15/04/2013

Ketika diabaikan,...


Membuat keputusan besar menyangkut perasaan memang tidak mudah, hati selalu membuatnya menjadi rumit. Tapi berlama-lama berada dalam zona abu-abu dan merasakan situasi terabaikan juga bukan hal yang menyenangkan. Hal ini bisa berlaku dalam hal apapun, baik hubungan pertemanan, persahabatan, bahkan hubungan yang lebih pribadi. Berada dalam kepastian dan tahu harus menentukan arah dimana kita berpijak entah itu manis atau pahit akan lebih melegakan.

Ini efek saya menjadi seorang pendengar, dan entah mengapa menjadi perenungan bagi saya pribadi secara mendalam. Alangkah tidak menyenangkan berada dikondisi yang dianggap ada jika dibutuhkan saja, lalu diabaikan dan seolah tidak ada jika tidak dibutuhkan. Wow.... saya percaya teman saya akan mengambil hikmah besar dari situasi ini. Situasi yang kadang sering terjadi justru dari orang-orang yang dekat dengan hati kita.

Ayolah, jangan buat mereka bangga dengan keadaan ini. Jika mereka mengenal wanita karena ketulusan, lemahnya perasaan dan mudah luluh oleh kata-kata manis, tunjukan mereka salah !
Buktikan kita bisa mencintai sebesarnya rasa cinta, cintai sepenuhnya hati saat mereka menghargainya, lalu ajarkan sikap tegas, bertahan dan tinggalkan jika mereka bermain-main dengan perasaan dan harga diri.

Teman wanitaku,... rasa sakit tidak pernah bertahan lama. Memang membutuhkan waktu untuk menetralkan dan menawarkan rasa sakitnya. Tapi percayalah, lebih baik berada pada pijakan yang berayun dari pada pijakan yang tampak tenang tapi tak pernah membawamu pada tepian.

Perenungan ini mencapai titik di mana saya bisa mengambil hikmah dari kisah yang dialami teman wanita saya. Bahwa bersikap tegas itu perlu, dan ucapkan kejujuran meski pahit itu lebih baik dari pada membiarkan segalanya tanpa penghayatan dan penghargaan. Saya yakin teman wanita saya akan baik-baik saja setelah ini, dia akan menyadari bahwa sakit sekali akan lebih baik daripada sakit berulangkali.



35 comments:

  1. suka ama kalimat terakhirnya, sakit sekali lebih baik daripada sakit berulang kali :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lebih baik begitukan mba?? :)

      Delete
    2. yup, dan bisa jadi sakit sekali itu adalah OBAT ya, setelah itu sembuh. gak malah sakit dan sakit lagi

      Delete
  2. Selalu di abaikan malah lebih sakit

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar,...lebih baik tinggalkan atau balas diabaikan :D

      Delete
  3. Rasa sakit tak pernah bertahan lama.
    Tulisan ini powerfull sekali. (Y)

    ReplyDelete
  4. MasyaAlloh
    baca tulisan mb irma ini emang ademm dem..dem..

    saya suka kata2 terakhir mb :) betapa banyak pelajaran yah. dan saya jadi tetohok membacanya.

    pakabar mba cantik?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sayang...hny sekedar berbagi :)

      Delete
  5. tulisannya bagus mak Irma senja

    ReplyDelete
  6. cie...cieee.. ada yang agak2 galau nih yeee..
    masalah tulis menulis adik Irma emang jagonya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. cieee....kaka insan, yg lg galau itu sapa sih ?? :P

      Delete
  7. Bahwa bersikap tegas itu perlu, dan ucapkan kejujuran meski pahit itu lebih baik dari pada membiarkan segalanya tanpa penghayatan dan penghargaan. Ketika kita menyadari ketidaknyamanan area abu2! Putih Dan Hitam itu lebih pasti!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Komentarmu bagus sayangnya a n o n i m ;)

      Delete
    2. anonim Ku, krn pengabaian yang abu abu!

      Delete
  8. semoga teman wanita Mbak Irma bs tabah, apapun yang dia hadapi :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku ykn dia akan baik-baik saja.... :)

      Delete
  9. Salamkenal ya mbak Irma....
    Saya baca2 dulu aja ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal jg mba Tary, trima kasih :)

      Delete
  10. pagi.. kabar baik disini. apa kabar mbakku disana ya?

    ikut bersedih untuk musibah sahabatnya ya mbak. benarlah kalau hikmahnya agar kita sebagai wanita (lho) itu mesti tegar, tegas, dan 'nyablak', mbak.

    ReplyDelete
  11. Yes, "Sakit sekali lebih baik daripada berulang kali" :)

    ReplyDelete
  12. Ada yang lebih menyakitkan dari bertepuk sebelah tangan, seperti di puja-puja lalu di hempaskan sia-sia :)

    Tetap semangat!

    ReplyDelete
  13. Artikel yg menarik, thanks untuk infonya
    Terima asih atas infromasi yang sdah disampaikan sangat menarik sekali gan !
    ditunggu ja kunjungan bailknya

    ReplyDelete
  14. Kadang memang sih ya, sakit sekali lebih baik. Dari pada di ulang kan capek juga :)

    salam hangat..

    ReplyDelete
  15. jadi temen klo lagi butuh curhat aja yo mbak irma? :)

    ReplyDelete
  16. Ya, kalau bukan jodoh pasti ada perlakuan buruknya. Jadi berbaik sangka aja, lebih baik cari yang mapan. Hehe.

    ReplyDelete
  17. makanya cari temen itu harus cari yang baik dan bener2 bisa di jadiin temen..

    ReplyDelete
  18. ketika saya sedang di abaikan, lalu saya membaca artikel ini.. serasa ada tmn curhat yg peduli dengan kesedihan yg sdang saya alami. nice :)

    ReplyDelete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)