebyuran rohani
    hehehehehhehehhehe

    ReplyDelete
  16. Luar biasa mbak suatu anugerah hati dan pikiran jernih tentang hidup yg harus kita syukuri..sulit menjalani penderita penyakit seperti mbak .Tapi mba bisa menjalani dengan bijak..makasih hari ini aku mendapatka pelajaran baru tentang hidup..salam maniez selalu .
    isilah sisa hidup kita dengan berkarya tuk dijadikan kenangan disaat kita pergi.

    ReplyDelete
  17. oohh sahabat maya toh.. ntar kalo udah di satu kota yang sama kami mau ketemuan loohhh.. hohohohohohohohoho..

    ReplyDelete
  18. sesungguhnya segala amal perbuatan itu diawali dari niat

    rep

    ReplyDelete
  19. Bagaimana keadaanmu sekarang sahabat?
    Kuyakin semangat dan mimpimu ini bisa menyalakan banyak semangat dan mimpi-mimpi yang sedang redup...

    Doaku untukmu.

    ReplyDelete
  20. irmaaa... semangat!!!!
    hidup & mati itu ditangan Allah.
    Semua yang terjadi selalu ada hikmahnya kok.
    Tetap semangat yaa...

    hm.. tentang impian...
    sayah cuma mau pergi ke china, tapi nanti lah kalo udah bebas flu babi.

    Huahhaa.. aprillins main ke mari juga? Dikau ga bilangin kalo kita mau ketemuan? secara kita ada di area kodepos yang hampir sama, cuma beda 1 angka terakhir? hihihi

    miss you too, ir. Keep energizing!!!

    ReplyDelete
  21. Mbak.., utk kesekian kalinya kukatakan betapa aku kagum luar biasa pada Mbak Irma. Mbak benar2 sebuah inspirasi hidup..!!
    Terus menyebarkan semangat positif mbak Irma pada orang2 di sekeliling mbak Irma ya..
    Aku yakin banyak yg mencintai mbak Irma dan mendoakan yang terbaik untuk Mbak Irma.
    Mbak... I love you full....

    ReplyDelete
  22. Mbak aku balik lagi... aku malu sama mbak Irma yang selalu penuh semangat dan energi positif. Semoga semangat mbak Irma menular padaku ya...
    Keluarga mbak Irma pasti sangat bangga punya seseorang yg sangat spesial spt mbak Irma.
    *pengen peluk mbak Irma*

    ReplyDelete
  23. Ketika saya tahu bahwa saya akan mati esok, maka saya torehkan pesan dalam blog yang saya buat. Setidaknya, saya sdh meninggalkan pesan ketika ajal menjemput.

    Tibuh saya boleh mati. jasad saya boleh terkubur bumi. Tapi pemikiran-pemikiran saya tetap abadi dalam blog yang selalu terjaga di dunia maya.

    salam Blogger Persahabatan
    Omjay
    http://wijayalabs.com

    ReplyDelete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)