27/04/2010

Periode kelabu



Aku bukan seumpama angin,meski kuingin jadi angin yang bebas berhembus kemana ku ingin...
aku seumpama pohon,meski hanya serumpun perdu...
terkadang menukik tertiup angin,terkadang dihempas begitu rapuhnya......
meski kucoba tegak diakar-akarku.

Rinduku telah membukit...meski tak mungkin ku daki
kini...waktu membawaku kepada arus di lautan yang menderu dan penuh badai.
Kucoba tetap mengakar pada tempat ku berpijak.
Adakah aku mampu bertahan,atau terhempas lautan dan gelombang.

inikah titian yang mesti kulewati,....


* sebuah catatan lama.....





25/04/2010

Rindu Sang MAHA........




Seiring tangis dan tawa dalam hariku,
tiada yang mampu tersembunyi dariMu...
PadaMu hati berlindung.

Yang dicinta ,...kelak kan pergi
Yang kudamba... tlah hilang,
kehidupan kan terus berjalan,
hanya padaMu bergantung.
Tuhan...Sang Maha...
Tempat berpeluk,berkeluh semua keluh.
Kau yang Maha....
Pemurah dan Pengampun....
Pada malam-malamMu...aku mengadu,
pada ampunanMu...kuharap lebur dosaku...
pada waktuMu...kuberjalan.

Ketika segala hilang,....
tertunduk aku kembali pada kebesaranMu,
dengan kasihMu....kau bukakan pintu-pintu ketenangan
dan kelegaan dengan shalat dan dzikirMu.

Ya Rabb,....
Rindu aku padaMu,sungguh....
Rindu pada kenikmatan mengadu padaMu, dulu....
Rindu pada ketenangan ketika hanya padaMU aku menghamba.
Kosong yang kurasakan,...sejauh aku berjalan,tak kutemukan bahagia.
Betapa ikhlas kian jauh menepi dariku,
luruh begitu mudah pada dunia.

Aku rapuh,.....aku manusiaMu yang alpa.
kini aku rindu,.....
tak kutemukan cinta hakiki yang kucari,
mungkin tlah kusadari cintaMu lah muara segala.
Ya Rabb.... ijinkan aku kembali menemuiMu di setiap malam-malam sunyi.
Berharap ampunanMu.....menuntaskan kerinduanku.


* ketika tak kunjung kutemukan kelegaan.....



23/04/2010

With a few words,.....

Kegelisahan jelas terpancar di wajahnya,... meski berulang kali dia memaksakan bibirnya untuk tersenyum.Sinar mata itu tak mampu menutupi mendung yg hampir saja menghadirkan rintik di kedua kelopak matanya.

Tak sepatah kata pun terucap,aku sibuk menebak ada apa gerangan dengan wanita dihadapan ku ini. sampai dia mengucapkan kata " maaf...."
Maaf,...? untuk apa,aku menatapnya berharap dia memberikan penjelasan.

Saat itu suaranya hanya bagaikan angin yang berhembus,lembut dan hanya berupa bisikan lirih...tapi otakku mulai mencerna apa yang diucapkannya,dan tergugu aku ditempatku.
wanita cantik itu mematahkan hatiku,....suaranya hampir membekukan ragaku.
" Maafkan aku,...karena aku mencintai kekasihmu dan dia juga mencintaiku "


* " orang yang kamu cinta,
adalah orang yang kamu beri kesempatan paling terbuka
untuk menyakitimu..."
Aku menemukan penggalan kalimat ini di salah satu rumah virtual sahabatku inge , mungkin ada benarnya juga,tapi bagaimana kalo ini " orang yang kamu cinta adalah orang yang paling memiliki kesempatan untuk berbahagia dgnmu "

thanks inge untuk inspirasinya..... ^^



Broken Heart Myspace Comments
MyNiceProfile.com

21/04/2010

RindU ................

Hening berpeluk angin,....
aku masih terjaga meski detik- detik waktu berjalan kian dini.
aku merindu.....
Tak ada pelipur selain air mataku,
pun sebait doa tak kunjung meredakan resahku.

Pada keteduhan matamu ku terhisap kedalamannya,...pada kasihmu yang sehangat mentari pagi....

Rindu,...
rindu mengharu biru,
rindu bertalu-talu....

Inikah hukuman,...
pada ketidak patuhan pada kitab... " jangan merindu.....rindu menghadirkan kegelisahan yg tak kunjung padam dijiwamu "

Aku rindu,.... rindu pada Pemilik semesta, rindu pada bunda tercinta....
rindu pada mu yang tak kan pernah usai.

* Rindu pada kartini ku " Mama tercinta "

Miss You Myspace Comments
MyNiceProfile.com

16/04/2010

Pada Sebuah Kebun



Masihkah kau ingat pada kebun ketika musim mempertemukan kita di kelopak-kelopak mawarnya . Yang durinya menusuk jemariku,meski wanginya menghilangkan kesadaranmu,...
Kemarin aku berjalan melewatinya,...
Kuberanikan diri tepatnya !

Kebun dimana kau menyentuh jemariku pertama kali,
pun ketika kau memulai menanam mawar,melati,anggrek lalu memaksakan menanam bunga tercantik yang kita sama-sama tahu tak kan sanggup hidup di sana.

Tak seindah ketika kau begitu lembut menjaganya,
tak kan lebih indah dari saat hujan begitu menyejukan pada musimnya.

Sempat kuberdiri sekian lama di sana,lalu menyadari kebun hatimu dan hatiku tak terbingkai lagi pada setiap sudutnya. Bunga kesayangan kita tak lagi indah,....
tampak layu,mungkin menunggu waktu untuk gugur ke bumi,...atau menungguku merenggutnya dari tanah lalu kucampakkan bersama akar-akarnya.

Kebun itu mungkin akan slalu ada,meski kini bukan kau dan aku yang akan membuatnya indah dengan mawar,melati,anggrek atau kenanga........




14/04/2010

Untuk Sahabat yang kutemui di suatu senja,....





Dear Alimah ......

Senja menemui mu dengan sepenuh hati, dan aku tidak salah mungkin saja saat itu aku tidak ingin sendiri,mungkin saja aku butuh seseorang....
Mungkin aku tampak kehilangan harapan saat bertemu denganmu.

Menemuimu seperti kutemukan sahabat baik yang tlah lama terpisah,aku yang mudah gugup,yang kadang tidak tahu harus bicara apa,begitu mudah bercerita padamu...dan kau begitu cepat memahami aku.

Aku menyayangkan betapa waktu memberi kesempatan kita sekejap saja,masih banyak hal yg ingin kubagi padamu. Dan masih banyak hal yang aku ingin kau bagi untukku...
Sahabat quinie benar,.... wanita muda yang kutemui saat itu seseorang yang cerdas dan siapapun pasti nyaman bercerita denganmu.

Dear Alimah,....
Menulis adalah kesenangan dan bentuk apresiasiku pada diri,aku tidak cukup pandai menulis tapi menulis membuat ku bahagia. Dan aku pikir itu sudah lebih dari cukup... kau benar,meski tangan dan kaki terikat seharusnya pikiran dan imajinasi kita tetap merdeka.
Aku berkali-kali membaca tulisanmu,berharap semangat dan kekuatanmu menular padaku.
Sejak kecil diary menjadi salah satu sahabatku,..hingga kini, lalu akhirnya blog menjadi pilihanku untuk berkreasi atau sekedar mengeluarkan apa yg terkadang tak mampu diucapkan lisanku.

Lalu ketika tiba dititik aku tak mampu meski untuk sekedar menulis catatan kecil,atau mengungkapkan apa yg aku pikirkan,aku merasa tlah usai.....tlah usai saatku untuk menulis dan menjadi diriku sendiri. Dan....bertemu denganmu,membaca catatanmu,terutama catatan semangat yang kau tuliskan untukku,membaca puluhan komentar para sahabat bloger,membuatku berperang melawan hati dan perasaanku yang merasa tlah hancur kepercayaan diri ke titik yang terjauh.

Senja kau menyebutku,seperti beberapa sahabat yang lebih dulu memanggilku dengan panggilan itu,..... dingin,angkuh,perenung,introvert,dan apapun penilaian mereka tentang aku,aku hanya mencoba menjadi diriku sendiri saat menuliskan apapun yg ingin aku tulis.
Pertemuan denganmu ternyata mampu menghadirkan kerinduan untuk kembali menulis,meskipun masih terbata-bata mencoba posting lagi. Semoga kutemukan kembali kelegaan ketika kembali membuka blogku ini,....
Kita bertemu disuatu senja,...meski tanpa pantulan pesona jingga di langit yg memerah,tanpa lembayung yang indah.... aku yakin kehangatan merasuk ke dalam hati kita.

Terima kasih sahabat,.....







* berharap kita masih bertemu suatu hari nanti,...mungkin sekedar untuk menonton teater atau nonton film yang menjadi salah satu kesukaanmu,semoga....