04/10/2012

Menyertakan Ikhlas dalam sabar


Sabar itu ketika terbangun dan merasakan nyeri disekitar abdomen , dan butuh sekian menit untuk melangkah perlahan turun dari pembaringan.

Lalu akhirnya tersenyum dan bersyukur aku bisa bangun pagi ini, menghirup udara pagi . Melangkahkan kaki kesekeliling rumah menuju dapur lalu membuat telur mata sapi dan teh hijau favorite kami. Aku juga bersyukur untuk beberapa sendok nasi bukan bubur sekian hari lalu yang lancar jaya masuk ke mulutku dan akhirnya menuju lambung. 
Bahkan aku membuat hubby tersenyum karena melihatku menelan obat dengan wajah ceria tidak cemberut seperti kemarin lalu.

Luar biasa juga ya efek sabar dan senyuman, semoga kusertakan ikhlas....

Oh iya, hasil pemeriksaan lab dan USG abdomenku sudah keluar, dokterku sudah melihatnya dengan seksama. Beliau bilang kita follow up dua minggu ini lalu datang kembali untuk pemeriksaan lebih lanjut dan melihat tindakan apa yg harus kita lakukan. Bertahun lalu kanker nyaris meruntuhkanku, kali ini...apa Tuhan ?

Karena kedekatan hubunganku dengan om Google selama ini, iseng aku bertanya dan akhirnya sepanjang hari browsing semua hal menyangkut hasil pemeriksaan dan segala tentang rekam medisku kemarin. Bahkan segala jurnal kedokteran aku baca dan berfikir alangkah lengkapnya arsip om Google ini. 

Kemarin itu aku sendirian di rumah, salahku malah MP3 lagu-lagu mellow yang ku putar...alhasil memancing kelenjar air mataku bekerja demikian deras, dan akhirnya adegan seperti disinetron remaja yang patah hati berat terjadi. Duduk dipojokan, berpeluk lutut dan menangis denger lagu mellow #eh

Ada yang berusaha menghancurkan semangatku, berbisik setengah memaksa bahwa alangkah malangnya nasibku. Betapa Tuhan tidak sayang padaku, menghukumku dengan ' gift ' ini, karena jika benar...maka selesailah sudah !

Tapi seseorang yang lain berbisik menguatkan, ini hadiah...ini jalan , karena DIA ingin aku mendekat. Karena DIA cemburu aku seringkali mengabaikanNYA... karena itu DIA menjewerku dan ingin aku kembali menghamba dan tidak alpa dan melupakan kasih sayangNYA yang tak berbatas.

Akhirnya aku lega,...perlahan hatiku kembali tenang. Jika USG abdomen menunjukan sesuatu yang buruk mengintaiku dan pemeriksaan selanjutnya memastikannya, aku memang tidak memiliki daya dan upaya. Tapi akan aku serahkan sepenuhnya pada DIA yang Maha Dokter, Yang Maha Menyembuhkan.

Berjuang dan bertahan untuk sembuh, sekuat yang aku bisa...hasil akhirnya biarkan Kekuasaan Tuhan yang menjawab. Selalu ada harapan... selalu ada cahaya meski dikegelapan malam sekalipun, sekecil apapun cahaya itu. Hidup ku tidak berakhir disini...masih banyak hal yang harus aku lakukan, jangan menatapku dengan iba ... itu hanya akan membuatku lemah. 

Pandang aku sebagai pejuang,... pejuang yang tidak ingin dikasihani, cukup dicintai #uhuuuk :p atau diberikan hadiah, bunga, chocolate, gadget baru atau mobil baru sekalian #ngikik#      ^_*



Image From Here

 

36 comments:

  1. setuju dengan, Allah rindu kamu mengingatnya di setiap hela nafas , mungkin DIA hanya ingin berada selalu dekat denganmu

    ReplyDelete
  2. Mbak, semangat yaaaa! Kekuatan doa belum pernah kalah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, doa selain penuh kekuatan tapi jg keajaiban :)

      Delete
  3. menyertakan ikhlas dalam sabar? emmm,, susah itu mba :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. susah, tapi bkn berarti gak mungkin ^^

      Delete
  4. hai mbak, masih inget aku? #sok akrab hehe,
    udah lama ga berkunjung kesini, sorry :)

    itu cerita pribadi atau?
    haru aku bacanya mbak,

    ReplyDelete
    Replies
    1. haiii jg, ingettt donkkk....siapa ya ? #Lol

      hemm, ini cerita pribadi :)

      Delete
  5. semoga aku bisa bealjar ikhlas dan sabar

    ReplyDelete
  6. kekuatan do'a disertai ikhtiar memang tiada tandingan'y sehingga keikhlasan dan kesabaran akhirnya membuahkan hasil :)

    ReplyDelete
  7. ada semangat yang menyala pada diri mbak Irma
    semangat itu sendiri sudah merupakan suatu obat
    mbak tidak lantas jatuh dan terpuruk
    semangat ya mbak, setiap manusia pasti mendapat coba dari-Nya

    ReplyDelete
  8. Allah ingin mbak selalu ingat Dia, mbak. Sekaligus belajar ikhlas dan sabar. Aku doakan mbak gak kenapa-napa.Amin.

    ReplyDelete
  9. lelah yang mba irma rasakan, akan mengajari mba untuk menahan rasa sakit. Menahan rasa sakit, secara tidak langsung mba irma mencoba berusaha (bersabar). dan Allah selalu bersama orang2 yang sabar, dan keikhlasan..akan mba dapatkan.

    ReplyDelete
  10. yang perlu diingat, manakala cahaya yang kita harapkan sekecil itupun gak kita dapat disini, pastilah nanti kita akan bersama dengan sumber cahaya tersebut mbak.. yang sabar mbak.. bener.. ikhlas :(

    ReplyDelete
  11. Mau mobil baru? oh... itu mudah. Datanglah ke Tomang, Irma tinggal memilih mobil yang mana di inginkan, semua terpajang manis di etalase, lho? :lol:

    ReplyDelete
  12. ya Allah... apa yang selama ini arif keluhkan ternyata enggak ada apa-apanya dibandingkan apa yg dihadapi mbak irma.. arif jadi malu.. banget :'(

    mbak irma kuat ya.. makasih banyak sudah mengingatkan arif.. dengan komentar di blog arif juga dengan postingan ini...
    insya Allah arif bakalan lebih mensyukuri hidup arif lagi..

    sekali lagi.. makasih banyak yaa... cepat sembuh dan semoga dimudahkan segalanya... :)

    ReplyDelete
  13. *Nyanyi dulu : "seeenyumlah... dan si manis, pun tersenyum, Haadirkan, semua rasa di hati". cemungudh eaa kaka, tenang, akan ada "Kakak" yang siap mendampingimu, bahkan jika kau minta mobil sekalipun, akan dikasih, hahahahah *kaboorr

    ReplyDelete
  14. Ketika Allah menguji seseorang dengan sakit, sesungguhnya itu juga ujian bagi orang lain di sekelilingnya, betapa ini sebuah kesempatan, ladang amal, yang jika kita jalani dengan sabar dan ikhlas, maka pahala besar menanti. Dan, kesembuhan bukanlah ukuran Allah sayang atau tidak, sungguh parameternya tidaklah sama dengan kita, manusia. Adalah proses yang dinilai, walaupun akhirnya dimata manusia sama saja, atau bahkan terlihat sia-sia.

    Pertahankan terus kesabaran dan keikhlasan, Mbak Irma. Benar bahwa kita memiliki keterbatasan, tapi jangan gunakan itu sebagai alasan untuk membatasi kesabaran. Doa kami untuk mbak Irma, juga keluarga.

    ReplyDelete
  15. artikel nya bagus bagus sobat, senang berkunjung dan baca baca di sini :).

    ReplyDelete
  16. apa pun yang terjadi sama kita udah pasti yang terbaik dikasih sama Allah

    semoga cepat sembuh mbak :)

    ReplyDelete
  17. ayo mba cemungudd....hehehe
    Allah memberi skenario kita hanya pemain nya
    semoga proses ini menuju sebuah hasil akhir yang indah..........(ini jg sambil ngmngi diri sendiri mba ..hiks )

    ReplyDelete
  18. ikhlas kunci keberhasilan...
    salam kenal
    http://gombongmotorcommunity.com/jupiter-z1/

    ReplyDelete
  19. setuju mbak, keikhlasan memang terpenting ..:)

    ReplyDelete
  20. ikhlas itu susah banget mbak ir
    kalau nggak bisa sepenuhnya nggakpapa
    sedikit aja dulu :)
    wajar kok

    ReplyDelete
  21. sekian lama nggak ngintip dunia maya, baru tau kabarnya mbak Irma Senja. Tetap semangat ya mbak, ikhlas yang nomor satu.. segenap cintakan mengikuti..,teriring doa manis untukmu, cemungud kk :)

    ReplyDelete
  22. keren artikelnya, teruskan berkarya lagi ya mba irma :)

    ReplyDelete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)