Senin, 21 November 2011
Dalam Diam,......
Aku terjemahkan diamku,
bersama bayangan wajahmu
dibalik warna hitam mataku.
Sinar matamu yang terasa ringan,
ternyata terasa berat dipundakku.
Entah bagaimana harus berjalan tegak dengan rasa ini.
Diamku bukan buih air yang hilang ditepian,
diamku bukan pula bayangan yang tak tentu arah.
Diamku adalah kau yang menyejukan hatiku...
Masihkah bertanya mengapa aku diam ??
Image from here
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)



aku suka puisi ini.
BalasHapussalam kenal, sukses selalu..
dibalik diam itu, tersimpan sejuta rasa.
BalasHapusjika ada tanya dalam diamu
BalasHapusitu tak lebih dari tertangkapnya kegelisahan itu dibalik mata indahmu
jika dalam diam ada pertanyaan
itu tak lebih dari begitu luas dan dalamnya kasih sayang juga sebersit rasa khawatir pada dirimu.
Salam.
Diamku bukan berati sesuatu itu ada, namun....
BalasHapusDia terasa terukir dalam sukma.
Sukses selalu
Salam
Ejawantah's Blog
siang, salam kenal :-)
BalasHapusFotonya dapat dimana tuh? bagus. tapi postingannya jauh lebih bagus
BalasHapusSinar matamu yang terasa ringan,
ternyata terasa berat dipundakku.
Entah bagaimana harus berjalan tegak dengan rasa ini.
Salam kenal yah
engga deh ga nanya lagi
BalasHapusheheh
dalam diam aku termangu,,mencoba mengingat kenagngan indah bersma mu,,hemmhh,,terasa damai,,hehehe
BalasHapuspuisinya okeh gan,,
nice one! love it! hello :)
BalasHapusKetika semua sudah kau jelaskan disini, maka tiada kubertanya lagi. Kiranya cukup aku nikmati hitamnya bola matamu 'juga' dalam diam.
BalasHapusSalam.. .
diamku adalah rindu yg terukir....
BalasHapusijin copas ajj yah bolleh gg...
BalasHapusdiam itu adalah emaas...........
BalasHapusdiam diam q memikirkan mu,teringat lagunya DP sama ahmad dhani,hehehe
BalasHapusciamik mba..
BalasHapus:)