18/01/2011

Dia serupa puisi

Dia serupa puisi,...
hangat dan menetap setelah menyentuh,
dan menghadirkan embun ditepian hati.

Dia serupa air,...
membasahi sekian kemarau,
mampu menjadikan kuncup bersemi
tak pada musimnya.

Dia serupa angin,...
memberikan semilir, melenakan dan melelapkan
jiwa yang rindu kesejukan.
menerbangkan kehampaan,
menjemput keindahan lewat sepoinya yang membelai.

sayangnya,....dia serupa badai...
memporandakan pondasi rasa,
mematahkan ranting hati,
tak terenovasi....

Dia masih serupa puisi,...
Masih serupa syair dan bait yang tak kunjung terpahami
entah mengapa begitu menetap dipalung hati......



22 comments:

  1. "Dia masih serupa puisi,...
    Masih serupa syair dan bait yang tak kunjung terpahami
    entah mengapa begitu menetap dipalung hati......" <<--- emang kalo semakin misterius jadi makin penasaran ya mba? :)

    ReplyDelete
  2. Saya membaca puisi anda ini disaat Jakarta sedang hujan rintik2 dan langit mendung dipagi hari.
    Semoga anda baik2 saja.

    ReplyDelete
  3. serupa puisi
    air dan angin
    ...

    wujud aslinya gimana sih sebenarnya?
    hehehhee

    nice poem

    ReplyDelete
  4. "Dia masih serupa puisi,...
    Masih serupa syair dan bait yang tak kunjung terpahami
    entah mengapa begitu menetap dipalung hati......"

    suka bait yang itu..........

    ReplyDelete
  5. hai :)
    how are you guys out there?
    maaf baru sempat BW..

    ReplyDelete
  6. Bener mbak... aku terkadang memang sulit memahami sebuah puisi.

    ReplyDelete
  7. apakah dia serupa dengan hujan...? Atau serupa pelangi juga...?

    ReplyDelete
  8. Ajarin Shasa buat puisi ya Tante... Puisinya tante bagus sekali.

    ReplyDelete
  9. Dia...ajaib juga yh ?
    Sekomplit itu mampu bermetafor...

    * nice poem...

    ReplyDelete
  10. hi, visit n follow me @ http://dailamidaniel.blogspot.com/

    ReplyDelete
  11. Dan dirimu bagaikan jingga dilangit senja
    mahkota dengan tahta lembayung yang terindah

    Dan Dirimu serupa puisi
    Lahir Dari sajakSajak jiwa
    Dan tak akan mati


    .....
    Nice senja ^_*

    ReplyDelete
  12. dia bagaikan langit berwarna biru sebiru hatiku *lagu melly hehehe

    ReplyDelete
  13. Easily, the article is really the sweetest on this worthy topic. I admire the valuable knowledge you offer on your articles. I fit in with your conclusions and will eagerly look forward to your coming updates

    ReplyDelete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)