09/10/2012

" Warna-warni kehidupan dari catatan hati Irmasenja "


Aku suka sekali lagu Opick yang berjudul ' rapuh ' , ada kesedihan, pengakuan dan penghambaan pada Yang Maha Esa. Pertama dengar lagu itu bertahun yang lalu, seingatku dibulan ramadhan dan aku sedang dalam perawatan di RS.

 "  Detik waktu terus berjalan berhias gelap dan terang,suka dan duka tergores dalam lukisan,...
reff: meski kurapuh dalam langkah dan tak setia kepadaMu, namun cinta dalam jiwa hanyalah padaMU.
maafkanlah bila hati tak sempurna mencintaiMU, dalam dadaku harap hanya diriMU yang bertahta  "

Lagu itu berhasil membuat air mataku menetes saat pertama kali mendengarnya, dan sampai kini selalu membuat hatiku bergetar. kerinduan dan penghambaan mahluk pada Tuhannya yang Maha Kasih. Dengan aneka warna kehidupan manusia...

Hari ini warna hariku merah, kuning dan biru... sempat hiruk pikuk karena berkumpul dengan teman-teman arisan di rumah. " trima ksh Mpok untuk masakannya, mpok slalu bisa aku diandalkan " Tugasku hanya menerima tamu, semua urusan dapur mpok yg mengatur, alhamdulillah. Meski setelah itu sedikit biru membaca bbm seorang sahabat, "sahabatku,...smua akan terlewati, kita special,... iya kan ? " tiing..kedip-kedip mata ke si eceu ;)

Oh iya,... kemarin aku meet and great * xixixiii...bahasanya* dengan salah satu dokterku, tepatnya dokter di klinik perusahaan untuk konsultasi dan memberikan hasil pemeriksaanku dengan dokter specialist di RS beberapa hari sebelumnya. Karena kami lumayan akrab, banyak hal aku diskusikan dengan dokter ramah ini. Smua hal yang mengganjal perasaan berkaitan dengan kekhawatiranku dan pemeriksaan medisku di RS lalu. Beliau sempat ngomel karena aku terlalu banyak browsing mengenai rekam medisku, alhasil pertanyaanku menumpuk, jawaban yang aku harapkan tidak aku terima dari dokterku kali ini. Permintaan dokter internist di RS yg merawatku sepuluh tahun terakhir untuk pemeriksaan lanjutan, tidak disetujui. 

Dokter yang aku temui kemarin malah merujukku ke salah satu profesor yg lebih concern mengenai hepatology, mendadak aku lemas. Aku bahkan sempat menolak dengan alasan jauh dari rmh, lagipula sudah 10 tahun aku dalam pengawasan dokter internistku. Aku tidak nyaman jika harus ganti dokter, belum lagi ganti RS. Tapi dokter klinik ku akhirnya berhasil meyakinkan aku, bukan mengecilkan kemampuan internistku slama ini tapi krn ingin memberiku yang terbaik. Konsultasi dengan ahlinya... meskipun aku baru tahu kalau ingin konsultasi dengan seorang dokter yg sudah profesor ditambah embel-embel bagus dan terkenal tidak semudah menemui dokter ku biasanya. Waiting list....Oppsss, profesor tdk mau menerima lebih dari 10 orang pasien dalam sekali prakteknya di RS international itu. Jadi,...tunggu kabar selanjutnya, ucap seorang wanita bersuara merdu di layanan jadwal dokter RS yang menerima telfonku kemarin.

Keluar dari klinik aku masuk mobil dan telfon hubby dan menceritakan hasil pertemuanku di klinik tadi, lalu aku bilang " jangan khawatir ayah, aku baik-baik saja " 
Tidak,...kenyataannya aku tidak baik-baik saja, aku ingin menangis. Hampir 1 jam aku tidak sanggup menyalakan mesin mobil, diam diparkiran... 

" Ini serius tp tidak akan begitu membahayakan jika kamu tidak pernah di vonis kanker sebelumnya, saya khawatir karena riwayat kankermu. Ini organ yg paling vital,...lebih baik kita cari tahu sampai tuntas hasil USG abdomenmu. Ini bisa menjadi awal, sedikit yg bisa bertahan jika sudah menjadi CA. Semoga pemeriksaan lanjutan nanti kamu beruntung "
Kalimat dokter yang diucapkan perlahan pun seolah menjadi begitu keras menghantam dinding pendengaranku.

Oke,...beri aku waktu 1 jam untuk menangis, ini belum final tapi wajar jika aku takut, maka parkiran jadi saksi air mataku. Setelah itu aku lebih lega,... Mengeluh, menangis, kecewa, sakit, alfa, aku tidak malu mengakuinya...itu adalah hakikat manusiaku sebagai mahluk. Jatuh...bahkan berkali-kali, bukan masalah...toh aku tidak akan lupa untuk berjuang bangkit kembali.

" jangan mengeluh.... sabar " kalimat klise yg sering aku dengar, tapi jika itu menimpamu diusia produktifmu disaat byk hal msh ingin kau lakukan, jika ini menjadi vonis kesekian dan  itu menimpa orang yg kau cintai ? aku yakin kalimat yg keluar tidak hanya kalimat jangan mengeluh dan sabar . Tentu saja kita harus bersabar dan ikhlas tapi bukan berarti kita tidak boleh menangis atau tidak butuh waktu bersedih. 

Ini hanya catatan hati,... sekedar berbagi, jika tampak melemahkan hati...abaikan saja :)

Larut dalam kesedihan itu  melelahkan dan tidak akan aku lakukan. Tidak ada kehidupan yang tanpa ujian atau cobaan...dikehidupan siapapun. Karena kalau pun ada kehidupan yang tanpa ujian dan cobaan , pasti sangat membosankan dan kebahagiaan tidak akan lagi bermakna... 


 Image From Google




Aku spesial,...itu sebabnya Tuhan memperlakukanku dengan special juga. Alhamdulillah...Aku ikhlas jika ini akan membuatku semakin dekat padaMU. Tapi jika boleh meminta... beri nikmat sehat ya Rabb,... amin.




10 comments:

  1. arif baca ini hampir jam lima sore.. saat-saat arif sedang santai terduduk di kursi kantor menunggu pulang..
    tangan arif lemes n gemeteran pas ngetik komentar ini..

    arif cuman bisa berdoa mbak..
    mbak udah melalui hal yang begitu berat sebelumnya... dan alhamdulillah terlewati..

    sekarang ada lagi hal yang membuat mbak jatuh.. mbak pasti bisa mengulang sejarah masa lalu.. arif percaya itu.. kembali bangkit dari kejatuhan...

    semangat mbak irma! semoga semuanya lebih dimudahkan lagi... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dear arif,...

      terima kasih dik untuk suport dan doanya, sungguh ini berarti bgt buat mba irma :)

      Itulah hidup ya, kdg kita harus naik atau turun bahkan menanjak seperti yg ayah dian kelana bilang. Tapi dijalani saja...disyukuri, mba irma baik2 saja kok. Insyaallah...

      Eh, skg mba irma malah lebih fokus...karena hidup pantas untuk diperjuangkan. loh emng mba irma sblmnya gak fokus ? xixixi.... lbh fokus menjaga kesehatan, menjaga apa yg dimakan, fokus untuk kembali sehat. makasih ya dik :)

      Delete
  2. kalo eg salah pernh denger,kalo kita dikasih sakit, berarti dosa2 kita berkurang..
    berarti dosa2 mbak irma berkurang tuh,hehe
    amiinn

    semangat mbak irma, get will soon yaa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Insyaallah,..iya benar dik, jika kita ikhlas dan bersabar menjalaninya. Insyaallah dosa-dosa kita akan berguguran :)

      makasih ya ^^

      Delete
  3. hai mbak, apapun yang terjadi pada kita, kita pantas memperjuangkannya..memang berserah dan bersabar itu pasti, tapi jangan pernah putus asa utk memperjuangkannya yaa..get well soon ya mbak..semua masalah pasti ada jalan keluarnya :) salam kenal.

    ReplyDelete
  4. semoga tabah dan ikhlas ya mba irma... *peluk*

    ReplyDelete
  5. Makasih atas kunjungannya ya mbak, salam kenal, sukses untuk senjanya. berbicara tentang kehidupan cukup rumit, namun pada kesimpulannya "kita tidak ada menjadi ada, dan akan ditiadakan lagi" jadi kehidupan yang paling kekal dan sejati adalah kehidupan berikutnya yaitu kehidupan setelah mati nanti. makasih atas pencerahannya mbak.

    ReplyDelete
  6. InsyaAllah, selalu ada jalan terbaik :-)

    ReplyDelete
  7. Senang mengenal blog ini, mengenal mbak Irma :)

    mbak, terima kasih utk share catatan hati ini... sangat tidak melemahkan hati, justru sebaliknya... :)

    *saya hampir nangis* ;')
    keep strong y mbk ! :D

    ReplyDelete
  8. aku juga suka banget lagu itu mbak :D

    ReplyDelete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)