14/03/2011

Usah terluka

" Apa yang ada dibenakmu saat menuliskan namaku ? "

Pertanyaan itu melintas begitu rupa,
ketika selintas kabar berbisik,
kau menuliskan aku serupa bayang-bayang,
Saban kali mengusik ketenangan rasamu...

Usah cemas pada lembayung yang temaram,
lelakimu urung berteduh dikaki langitku,
aku tak pernah kuasa menjadikan wajahmu berselimut kabut.

Usah menuliskan namaku dengan kesedihan,
Cintanya tidak cukup membuatku arogan dan jumawa
pada hati yang tulus mencinta sepertimu...

Tlah usai senja menjadi pemilik hati yang kosong,
namamu kini terbingkai dengan indah dihatinya
genapilah rasa padamu untuknya...


* Inspiring : seorang wanita...Nope *



42 comments:

  1. albertus: mksh...kabar baik mas ^^

    ReplyDelete
  2. puitis banget mb.... lg jatuh cinta ya.... met jatuh cinta ya,,,,

    ReplyDelete
  3. luka, gembira, pahit manis adalah bahasa kehidupan..seumpama pelangi..indah, cantik dan kepingin mencapai, tapi apakan daya, hasrat tidak tercapai...begitulah alam mengajar kita erti terluka dan kecewa..

    ReplyDelete
  4. "genapilah rasa padamu untuknya..."
    mencintai dengan tuluskah?...

    aaaaah.. cintaaa... cintaaa.... :)

    ReplyDelete
  5. usah terluka, karena jodoh tak pernah tertukar kan? :)

    ReplyDelete
  6. Maaf baru berkunjung juga nih mba, lama banget ga ngeblog.

    ReplyDelete
  7. Usah terluka meskipun dia tak menjadi milikmu

    ReplyDelete
  8. memberi jalan bagi insan lain tak pernah mudah, hanya hati seluas samudra yang mampu mewujudkannya

    ReplyDelete
  9. Usah menuliskan namaku dengan kesedihan,

    betul krn kesedihan hanya membuat luka dan buram raut wajah,...

    ReplyDelete
  10. "genapilah rasa padamu untuknya...
    ."
    Saya suka itu....

    ReplyDelete
  11. oot: coba kamu ke nulisbuku aja. Di sana ada cara2nya nerbitin buku sendiri.

    ReplyDelete
  12. usah menulis dengan kesedihan, tapi tulislah dengan segenap kerinduan yang menyertai ...

    ReplyDelete
  13. hai,,,salam kenal,,,romantis buangetttt

    hiihihi

    ReplyDelete
  14. aku padamu :D hihihi

    apa kabar Bunda, lama sekali gak nengok blog senja, sekarang sudah berubah total :P, masih tetep sang pemilik sajak yang indah :)

    ReplyDelete
  15. nah... puisinya bagus nih mbak. aku suka bacanya. hehehe

    ReplyDelete
  16. apakah Nope sedang jatuh cinta hingga dibuatkan puisi ini ya...?

    ReplyDelete
  17. selamat siang tante... shasa mampir kesini.

    ReplyDelete
  18. shasa pengen banget... bisa nulis puisi spt tante.

    ReplyDelete
  19. puisinya bagus,
    entah apa namanya, tapi saya suka :)

    ReplyDelete
  20. hemh
    dunia senja memang selalu penuh irama yang memacu dunia kata-kata. :)

    ReplyDelete
  21. susunan puisi model baru...
    menginspirasi bgt bwt dunia sastra

    ReplyDelete
  22. sajak yang mempesona, penuh khayal tapi nyata, memang wanita tiada duanya. selamat untuk anda si cantik wanita

    ReplyDelete
  23. wah,tegar baget ni...salam kenal ya.Kalau ada waktu kunjugi blog ane ya

    ReplyDelete
  24. malam mbak... berkunjung lagi untuk nerangin soal litani... Kata `litani' berasal dari bahasa Latin `litania', `letania'. Artinya suatu bentuk doa tanggapan yang meliputi serangkaian seruan atau permohonan, mengenai suatu subyek utama atau suatu tema suci utama. (http://www.indocell.net/yesaya/pustaka/id427.htm)

    ReplyDelete
  25. waduh, seperti kisah cinta segitiga ...., kalau tidak salah menafsirkannya ...

    ReplyDelete
  26. Walaupun posting ini menggambarkan kesedihan tapi menarik untuk dibaca.

    ReplyDelete
  27. indah selalu indah tiap untai kata2nya...^_^

    btw kapan nih kita bikin acara kumpul2 bareng sm nope bu ?...kan saya jg ingin kenal secara nyata dgn ibu guru sastra yg satu ini...^_^

    ReplyDelete
  28. Malam Mba..
    Wah semakin lentik aja ni bulu mata kalu liat tulisan mba... Wihh testing.. pokok nya.

    ReplyDelete
  29. q memang kurang paham tentang kata2 yg indah

    ReplyDelete
  30. waaah dalem,, tp bagus ^^d
    mampir dan selipkan komentar/saran ya di: http://laraspalupi.blogspot.com/
    makasih ^^

    ReplyDelete
  31. terinspirasi dari seseorang (dunia sinetron? dunia maya?) mampir bawain mba ir es krim hihi

    ReplyDelete
  32. seperti puisinya Chairil Anwar : 'luka dan bisa kubawa berlari, hingga hilang pedih peri'

    ReplyDelete
  33. dalem puisi nya. wah wah wah :)

    ReplyDelete
  34. puisinya bagus mbak,,,
    boleh donk di bikinin,,heee,,,,
    lam kenal mbak,,

    ReplyDelete
  35. . s0' sweett bangedt eUy...

    heuww.... gak b0send dee baca.nya...

    http://uhooi.blogspot.com/

    ReplyDelete
  36. Gemetar sukma ini..setelah membaca baitan indah goresan tinta emasmu. Puisimu ini menggambarkan kepribadianmu yang sabar,ramah, lembut, dan sederhana. Parasmu nan cantik menambah sempurna karya2mu. Salam kenal ya. Foolow blogq y. Tnks a lot.

    ReplyDelete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)