04/04/2012

Pahami,...

Hari ini tidak terlalu manis,... Sedikit penuh pikir dan rasaku.
Menjadi tempat berkeluh teman,atau sahabat itu menyenangkan  itu berarti kita dipercaya bukan ?.
Menjadi tempat bercerita, meski terkadang saya hanya menjadi pendengar yang baik , atau hanya bisa menggenggam erat jemari tangan sahabat saya mencoba menguatkan.
Tidak selalu memberi solusi, tapi itu membuat saya belajar banyak hal dari mendengar banyak kisah.

Tapi seminggu ini tema cerita yang saya dengar seragam, konflik rumah tangga yang sudah pasti saya tidak bisa memberi solusi banyak dalam hal ini saya sendiri masih harus banyak belajar, hanya menjadi pendengar dan ikut merasakan campur aduk perasaan mereka.

Entah kalau wajah saya terlihat seperti penampung masalah, hingga tetangga yang sesungguhnya tidak terlampau dekat memutuskan menemui saya dan tanpa diminta bercerita banyak hal tentang kehidupan rumah tangganya, tentang kekerasan yang dialaminya,tentang kebencian dan kesakitan yang dirasakannya. Saya tahu... itu pasti karena daya tampung hatinya sudah luber, butuh mengeluarkan uneg-uneg. Hingga ketika bertemu saya dengan begitu saja dia ungkapkan perasaannya. Saya prihatin....

Lalu salah satu istri dari teman suami saya yang tadi siang tanpa sengaja bertemu di minimarket , saya memberinya tumpangan setelah tahu dia tidak bawa kendaraan. Entah mengapa dia lalu bercerita bahwa rahimnya sudah diangkat karena suatu penyakit dan risau karena mendadak suaminya berubah sikap.Dan sahabat saya yang dilema karena positif hamil, sedangkan suaminya baru memiliki anak kembar dari istri keduanya.  Akh,...saya jadi galau karena memikirkan perasaan kaum saya, perasaan saya mungkin berlebihan menanggapi ini tapi saya jadi banyak berfikir.

Mengapa wanita selalu begitu mudah menjadi tersakiti ? mungkinkah karena wanita dianggap sah jika menangis hingga akhirnya produksi sel air matanya harus selalu tumpah.
Dalam hal ini saya jadi tidak objektif, saya tahu....
Atau mungkin juga Tuhan sedang membuat saya belajar, berfikir dan merenung lewat pelajaran hidup orang-orang disekitar saya. Bantu saya menemukan hikmah dari semua ini Tuhan... #pray#

Akhh, tulisan ini tampak tidak memiliki arah  ya, ini karena saya hanya butuh mengeluarkan apa yang saya rasakan. Ya lewat media menulis ini saya bisa membuat perasaan saya lega..... dengan tetap menyimpan pemilik kisah rapat-rapat.




 Image from Google



22 comments:

  1. kalau dicurhati seperti itu, aku cenderung mendengarkan saja tidak berani memberi saran karena biasanya mereka butuh didengarkan

    ReplyDelete
  2. *tarik nafas*
    semoga semua ada jalan terbaiknya...
    aamiin ....

    ReplyDelete
  3. hmm... #hny bs menyimak dg tenang

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih sudah menyimak sandy :)

      Delete
  4. Dilematis.... Sepertinya jadi pendengar yg baik untuk masalah seperti ini, suda menjadi bagian solusinya.

    Tetapi, kalo menempatkan diri sbg pemilik masalah, gmana ya?? Hmmm, rumit!!! Tp kita harus percaya bahwa, di setiap kesulitan pasti ada kemudahan, dan setiap permasalahan yg diberikan kpd kita, kita pasti sanggup menghadapinya. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. nice koment ,..tentu sobat :)
      trima kasih kunjungan dihari kamisnya ya.....

      Delete
  5. memang perempuan itu selalu cepat merasa tersakiti dan menangis itu lumrah buat perempuan ..
    tapi harus move on mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau aku slalu move on donk :D

      Delete
  6. postingan nya bagus
    mampir yach d web kmi http://unsri.ac.id

    ReplyDelete
  7. postingannya bagus
    mampir yach d web kmi http://unsri.ac.id

    ReplyDelete
  8. subhanallah karya yg sangat indah...
    nggak pernah bosen kalo baca puisi mbak irma!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih ya,...

      tapi ini bukan puisi :D

      Delete
  9. sebuah dilema.. ya mbak.. ketika egosentris laki-laki berada diatas segala.. sebuah keluarga adalah bagaimana egosentris menjadi minimalis... bukan maksimalis... walaupun kadangkala egosentris itu harus maksimalis...kabuuuuur......

    ReplyDelete
    Replies
    1. jiaaaahhhh.....bisa aja !

      thanks y mas fajar ^^

      Delete
  10. keren artikelnya
    jadilah pendengar sejati untuk orang-orang yang ada di sekeliling kita

    ReplyDelete
  11. mantep,.bak tulisanya,..!! menjadi pelajaran dalam hidup.. :D

    ReplyDelete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)