03/05/2012

kanker tidak pernah memilih



 
Image from here
 
Penyakit kanker tidak memilih, bahkan seorang mentri kesehatan sekalipun yang notabene pasti paham bagaimana menjalani hidup sehat, wafat setelah didiagnosis penyakit kanker paru dalam stadium lanjut.

Siapa yang menentukan penyakit mematikan itu bersarang disatu orang atau lainnya. Nasibkah...? atau anugerah Tuhan seperti yang ditulis almarhum ibu Endang mengenai kanker yang diidapnya.

Terkadang saya masih tidak bisa membiasakan hatiku mendengar seseorang berpulang karena kanker, bukan karena kematiannya. Karena terpleset dikamar mandi pun bisa menyebabkan kematian jika Tuhan berkehendak. Tapi momok mengerikan dan rasa sakit karena kanker yang menyebabkan seorang pasien bertaruh jiwa, menyerah,berjuang atau bertahan ditengah semua proses menyakitkan yang terlewati. Kanker slalu menyisakan luka fisik juga luka didalam batin.

Sekian tahun lalu ketika menerima berita menggetarkan bahwa saya mengidap kanker, rasa haus akan harapan seperti seorang yang mengalami karam kapal ditengah pulau tanpa air. 
Ketika mengetahui seseorang diluar sana selamat dari kanker adalah sepercik harapan untuk bertahan, dan mengetahui seseorang yang lain terkalahkan oleh kanker seolah mematikan pengharapan.
Bahkan ketika dinyatakan mampu melewati sekian tahun dalam kondisi baik dan sel kanker dalam kondisi tidur tidak bermetastasis sekalipun, dokter masih memberi list betapa kanker bisa datang dan timbul kapan saja. Dokter masih memberi sekian jadwal rutin kunjungan untuk pemeriksaan hingga jangka panjang. 

Mengalami perjuangan panjang bertahan, berjuang, sembuh, jatuh lagi, berjuang lagi, sembuh lagi dan seumur hidup seolah bersiaga dan tetap waspada memastikan kanker tidak kembali itu terkadang melelahkan, tapi tidak memiliki waktu lebih banyak seperti yang dialami mentri kesehatan kita ibu Endang untuk menjadi survivor berjuang dan menang melawan kanker tentu lebih menyakitkan.


Jika kanker itu nasib maka sesungguhnya siapapun tidak ada yang berharap kanker mengetuk pintu rumahmu lalu merubah hidup mu secara keseluruhan. 


Seperti juga ibu Endang yang menganggap kanker dalam hidupnya anugerah, saya juga tidak menjadikan hidup saya menjadi sulit ketika kanker menjadi bagian hidup saya dan menyisakan perjuangan sepanjang hidup hingga saat ini. Pernah hidup bersama kanker dan berhasil melewatinya mampu mengubah cara pandang saya terhadap kehidupan, kanker membuat saya akrab dengan sayuran dan buah, membuat saya jatuh cinta dengan olah raga yoga dan bertanggung jawab dengan semua makanan yang masuk ke dalam tubuh saya dan keluarga saya. kanker membuat saya lebih mudah tersenyum dan belajar mengendalikan stress dan problem kehidupan. Kanker membuat saya lebih pasrah kepada Tuhan dan mensyukuri setiap detik yang berlalu dari hidup saya.


Tubuh kita selalu memberi sinyal jika ada sesuatu yang tidak beres, pastikan kita tidak mengabaikan sinyal dari dalam tubuh. Periksakan pada ahlinya jika mengalami keanehan pada tubuh dan jangan takut untuk berobat dan berjuang. Masukan sayuran dan buah kedalam daftar belanjaan wajib bulanan kita, masukan olah raga kedalam jadwal harian kita, dan pastikan doa disetiap nafas kita :)


"Jika memang kanker ada ditangan nasib, maka percayalah bahwa nasib ada ditangan kita"

56 comments:

  1. penyakit dan pengobatan itu sudah ada yang menentukan...alangkah baiknya kita menjaga kesehatan dari pada mengobati :)

    ReplyDelete
  2. Sesulit apapun hidup, separah apapun sakit yang diderita, kita selalu punya kesempatan untuk membuat hidup kita berkualitas.. *peluk jauh* :)

    ReplyDelete
  3. salam kenal...tetap semangat mbak....dan semangat menulis juga untuk menyemangati yang pupus harapan karena kanker...

    ReplyDelete
  4. ikut nyimak artikel nya mbak,
    hidup kita cuma sekali, jangan sia" kan hidup kita, kita jaga kesehatan kita dengan sebaik-baiknya, thanks

    ReplyDelete
  5. harus berserah diri pada Allah,semua ada ditangan Nya.

    ReplyDelete
  6. Setuju banget mba.. Memang kita tidak bisa lari dari takdir, kita hanya diberi kemampuan untuk berusaha mencegahnya dengan kemampuan kita.

    ReplyDelete
  7. kunjungan gan.,.
    bagi" motivasi.,.
    kehilangan jadikanlah sebuah pelajaran untuk mu.,.
    jangan hanya menyesali apa yang terjadi.,.
    di tunggu kunjungan balik.na gan.,.,

    ReplyDelete
  8. kunjungan sore mbak, mantep postnya,

    ReplyDelete
  9. "Jika memang kanker ada ditangan nasib, maka percayalah bahwa nasib ada ditangan kita"

    Entah kenapa saya merasa kalimat ini, adalah sebuah semangat buat semua orang ...

    ReplyDelete
  10. ketika dokter blg sy terkena kanker, hidup sy juga sempet gelap mbak.. Histeris sejadi2nya..

    Bersyukurlah sy di kelilingi org2 yg perhatian, peduli & sabar.. Yg bs bikin semangat & tetap menjaga semangat sy lagi.. Kita2 sama2 semangat yuk mbak *hugs*

    ReplyDelete
  11. aku tergugah sama tulisannya... nasib ada di tangan kita, dan aku sepakat dengan yang ini, tetapi seberapa kuat kita menggenggam nadib di tangan kita, tetap saja segala keputusan yg terbaik tentang kita ada pada-Nya

    ReplyDelete
  12. sakit dan musibah kan ga ada orang yang ngarepin
    tapi kemungkinan untuk itu selalu ada
    ga ada salahnya kita bersiap siap kan..?

    ReplyDelete
  13. wahhh...membaca ini mengembalikan semangat yg down krn terkena stroke ringan bulan kemaren. sama2bersemangat dan tetap tersenyum yuk mba :)

    ReplyDelete
  14. jangan putus asa mbak, tetap semangat !

    ReplyDelete
  15. Benar.. kanker atau penyakit apa saja itu pasti akan pernah dirasakan oleh semua makhluk yang masih merasakan kehidupan.. Jadi Berhati-hati atau mencegah adalah kunci utama dalam kesehatan diri kita semua,, :D

    ReplyDelete
  16. Insya Allah, sakit merupakan peluruh bagi dosa-dosa kita...
    Mdh2an kita adalah umatNya yang selalu sabar dan tawakal...

    ReplyDelete
  17. sehat dan sakit tu udah da yang nentuin....
    alangkah bainya kita bisa menjaga kesehatan diri sendiri, karna ntu buat diri kita sendiri juga

    ReplyDelete
  18. Ajal,Jodoh,Rezeki Allah yang mengatur.
    Jika memang suatu penyakit sudah terlanjur menggerogori tubuh, itu bukan keinginan kita.
    yakinlah, akan banyak hikmah yang didapat.
    tentu diri kita sendiri yang merasakannya.
    SMANGAT!!!

    ReplyDelete
  19. saya suka scent of a women karena endingnya
    bahwa pasien dengan kanker paling mematikan pun punya harapan untuk hidup lama..
    saya juga ingat seorang penulis terkenal yang sudah menderita kanker sejak muda, sampai punya cucu pun beliau masih bertahan hidup

    ReplyDelete
  20. Hidup mbak senjaaa...
    Maju terus pantang mundur ya mbaak!! :)

    ReplyDelete
  21. terpikir sejenak akan kehidupan pasti adan yang namanya keputusan yang tidak bisa kita hindari,salam kenal dan semoga sukses...

    ReplyDelete
  22. semoga saja kita mendpatkan pelajaran untuk menerima semua coba'an nya

    ReplyDelete
  23. insyaAllah semua sudah diatur dan sudah ada jalannya :)

    ReplyDelete
  24. Apapun kankernya, berdoa dan berusaha menjadi kunci utama.
    Semoga selalu dalam lindungan dan keberkahan serta kesehatan dari Allah SWT
    keep fight
    keep spirit

    ReplyDelete
  25. memang mbak semua itu tidak bisa kita halangi , kita hanya bisa berusaha untuk melakukan yang terbaik :)

    ReplyDelete
  26. saya terhenyak membaca artikel diatas,...
    betapa perjuangan memang sangat dibutuhkan dalam kehidupan ini.. dan dalam hidup ini sangat sering terjadi sesuatu yang tidak terjangkau oleh daya nalar kita, yang di luar dugaan, dan di luar kemampuan kita untuk mencegahnya.. andaikata kita selalu terjebak dengan tindakan yang salah dalam mensikapinya, maka betapa hari-hari akan berlalu tanpa arti, sungguh rugi! Padahal hidup hanya sekali..

    terimakasih mba' buat postingannya :)

    ReplyDelete
  27. pertamaxx dah siss, salam kenal yah, ku tunggu kunjungan baliknya :D

    ReplyDelete
  28. Judul artikel yang bagus,kanker sesungguhnya tidak pernah memilih...
    semuanya berawal dari dari nasib,ketika seseorang terkena kanker tidaklah hanya orang dewasa yang menderita penyakit ini namun kebanyakan dari banyak kalang. semoga kita dijauhkan dari segala macam penyakit yang menyerang amien,,.

    ReplyDelete
  29. jangan patah semangat mbak !! semuanya akan teratasi dengan baik dan lancar !! tetap semngat ya mbak !! :D

    ReplyDelete
  30. Kita boleh memilih,
    dan pasti kita tidak berhak menentukan
    dan kepastian hidup adalah mati
    semoga kita termasuk golongan orang2 yang ingat

    ReplyDelete
  31. Semoga kita terhindar dari penyakit seperti kanker ini. Menjaga kesehatan lebih penting dari mengobati

    ReplyDelete
  32. jangan menyerah, yg penting terus berusaha dan berdoa

    ReplyDelete
  33. turut berdukacita atas meninggalnya bu Endang, semoga amal ibdahnya diterima disisi-Nya.

    ReplyDelete
  34. kanker penyakit mamatikan NO 1

    ReplyDelete
  35. Sudah cukup banyak bukti bahwa mempertahankan pikiran yang terus optimis dan berpikir positf dapat membantu dalam penyembuhan sakit ini. Dengan bergabung dalam support group juga dapat cukup membantu.

    ReplyDelete
  36. mencegah lebih baik dari pada mengobati .
    waspadai kanker dari sekarang ,,

    ReplyDelete
  37. Tak ada yang tak mungkin di dunia ini...

    http://pujanggabaru03.blogspot.com/

    ReplyDelete
  38. tak ada yang tak mungkin ,,, yang penting berusaha


    http://pujanggabaru03.blogspot.com/

    ReplyDelete
  39. Tidak ada yang perlu ditakuti,ajal adalah kepastian dan akan tetap menghampiri,meski kita tak pernah menginginkannya.
    Akan ada banyak hikmah/pelajaran yang didapat.

    ReplyDelete
  40. Mungkin dengan adanya kanker, kita akan menyadari bahwa kita tak mempunyai daya dan upaya sedikitpun melainkan hanya dari pertolongan-Nya lah.
    kita hanya bisa berusaha untuk menjadi lebih baik.

    ReplyDelete
  41. Tetaplah bersyukur apapun itu..

    Salam..
    http://palesunset.blogspot.com/

    ReplyDelete
  42. mungkin kita harus bertawakal, dan bukan berarti kita pasrah akan keadaan.

    ReplyDelete
  43. Salut dan tetap semangat Sob,,,
    Salam Hangat.

    ReplyDelete
  44. Musibah itu datang tak diundang pulang tak diantar kaya jalangkung,hehe
    tapi jangan riskan dengan semua itu.karna dengan kepedihan pasti datang kesenangan.
    terimakasih infonya gan

    ReplyDelete
  45. thanks gan artikelnya sangat bagus sekali semoga bermanfaat
    jagalah selalu kesehatan kita agar tidak terkena penyakit apapun yang menyerang tubuh kita . karna sehat itu harganya mahal sekali.

    ReplyDelete
  46. sebelum semuanya terjadi,lakukan pencegahan baik dari makanan maupun rajin olahraga,yang jelas harus hidup sehat

    ReplyDelete
  47. menerima dengan sabar dan berikhtiar untuk kesembuhan,pasrahkan semuanya pada yang kuasa

    ReplyDelete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)