01/10/2010

Plihan kedua

Jangan bicara soal kenangan yang membius dan membisukanku.
katamu,aku luruh....

Tak usah mengusik perih,
mengingatkan episode kehilangan....
itu akan membuka luka dan kesakitanmu di masa lalu.
menggores penyesalan di sepanjang perjalananku,
cukuplah waktu mendewasakan aku dan kamu.

Tidakkah bayangan wanitamu dulu,
saban kali membayangi kelambu malammu dan aku.
tak cukupkah ?
Cukuplah aku menjadi wanitamu setelah dia,
setelah dia...



12 comments:

  1. Sore adekku...

    Lagi-lagi puisi yang indah,....kenapa kenangan itu selalu ada..
    Karna aku tidak ingin ada wanita setelah Dia..

    ReplyDelete
  2. smoga tidak ad yang ketiga

    ReplyDelete
  3. wanita itu
    telah menjadi hantu dalam hubungan
    ckckckck..
    puisi ini terasa begitu luka dinomer duaakan

    ReplyDelete
  4. seperti ada ketakutan dalam setiap goresan itu mba'... >.<

    ReplyDelete
  5. aku gamauuu jadi wanita yang isi hatinya begini huhu :'(

    ReplyDelete
  6. gapapa yang kedua. yang pertama jarang banget kok jadi yang terakhir...

    ReplyDelete
  7. Jadikan ia nyaman disisimu, begitulah petuah para tetua, hehe. Nice.

    ReplyDelete
  8. oke oke aku akan menjadikan kamu wanita terakhirku setelah dia, hehe., mampukah aku?

    ReplyDelete
  9. akan selalu tersedia jutaan "pilihan kedua" buat kita...
    tetaplah semangat dan berharap :-)

    ReplyDelete
  10. berkunjung pada malam minggu non :)

    ReplyDelete
  11. terharu...boleh pinjam sapu tangannya ? ^_^

    * nice note...

    ReplyDelete
  12. 10 ORANG PERTAMA YANG MENDAFTAR DI FACEBOOK
    http://bagalao.blogspot.com/2010/12/1.html

    8 PESONA ARIEL YANG MEMBUAT WANITA TERGILA-GILA
    http://bagalak.blogspot.com/2010/11/8-pesona-ariel-yang-membuat-wanita.html

    ReplyDelete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)