28/02/2013

Mengatasi buah hati yang pendiam



Anak atau buah hati adalah anugerah untuk setiap orang tua, betapa anak adalah hal terindah dan terpenting bagi kehidupan orang tua di mana pun. Dan bagaimana pun keadaan anak kita, mereka akan selalu menjadi sumber kebahagiaan, dan pengharapan setiap orang tuanya.

Sebagai ibu yang sudah memiliki dua buah hati yang sudah cukup besar, SMP kelas 1 dan kelas 3 SD. Tentu saya mengalami segala macam suka dan duka menjadi ibu yang mendampingi mereka full time di rumah.
Ini menjadi kebahagiaan untuk saya ketika bisa menghabiskan waktu bersama mereka, saat-saat mereka bertumbuh dan saya ada disana.

Setiap anak itu unik , Sean, jagoan saya ini aktif, periang, cuex tapi sesungguhnya perasaannya sangat peka. Sedangkan si sulung, Tazkia. Pemalu, berpembawaan tenang, dan sangat pendiam.
Dan bicara galau, ternyata menghadapi anak yang pendiam lebih membuat saya galau.Anak yang periang akan lebih terbuka dan mudah diajak bicara, tapi si pendiam kita harus betul-betul memahami bagaimana suasana hatinya yang terkadang sulit di tebak.

Ada beberapa tips yang coba saya terapkan pada si pendiam kesayangan saya di rumah :

*  Aktif bertanya dan peka pada keadaan anak kita. Pahami sifatnya, saat dia marah, kesal, sedih, 
    bahagia, dan lain-lain.
*  Jika  karakter anak kita pendiam, pemalu. Sebagai orang tua kita juga harus sigap menyelidiki
    perkembangan psiko sosialnya. Jangan biarkan sifatnya itu menghambat perkembangannya. Segera
    atasi sebelum mengikis kepercayaan dirinya.
*  Ungkapkan perasaan kasih dan cinta yang kita miliki sesering mungkin, betapa kita menyayangi dan
    bangga pada dirinya. Lakukan banyak hal terutama yang dia sukai bersama, lalu selipkan ungkapan -
    ungkapan sayang, kalimat yang membuatnya nyaman, percaya dan akhirnya terbuka pada kita.
*  Beri pujian untuk pencapaiannya sekecil apapun
*  Tempatkan dilingkungan yang membutuhkan banyak aktifitas psikomotorik, yang memaksanya aktif
    bersosialisasi, dan berdiskusi.
*  Ajak diskusi, atau sertakan anak pendiam dalam membuat setiap keputusan, rencana atau apapun.

Beberapa tips diatas hanyalah masukan dan saran yang saya terapkan di rumah, sejauh ini anak saya mengalami banyak perubahan berkaitan dengan komunikasinya dengan saya. Dan mungkin untuk orang tua lain yang memiliki buah hati yang pendiam, semoga sedikit memberi masukan. Yang terpenting dari semuanya adalah kasih sayang yang kita berikan setulusnya untuk mereka. Mendampingi, menjadi sahabat mereka, dan mensuport apapun hal positif yang mereka lakukan, namun tetap menerima dan mengoreksi kesalahan-kesalahan yang mereka lakukan dengan bijak. Dan tentu saja doa- doa yang terus kita panjatkan untuk mengiringi langkah mereka.

" Tidak penting anak-anak kita tahu seberapa besar kita mencintai mereka, 
 tapi pastikan mereka merasa kita cintai "
~ Irma Senja ~



31 comments:

  1. Rindunya ingin memeluk kalian semua...

    ReplyDelete
  2. ooh begitu ya.. hmm nice lesson :D
    seseorang akan menjadi sangat terbuka ketika ia merasa nyaman untuk membuka diri.

    oldsunday.blogspot.com

    ReplyDelete
  3. kl anak2ku rame semua kayaknya, ibunya malah yg harus ditoel-toel :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. xixixii,.... sini aku yg toel ibunya mba :D

      Delete
  4. setujuuuuuuu....
    ^_^
    ih, ngliat fotonya bikin gemeeees, pengen nyubitin pipi semuanya deh,
    ups, kalo ibunya gak ah, tar bapaknya mrh.. hehe..

    seneng ya sob,kalo ngliat anak2 kita pada seneng jg..
    salam buat keduanya ya.. kalo anakku yg 1 stengah tahun, aktifnya minta ampun, bikin kewalahan ortunya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. heheee,.... :p

      usia 1 setengah thn adalah saat si kecil mulai lucu2nya ya, tingkahnya mulai ajaib. salam untuk si kesil sob :)

      Delete
  5. Bisa2....infonya sip deh.wah mbk irma ank pertamanya dah kls 1 smp ya????

    ReplyDelete
  6. makasih mbak tips2 nya, klo saya justru suami yang pendiam, hehehhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya sebenarnya gak heran knp anak saya jg pendiam, tentu karena ayah dan ibunya jg agak pendiam :D

      Delete
  7. terharu bacanya.. jd inget mama ku..
    makasi ya mba tipsnya. akan aku praktekkan soon klo udh punya anak.. :)

    ReplyDelete
  8. Seharusnya ortuku baca ini ya.
    Aku bukan pendiam, tapi aku merasa tidak cukup dicintai..
    hahahha.. But my son loves me so much- that's enough.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. BUkan berarti mrk tdk mencintaimu gek, hny mrk sedikit kurang memahami pentingnya menunjukan rasa cinta hingga kita merasa dicintai :)

      anakmu mencintaimu begitu jg sebaliknya, yes...that's enough :)

      Delete
  9. Kalau Taruli, setengah-setengah :) kadang diam, kadang pecicilannya ngalahin adik Tionya :D
    Anak-anak selalu penuh warna ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pembawaannya sama ya mba, taruli jg kalem.... tp kayla cool, dan tio lucuuuu....*kiss Tio

      Delete
  10. wah, saya baru mau belajar jadi orang tua nih :D

    ReplyDelete
  11. Hehehe ibu yang cerdas , beruntung sean dan tazkia punya ibu seperti ini :)

    quote yang terakhir keren mbak :D

    Salam kenal ^^

    ReplyDelete
  12. Wow..Artikelnya begitu menarik dan bermanfaat. Bisa menjadi Inspirasi baru.

    ReplyDelete
  13. anak yang pendiam menjadi hiper aktiv gan , haha



    -->> JUDUL SKRIPSI, TESIS, DISERTASI <<--

    Yang sedang bingung dengan judul SKripsi, Tesis, Disertasi
    mampir aja kesini... banyak dan lengkap dengan abstrak, artikel dan semua BAB

    http://mulok.library.um.ac.id/

    ReplyDelete
  14. senengnya kalo punya mama gaul kyk mba irma hehehee

    ReplyDelete
  15. kasih sayang ibu memang sepanjang masa

    ReplyDelete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)