28/12/2010

Bingkai hatiku

Masih dijendela yg sama,...
aku menatapmu,
setiap guliran waktu.
Ada yang masih jelas membayang,
elegi yang masih slalu hangat dalam ingatan.
shiluet yang tampak nyata dalam bingkai kenangan.

Masih dijendela yang sama,...
diam menyebutmu dalam doa
entah apakah tampak sia-sia
ada harap yang masih kujaga
ada rinai yang masih mengalir
melewati setiap jejak yang tertinggal
dari kisah biruku denganmu.

masih dijendela yang sama,...
tlah kutulis namamu dikaca berkabut embun
Mungkin saja kau membaca,
mungkin saja...
meski ketika kau menemukan namamu tertulis dibingkai hatiku,
aku tidak lagi berdiri dijendela yang sama.

Aku telah meninggalkanmu...




* Hujan saat senja selalu bikin jadi lebay,...
hujan sekali lagi membangkitkan inspirasi menulis yang lama hilang entah kemana.
meskipun temanya biru,maklumlah...inspirasinya hadir saat sore menjelang malam diringi rintik hujan yang lumayan deras ^_^

36 comments:

  1. iya nih, ujan gini bikin melow ya... ghahahah.

    ReplyDelete
  2. Waduh..., kenapa harus pergi meninggalkannya ya ?

    ReplyDelete
  3. Kuingin tahu, apakah namaku tertulis di bingkai hatinya ya...? ahay... :)

    ReplyDelete
  4. satu kata untuk senja... Keren

    ReplyDelete
  5. reborn: yup,..dan bikin sejuk juga ^^

    catatan kecilku: hehe,..yg pasti karena gak ingin tinggal dong mba :)

    the others: tentu saja mba, xixixi....:D

    inge: sayangnya sdh terlambat ^^

    apih yayan: hatur nuhun apih ^^

    ReplyDelete
  6. Halo Irma,

    Kunjungan saya kali ini disambut dengan puisi yang indah.

    Selamat Merayakan Tahun Baru.

    ReplyDelete
  7. hahaha... hujaan hujaan.. di bekasi juga lagi musim hujan ya?.. hehe..

    kaka puisinya kereen terus.. aku dah ketinggalan banyak.. :(

    apa kabar ka?
    masih ingatkah?

    ReplyDelete
  8. santai saja irma, masih ada waktu untuk mengejar kok..

    ReplyDelete
  9. hujan juga membuat banyak inspirasi bagi chika

    ReplyDelete
  10. bagus puisinya :)

    ReplyDelete
  11. Q pemula neh...
    tolong ajarin bikin puisi dong...
    masih blum bsa konsen pada insfirasi..
    ajarin q yaa..

    ReplyDelete
  12. andai saja namaku yang tertulis di bingkai hatimu mbak... :p
    Met tahun baru ya mbak... :)

    ReplyDelete
  13. Cantik...dan kelihatan sangat tulus...

    ReplyDelete
  14. Siang Teh Irma,,, Kmana aja mnghlang di tahun baru 2011 ini.. Aku mrindu akan kedatangan mu, hihi

    ReplyDelete
  15. puisi yang indah mba..aku selalu suka dengan puisi2 mba irma..slalu menyentuh dihati ^^ tetap semangat ya mba

    ReplyDelete
  16. mengiyakan,karena aku juga merasakannya..
    :)
    hmmm...selalu suka made in mb senja,,

    pa kbr mb?

    ReplyDelete
  17. Blogwalking...
    Puisinya baguuuss... Saya plg suka baris ini nih: 'tlah kutulis namamu dikaca berkabut embun
    Mungkin saja kau membaca'
    uuhhh...:)
    Salam kenal ya...

    ReplyDelete
  18. Penantian yang panjang sepertinya .....
    puisi menarik dan begitu dalam maknanya ....
    kunjungan perdana dengan akun baru ....

    ReplyDelete
  19. brkunjung sambil baca2 salah satu blog favorit ku.

    ReplyDelete
  20. Puisi yang tersaji dengan manis

    ReplyDelete
  21. wah..puisinya bagus...dijadiin lagu tambah sip kayaknya nih....salam

    ReplyDelete
  22. Puisinya keren mbak, aku sering kehabisan ide untuk menulis, meskipun hujan datang menangis untuk memaksa,hehee.hee..salam kenal.

    ReplyDelete
  23. blogwalking, salam kenal, sesama pecinta kata :)

    ReplyDelete
  24. mba, templatenya sendu banget...

    ReplyDelete
  25. nakushite shimatta,,, I am already gone

    sedih skali puisinya T.T

    ReplyDelete
  26. Tante... masih ingat dengan Shasa? Shasa udah punya blog baru sekarang...

    ReplyDelete
  27. wah, kisah biru apakah itu?

    ReplyDelete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)