18/03/2011

Sayang,mengertilah....

Terkadang cintamu membuatku mabuk.
malam menjadi terasa lebih gelap,
dan siang terasa lebih membakar

Kau cintai adalah keniscayaan,
kasihmu begitu dalam melingkupiku
hingga menjelma menjadi kabut,
sedangkan aku waktu yang sekejap.

Sayang,…tidak kurang kecintaanku dari kesejukan udara
yang setia memberimu ruang kau bernafas.
tidak pernah kurang….

Walau aku ingin kau mengasihiku,
sebatas mampu hatimu mengejaku
usah memahami ketika dadamu terasa berat.

Aku cinta yang larat,
seringkali menghadirkan hujan dimatamu,
acapkali menciptakan mendung dijiwamu…
tapi aku ruang yang tak henti memahamimu.
beranda teduh ketika kau rindu sejuknya embun didedaun
ketika mentari membakar.

Aku juga simphony ketika kau labuhkan gundah setelah lelah berjalan,
tapi aku juga badai,
yang memporandakan rasamu
jika jemari kita tak kunjung bertaut.
Karena aku juga mampu berlari,
sejauh dan secepat angin bertiup.



29 comments:

  1. Cinta datangnya membahagiakan, akhirnya kalau tidak tragis ya tetap bahagia!

    ReplyDelete
  2. aku cinta yang larat.

    Larat,
    aku baru kali ini denger
    artinya apa ya Mbak Senja?

    ReplyDelete
  3. cinta itu,
    ada dan mengada
    kadang tanpa tau mengapa
    ia hanya hadir kadang tanpa diminta
    dan kemudian hadirkan sejuta rasa
    kadang ia menjadi senyum bahagia
    atau berikan hari penuh air mata
    tapi ia tetap cinta
    menjadi anugrah tersendiri dalam perjalanan manusia ^^

    ReplyDelete
  4. seperti biasa, puisi cinta mbak irma selalu top :)

    ReplyDelete
  5. sama kayak mbak elsa,,
    larat tuh apa tho mbak senja???

    ReplyDelete
  6. larat itu artinya habis ya?

    ReplyDelete
  7. semoga sayangnya mengerti :)

    ReplyDelete
  8. Ciekkkk sayang nih ye
    Siapa tuh sis?

    ReplyDelete
  9. larat itu habis ya..?
    berarti melarat memang sengaja habis habisan ya..?

    ReplyDelete
  10. Cinta itu bagai misteri ya mbak
    semakin dibicarakan semakin menyakitkan
    semakin dilupakan semakin mengingatkan

    ReplyDelete
  11. nice..
    sempatkan juga mengunjungi website kami di http://www.hajarabis.com
    sukses selalu!!

    ReplyDelete
  12. cita seperti bayangan...
    ditunggu diam, dikejar lari!!
    salam kenal dari bandung, visit me back ok!

    ReplyDelete
  13. . nice..

    http://uhooi.blogspot.com/

    ReplyDelete
  14. Sayang mengertilah, terkadang susah ya untuk mengerti apa yang menjadi harapan pasangan,,puisi yang sangat indah..

    ReplyDelete
  15. Maaf ne gak nyambong dengan artikelnya aku cuma mau kasih tau link blog ini udah aku pasang di blog aku mohon link baliknya yha??

    ReplyDelete
  16. macam dua mata lempeng uang yg bisa saling bersebrangan. tergantung kita mau pakai yg mana

    ReplyDelete
  17. Sayang mengertilah....tanpa perlu kau tau banyak, sesungguhnya aku tak sanggup tanpamu.

    ReplyDelete
  18. dalemmm... ^___^ semoga dia mengerti.

    ReplyDelete
  19. ::: wow....

    ::: again, puisi mbak Irma sungguh menyahdu di sini

    ::: dan ini sungguh kalimat puisi yang anggun, ^_^

    ::: mba Irma apa kabarnya,,,

    ::: mengundang datang nih ke pojokan ^_^, hehe

    ReplyDelete
  20. cinta ini ku beri nama dewi, nama yg selalu ku mengerti akan tiap detail alurnya...*_*

    selalu suka dgn karya ibu guru...^_^

    ReplyDelete
  21. senja...maksih banyak ya...saya sgt suka dgn puisi2 anda...maaf,sya tdk mncantumkan nama anda...lain kali sya akan lebih berhati-hati...trima kasih..

    ReplyDelete
  22. Mba Irma emang seniman kata2 nomer wahid :)

    ReplyDelete
  23. Sayang itu bahasa jiwa

    Sukar untuk dierikan

    ReplyDelete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)