25/12/2009

SendiRi

Aku kerap terbangun tengah malam,
lalu menatap langit-langit kamarku
dengan tanda tanya besar dikepalaku.
Apa yang kulakukan dengan terus menerus,
mendekap belanga berisikan masa lalu.

Bukankah aku hanya akan bahagia,
jika mampu melepaskan diri
dari masa lalu dan rasa sakit ?

Air mataku sering kali tumpah,
dengan tanpa sebab.
saat aku merasa lelah,slalu penuh tanya.
Apakah tangisan ku mampu mengembalikan waktu ?
tidak,...

Ketika amarah begitu menyesak di dadaku,
aku seringkali menyalahkan mereka.
lalu saat marahku reda aku menyesal,
kuyakin ini juga bukan kehendak mereka.

Penuh otakku ini berpikir dan berkeluh,
seperti saat ini.
Sendiri menyepi dengan dinding membatasi,
hanya bertemankan suara hati yang terus berdebat,
tanpa henti.

Sudah sesali saja hidupmu,...
seseorang berbisik,
Jangan ! bersedih dan menyesali hanya menggelapkan hati !
bisik seseorang yang lain.

Terus menerus,..sahut bersahutan...
hingga membunuh waktu,
menghilangkan segala kesempatanku.
ahh,...ternyata akulah,
segala penyebab ketidakbahagiaanku.


Fantasy Myspace Comments
MyNiceSpace.com


* Ketika hari ini sendiri,...

48 comments:

  1. pertamax....
    udah gede kok masih suka nangis sih sister? :D

    mungkin ada kenangan pahit dan manis di masa lalu ..

    ReplyDelete
  2. kenafa atuh non bet Lonely, bj0 mah yakin kesendirian ini akan selesai tapi duka iraha berakhirna. komo mun mikiran seseorang yang mulai mewarnai hidup ini. apakah ia adalah yg terbaik can aya waktos untuk ngabuktieuan apakah dia adalah sahabatku dan kekasih ... dan mungkin hanya kenanganlah hati untuk obat-obatan sementara kesepian dan kerinduan untuk dirinya sendiri.

    ReplyDelete
  3. hehehe.. ternyata disini juga ada mencoba meronta dari belenggu masa lalu..

    tetap semangat ya senja.. :)

    ReplyDelete
  4. Puisi yang hebat, kadang memang kesalahan bukan pada orang lain, tapi kita sendiri yang membuat kesalahan!

    ReplyDelete
  5. tenang mbak
    masih ad Allah yg salu menmani^^

    ReplyDelete
  6. hidup didunia ini g sendiri koq...

    hidup tenang adalah dambaan setiap insan. keresahan & kegelisahan adalah pangkal penderitaan. harta, tahta & keluarga mustinya menjadi modal untuk meraih ketenangan & ketentraman. tapi kenyataan tidak sedikit orang yang justru memperoleh penderitaan karena harta, tahta & keluarga. hanya satu resep yang bisa menentramkan & menenangkan bathin dengan BERDZIKIR.

    ReplyDelete
  7. ikutilah apa yang menjadi SUARA HATI....hihihihihi

    ReplyDelete
  8. ae mbak senja.... aku suka gambar angelnyah... semoga maagnya cepat sembuh yah... makanya makan yang teratur....

    ReplyDelete
  9. Ramlan: makasih ya,..namanya kehidupan ramlan sudah pasti isinya barisan kejadian yg lalu atau yg sedang terjadi bkn ?
    manis atau pahit ...kan?

    akang bejo: sok atuh dibuktikeun akang,..semoga seseorang itu jadi kekasih sekaligus sahabat si akang nya ??

    pohonku sepi sendiri: makasih pohon,...cuma berintrospeksi aja ^_^

    achmad egi goenawan: dari pada menyalahkan org lain bukankah lebih baik berintrospeksi sobat?

    dwi wahyu arif nugroho: mksh,komentar yg menyejukan sobatku .

    harto: terima kasih mas,benar sekali...^_^

    anak singkong: kok pake hihihi,..sobat ? ^_*

    RanggaGoblog: makasih rangga,belum nih..masih gak enak bgt perutnya.

    ReplyDelete
  10. halo mbak senja...

    iya kemaren-kemaren males main komputer.. ngga tau deh udah utang berapa banyak postingan juga -__-a


    iya sih... seperti apa yang pernah aku baca.. kita kadang terlalu terpaku pada satu pintu kebahagiaan yang telah tertutup, bikin kita ngga lihat kalo pintu yang lain membuka..

    masa lalu, apalagi yang sedih.. emang kayak hantu -__-a nakutin..

    ReplyDelete
  11. halo juga,...

    bener banget ninda,

    aku juga pernah baca sebuah kalimat bahwa " satu-satunya yang tidak bisa direnggut meskipun oleh maut adalah kenangan " kahlil qibran....

    tinggal bagaimana kita menyikapi nya kali ya...

    ReplyDelete
  12. oh ya mbak diarenya udah mendingan? jangan lupa minum obat, ngga boleh makan sayur atau buah.. minum oralit/minuman pengganti ion biar ngga dehidrasi.. bisa makan manis juga biar ngga lemes. coklat misalnya.. (ketauan sering diare hahahha terutama pas jauh dari rumah)

    semoga cepet sembuh..^^

    ReplyDelete
  13. anyin: terima kasih anyin,....hayooo,ketahuan sering diare y ??? he,...

    ReplyDelete
  14. aku datang.....
    kmu ga sendiri lagi.... siip...
    yukk... makn bakso... xixixii

    ReplyDelete
  15. puisinya bagus....jgn selalu melihat kebelakang,masa lalu cukup jadi kenangan....melihat kedepan lebih bagus :)

    ReplyDelete
  16. blogwalking di sore hari...

    jangan lama2 nangis ya, mbak senja... ^_^

    ReplyDelete
  17. Kok sendiri sih neng??hihii...
    Menarik banget artikelnya..
    Salam sukses,

    ReplyDelete
  18. wah kebetulan aku juga masih sendiri, met kenal yah

    ReplyDelete
  19. Steples saya membaca puisinya, anu, maksud saya terdiam itu lho, benar2 luar biasa, saya suka bngt sama puisi.
    Non... ambil award di tempat saya ya...

    ReplyDelete
  20. Asslakummmm..
    bunda atik mnta maaf lom kasih selmat yauhh ketika pas hari IBU..
    atik liht fto bunda kykx semkin ,,tambh kriput Azaa, di dalam seyumn bunda tu terdapat mslah yang amt dalam sekal yahhh...ng jarang UMn seee bunda cht dunkkk yahh ???

    ReplyDelete
  21. Non... link saya dipasang juga donk, link kamu udah tak pajang lho di blogrollku. hehee...

    ReplyDelete
  22. Sudah sesali saja hidupmu,...
    seseorang berbisik,
    Jangan ! bersedih dan menyesali hanya menggelapkan hati !
    bisik seseorang yang lain.


    petikan yg saya suka...kadang terpikir juga seperti ini..
    hik hik hik...jadi ada penyesalan terhadap masa lalu yg di sia sia kan...

    ReplyDelete
  23. hmm mirip ma masa laluku, tapi dah aku buang jauh2 semua pikiran itu, dng datangnya pengisi jiwa, tak ada waktu tuk sepi kembali... :)
    you're not alone...

    ReplyDelete
  24. Huh....Puisinya, Keren banget. Saya iri denganmu, pengen buat pusisi cuma ga bisa2. Kadang Kala, ada orang yang suka sendiri dengan berbagai tujuan, mulai mencari inspirasi, atau mungkin sedang jenuh dengan kebisingan. Membaca Puisimu, sepertinya kesendirianmu agak berbeda :)

    ReplyDelete
  25. Jangan ! bersedih dan menyesali hanya menggelapkan hati ! setidaknya itulah bisikan dariku.......kesendirian hanyalah waktu dimana kita harus memikirkan banyak hal...bukan menyesali banyak hal......kesendirian itu melindungi kita dan memberi kita kesempatan untuk mempersiapkan diri di tengah keramaian.....:)

    ReplyDelete
  26. Puisi indah. Ya, saya suka kalimat introspeksi terakhir. Sebagian besar orang sering berlarut-larut menyalahkan kondisi, padahal setiap manusia bisa bahagia atau tidak tergantung keinginan dan usahanya sendiri. Bila ingin bahagia, buatlah hati bahagia. Bila ingin bersedih, maka jadikanlah hati murung,mewek sendiri. Kita adalah apa yang kita pikirkan, bukankah begitu SeNja.

    ReplyDelete
  27. nanlimo:trima kasih sudah menemaniku ^_^

    anita: komantar yg bgs,trima kasih aniya ^_*

    ferdivolution: sip,sebentar aj ko..he...

    amrusite: iya nih,...mksh ya

    forexbuatpemula: salam knl juga,trima ksh udh kmntr ^_^

    fais swakep: hehe,...mksh ya.

    kang sugeng: mksh kang sugeng,wahhh...dapet award juga nih ? asyikk...nanti aku ambil kang,soal link maaf ya...secepatnya aku pasang dan mksh udh pasang linkku juga kang ^_^

    Atik sayang link: hahaha,..masa sih ? tambah keriput ya hihihi...iya nih,udh tuwir kali ya ^_* mksh atik.

    jonli rahmat koto: iya,pasti ada perdebatan di hati kita bukan? mungkin hitam dan putih. semoga penyesalanmu tdk berlarut2 juga sobat.

    Gusti: terima ksh sudah kmntr sobatku,benar...seharusnya aku tidak usah merasa sendiri,sahabat2 bloger aja selalu setia menemani he,..^_*

    agoez: entah apa aku menyebutnya mas,...puisi atau sekedar catatan,dan memang aku menulisnya saat benar2 sedang sendiri dan sakit pula...jadi gitu deh,hiksss...seperti berdialog dengan hatiku sendiri.mksh y

    ReplyDelete
  28. adytiablogosphere: terima kasih,..komentar yg sangat membangun adit ^_^ dan mengguatkan.

    Dees: semoga cepat kau temukan kembali kerianganmu lgi dees...aku harap bgt juga dgn aku.

    Nwesoul: benar mba,meskipun terkadang kita selalu terlambat menyadari dan terkadang terlampau egois untuk menyalahkan diri sendiri. benar,..kita adalah apa yg kita pikirkan.Mengapa aku sellau suka membaca tulisanmu mba ? karena aku menemukan semangat disana dan itu menular ke dalam jiwaku,trima ksh.

    ReplyDelete
  29. qta tidak pernah benar2 sendiri...

    ReplyDelete
  30. keren mbak.......oh ya katanya mas caesar FB nya di hapus ya......kenapa nich????
    tukeran Link yuk mbak.......

    See More My Blog

    Natha Lia Blog

    Download Ebook Free

    Download Full Free Software

    Adult Blog

    ReplyDelete
  31. Sunyi sepi seorang diri,
    Kenapa Senja? Kau begitu jauh terasing? Apakah kamu tengah mati dalam kesunyian membeku?
    Tak adakah orang yg membawakanmu obor penghangat atau sekedar tepukan tangan yag akan membuatmu pada derai tawa?
    tak adakah??

    ReplyDelete
  32. you are not alone..
    jika berpikir dalam kesendirian
    tersenyumlah
    karena dengan begitu kita sadar kalau kita butuh teman...

    (^^)

    ReplyDelete
  33. inipun telat juga wah teman apa saya ini (ingetlah Tuhan dikala Susah, senang, bahagia , sedih maka kita kan tenteram

    ReplyDelete
  34. tak adakah ruang lain dihati anda utnk seseorang ?

    ReplyDelete
  35. selamat malam mbak pamit dulu yah

    ReplyDelete
  36. Saat-saat sendiri memang kita akan lebih mudah becermin tentang hidup kita, pahit-manisnya, getir-biusnya dan biluh-pedihnya.. tapi jika kita bisa sikapi dengan ikhlas dan penuh ketegaran, insya allah kita akan jadi pribadi yang kuat.

    Nice poem, anyway :-)

    ReplyDelete
  37. Larut juga nih baca puisi kamu senja. Apa adanya.

    Pabila masa lalu itu terbilang kelam, sudahlah senja jangan dikenang-kenang. Tidak asyik. Semua orang tentulah juga pernah punya masa lalu yg tdk mengasyikan (termasuk diriku ini. he heh...)

    Sendiri. Itulah juga yg aku rasakan senja. Atau tepatnya 'merasa sendiri' dan itulah (betul apa yg kamu tulis)akulah sendiri sebagai penyebabnya. he heh...

    Saran aja ini mah yah. Pabila entar kamu dirundung situasi di mana kamu sebagaimana puisi kamu itu. Enyahkan aja gambaran masa lalu itu. Terus bayang-bayang deh sesuatu yang mengasyikan semacam gelagat si tukul di bukan empat mata. he heh...

    Di depan sana senja, kebahagian menunggu kamu, masa lalu biru biarlah berlalu tak perlu diingat-ingat kembali. Oke!!!

    He heh... (aku, sok tahu ya?)
    he heh...

    ReplyDelete
  38. Maaf Senja. Itu komentar yang Insan Setia Nugraha adalah komentarku. Tadi lupa di Sign Out dulu. Lagi main komputer bareng. He heh...

    Ah!!!

    ReplyDelete
  39. bangun malam itu baik ,lakukan tavakur atau shalat tahajud sambil berdoa untuk kepentingan sahabat itulah lebih baik

    ReplyDelete
  40. iya mbak semoga saja amin amin amin

    ReplyDelete
  41. kalo terbangun tengah malam, ya sholat aja...
    bercumbu dengan Tuhan. dijamin gak merasa sendirian. heheheee

    ReplyDelete
  42. Terima kasih atas apresiasinya

    untuk masuk ke website acep zamzam noor silakan coba menggunakan mozilla versi baru.

    Salam Sastra

    ReplyDelete
  43. sangat setuju banget dengan komentarnya mbak elsa tuh.. Sungguh pasti kamu akan menjadi orang terpilih karena bisa terbangun tengah malam dan menyerahkan semua permasalahan hanya kepada rabb..! Luar biasa banget..

    ReplyDelete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)