15/10/2012

CT Scan whole abdomen contras - Done


Pagi ini efek cairan contras masih menyisakan rasa tidak enak di pencernaan dan kepalaku, semalam nyeri hebat tapi pagi ini membaik,alhamdulillah.

Setelah puasa sejak kemarin malam, sabtu siang aku dan suami menuju RS international tapi pagi harinya menyempatkan ambil rapot UTS kaka tazkia di sekolahnya. Rangking 1 jadi kado manis yg dipersembahkan kaka kemarin untuk bundanya yg sedang kurang fit. Trima kasih sayang :)

Sampai di RS jam 2 siang, kami lupa bahwa sebelum pelaksanaan CT scan aku harus ke laboratotium dulu untuk pemeriksaan CEA,fungsi hati keseluruhan,protein,enzym, dll. Saking banyaknya aku sampai rela membiarkan darahku diambil lebih banyak dari biasanya. Sempat kaget juga saat liat kwitansi pembayaran lab yg juga tidak seperti biasanya, xixixii.... hampir 1,7 juta untuk pemeriksaan darah kali ini.

Setelah selesai dilaboratorium aku dan hubby menuju ruang radiologi, semalam sudah melakukan perjanjian jadi kami langsung ke tempat pembayaran. CT Scan abdomen contras 5 juta kurang 50 ribu. Gak nunggu lama, aku dipanggil sementara hubby menunggu diluar. Menandatangani perjanjian ttg resiko CT Scan dan pemakaian contras, sempet kaget karena resiko terburuk bisa menyebabkan komplikasi dan kematian loh !
Saat itu aku mulai diberi segelas besar cairan contras,warnanya seperti susu tapi untuk mengurangi rasa enek mereka menambah sedikit aroma syrup. Rasanya tidak seburuk garam inggris hanya agak mual. Lalu berganti pakaian seperti pakaian operasi, tanpa kancing dengan belahan dibelakang. Semua dilepas hingga underware dan kalung juga cincin dll.

Aku masuk ruang CT Scan, berbaring ditempat tidurnya dan mulai dipasang tampon seperti infus, untuk memasukan cairan contras dan obat. lagi-lagi venaku yg kecil membuat aku harus menahan sakit 3 tusuk sebelum akhirnya dapet vena yg dicari. Setelah terpasang jarum dilengan kananku disambungkan dengan alat yg nantinya akan memompa cairan masuk ke dalam tubuhku. Daaannnn,....ternyata harus memasukan cairan contras lewat anus juga sodara-sodara, tidak nyaman dan mules luar biasa. 

Seperti yg aku ceritakan ditulisan sebelum bahwa mereka mengendalikan alat CT Scan dari ruang sebelah. Akhirnya pemeriksaan mulai berjalan, beberapa kali tempat tidurku berjalan memasuki alatnya,keluar masuk, nahan napas, napas biasa,seperti itulah. Mesin menyala, berputar dan lampu-lampu seperti infra red menyala dan berkedip membuat perasaanku sedikit tegang.
Sampai akhirnya ahli radiologi memberi arahan " oke, sekarang kita akan memasukan obat lewat vena ke aliran darah melalui jarum dilengan . Jangan kaget ya mba, karena agak sakit dan jangan kaget karena rasanya panas keseluruh tubuh "  

Aku menyiapkan diri dan menahan napas, dan...saat alat itu memompa cairan yg lumayan banyak melewati tanganku, ternyata sakitnya luar biasa lalu rasa panas mengalir ke seluruh tubuh.
Istigfar,...itu yang aku lakukan, hampir 1 jam proses itu berjalan. Sempat agak pusing setelah pemeriksaan selesai, dan aku mules luar biasa. Aku buru-buru ke toilet yang memang disediakan disana... cairan yang dimasukan ke usus besar memang keluar lagi, rasa mules nya membuat aku sesaat harus bolak-balik ke toilet. 

CT Scan whole abdomen contras - Done, selesai...dengan hasil yang akan diserahkan saat jadwal kunjunganku ke prof hari jumat minggu ini. Intinya aku belum tahu hasil pemeriksaan CT Scan maupun Laboratoriumnya. Ada rasa takut, bahkan tadi pagi hubby cerita kalau dia semalam sulit tidur karena terus menerus gelisah mengenai hasil observasiku. Ada pengambilan darah sekali lagi sebelum aku menemui profesor hepatology jumat ini, tapi mungkin dua atau tiga hari lagi setelah memar-memar di kedua lenganku agak menghilang. 

Seharian kemarin benar-benar istirahat dirumah, perutku nyeri dan sakit kepala. Karena tidak tahan aku minum obat penghilang sakit dari dokter lalu tidur sepanjang malam hingga pagi seperti orang pingsan :)) 

Sempat merasa bersalah juga karena membuat orang tua dan keluarga yang ada di cirebon dan kuningan khawatir. Aku yakinkan mereka bahwa semua akan baik-baik saja... ini proses biasa bagi pasien dengan riwayat kanker jika dokter mencurigai hal-hal yang tidak baik didalam tubuhku. Mengapa sekarang aku tuliskan dan share di blog ? dulu juga aku tuliskan meski tidak selalu dipublish, mungkin karena aku berfikir kemarin selama diagnosa awal aku terus browsing, mencari informasi sebanyak mungkin. Aku menulis dengan harapan berbagi, siapa tahu ada mereka yang juga pengalami pengalaman yang sama. 

Membagi informasi dan membagi harapan,... lagi pula catatan hatiku kelak jadi warisan yg bisa dibaca oleh anak-anakku. Aku sedang menulis sejarah hidupku sendiri, survivor cancer...sebagai orang yg pernah menghadapi vonis kanker dan slalu dibayang-bayangi penyakit ini tidak harus membuat aku merasa malu. It's me,... inilah aku ! 
Tubuh ini, jiwa ini, harta ini, keluarga ini, sama halnya dengan penyakit ini, semua dari Allah... Jangan berfikir aku selalu tegar, kadang kala aku juga 'jatuh' jika seperti itu biasanya aku akan menangis. menangis...menangis.... lalu kembali menguatkan hati :) 

Bulan ini tahun ke 10 sejak kali pertama vonis kanker di tahun 2002 dibulan yang sama, sempat tumbuh lagi di tahun kelima sejak vonis pertama, tepatnya di tahun 2007. Dan kini ditahun ke 10,... aku sedang menghadapi ' hari raya' yg sama.
Seorang teman menulis di status FBnya, " untuk orang-orang yang sabar...kesedihan dan cobaan adalah 'hari raya' nya. kenapa begitu ? karena air matanya adalah Pertolongan dan ampunan Allah. Insyaallah.....





# Alatnya memang seperti ini :)






" Mengabaikan Tuhan dlm kehidupan adalah suatu kebodohan yg sulit 
saya pahami. mengabaikanNYA disaat menghadapi penyakit
dan penderitaan adalah lebih dari kebodohan"
- Dr. Richard O. Brennan
Coronary ? Cancer ? God's Answer: Prevent It !
 
 

34 comments:

  1. sabar dan tetap semangat ya, tulisan ini juga bisa jadi penyemangat bagi yang mengalaminya ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih mba lidya,...doakan kesabaran dan kesembuhanku ya, trima kasih :)

      Delete
  2. Anakku...
    ayah tak tahu harus berbuat apa
    ceritamu begitu mengusik nurani ayah
    andai penyakit itu sesuatu yang bisa dibagi
    biarlah ayah menanggung sebagiannya
    ayah tak ingin menangis di hadapanmu nak
    tapi airmata ini
    tak bisa juga ayah tahan
    untuk tak mengalir
    keluar dari persembunyiannya
    sebagai seorang orang tua
    ayah hanya bisa berdo'a, berdo'a dan berdo'a
    semoga ananda senantiasa tegar
    sabar
    tawakkal
    Allah sedang mengujimu anakku
    harapan kita semua
    engkau adalah sang pemenang.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayah berhasil membuat aku menangis,....

      Delete
  3. bukan cerita tentang sakitnya yang jadi topik
    tapi nilai perjuangan yang pantang menyerah itu inti paling berharga untuk semua

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga tetap diberi kekuatan dan kesabaran ya :)

      Delete
  4. sabar dan tetap semangat keyakinan tetap perludan tetap berusaha untuk hasil terbaik

    ReplyDelete
  5. betul perjuangan mbak benar2 luar biasa. Semangat jangan sampai padam Mbak. Semoga semua berjalan lancar, dan cepat pulih ya! *hug*

    ReplyDelete
    Replies
    1. berdoa bersungguh2 karena ini gak mudah,..smg aku diberi kekuatan tambahan ya gek, trima ksh shbt ^^

      Delete
  6. Mataku berkaca-kaca bacanya mbak... T___T
    Begitu sulit yang harus mbak jalani selama pemeriksaan...

    Allah sayang sama mbak, hingga Ia memilih mbak utk menjalani hal sesulit ini, krn mbak-lah yang bisa menjalaninya dengan sabar dan tawakal.

    Aku juga percaya itu! Tetap semangat dan lekas sembuh ya mbak! *pengen peluuuuukkkkk*

    ReplyDelete
    Replies
    1. *peluuukk*

      terima kasih mba mayya,...berinteraksi hny via blog tp membaca catatan2 harian dan hatimu rasanya menjadi dekat.

      Semoga,..insyaallah...aku sekuat yg kalian harapkan ya :)

      Delete
  7. semoga ibu guru selalu dilimpahkan kesabaran dan semangat yh luar biasa dlm menjalani semuanya. :-D

    ReplyDelete
  8. Tetap sabar dan semangat ya mba....ini bentuk kasih sayang Allah sama mbak. Makasih untuk berbagi cerita ini. lekas sembuh ya mbak. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. aminn,..semoga Allah senantiasa memberi ampunan dan ridhonya... makasihh ya sobat :)

      Delete
  9. mbak thx ya udah berbagi crt.. Kl sy masih sering ragu2nya mbak.. Jd kalo baca2 crt seperti ini justru bs jd penguat buat sy juga.. O'ya selamat juga buat Kk Tazkia ya.. Terharu bgt sy bacanya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayoo, mba juga harus bersemangat...jgn takut menghadapi pengobatannya ya :)

      Delete
  10. semangat mba,karena masih amat banyak orang yg jauh lebih susah & menderita dari kita diluar sana & mereka masih tetap semangat & berjuang

    ReplyDelete
  11. Mudah-mudahan emba diberikan ketabahan..

    ReplyDelete
  12. Moga cepat sembuh sperti sedia kali, sahabat lama ku.... semangaaat ya..

    ReplyDelete
  13. merinding, terbawa suasana.Pengen nangis dan muncul rasa takut juga. Duh, mbak..,rasanya nggak bisa ngomong apa-apa,semoga cepat sembuh ya...,semangaaaat

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini hanya proses mba,..kadang yg menjadi ketakutan bukan prosesnya tapi hasil atau vonisnya :)

      Delete
  14. terima kasih mbak untuk sharingnya...sangat membuka mata bahwa CT Scan Contras itu ternyata sesakit itu.

    semoga mbak diberi kesembuhan dan kesehatan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak sesakit khemoteraphy atau kolonoskopi sebenarnya :)

      amiin.....

      Delete
    2. Mbak , aku jugak baru saja mlakukan ct scan . Tp aku tidak tau lg hasilnya kerna hasilnya akn keluar utk second appointment aku rasa aku mempunyai sakit kayak mbak . Aku kagum dgn smangat yg mbak punya moga cpt sembuh ya .

      Delete
  15. Aku mau bertanya mbak , aku baru saja mlakukan ct scan kayak mba . Tp aku belumbtau hasilnya . Menurut aku , aku mempunyai pnyakit sama kayak mbak . Smoga kuat menjalaninya ya .

    ReplyDelete
  16. Aku mau bertanya mbak , aku baru saja mlakukan ct scan kayak mba . Tp aku belumbtau hasilnya . Menurut aku , aku mempunyai pnyakit sama kayak mbak . Smoga kuat menjalaninya ya .

    ReplyDelete
  17. astaghfirullah.. subhanallah.. allahu akbar.. smoga mendapat kesembuhan segera aamiin..

    ReplyDelete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)