21/04/2013

Siapa Kartinimu ?


Selamat hari Kartini untuk seluruh wanita Indonesia dimana pun berada. Dulu Ibu Kartini berjuang pada masanya, maka sekarang kita seluruh wanita Indonesia juga berjuang dengan perjuangan-perjuangan kita masing-masing. Bentuk perjuangan tentu bukan hanya soal emansipasi wanita atau mengangkat senjata seperti Cut Nyak Dien. Menjadi wanita, Ibu, dan mahluk sosial di era ini juga membutuhkan perjuangan. Bagaimana sebagai ibu mendidik dan mendampingi anak-anak kita di jaman yang kian terbuka menjadi manusia yang baik juga sebuah perjuangan, menjadi wanita era kini diantara gempuran perkembangan jaman, yang menuntut kita untuk pintar membawa diri, melek informasi, dengan kemajuan teknologi saat ini tapi tetap sebagai kodratnya seorang wanita, istri, dan ibu. Juga bentuk perjuangan.

Bagi saya pribadi perjuangan adalah bagaimana menjalani kehidupan ini dengan tetap berada di rel yang benar. Berusaha memberi manfaat pada orang lain sebanyak-banyaknya. Menjalani semua takdir yang di berikan sebaik-baiknya. Kok kesannya nrimo ?? buat saya menerima bukan bentuk kekalahan tapi salah satu bentuk perjuangan.

Siapa sosok Kartinimu sahabat ? buat saya Kartini atau pahlawan wanita dalam hidup saya adalah Mama tercinta. Wanita yang melahirkan saya lebih dari 30 tahun yang lalu. Mama lahir tanggal 1 april 1961, dan sampai kini masih bekerja sebagai pegawai negri sipil di kota kelahiran saya Cirebon. Kasih sayangnya pada kami ketiga putrinya menjadi cermin cinta kasih saya terhadap anak-anak. Ya sisi negatifnya juga ada sih, mama selalu memanjakan kami dan itu juga yang akhirnya tanpa bisa saya cegah saya duplikasi pada dua anak saya. Perjuangan mama mendampingi ketiga anak perempuannya memang luar biasa, mama bekerja namun tidak pernah mengabaikan kewajibannya pada keluarga. Beliau selalu menyempatkan memasak setiap pagi buta sebelum berangkat ke kantor, menyiapkan keperluan kami dengan penuh kasih sayang. Selalu ada disetiap anak-anaknya membutuhkan kehadiran atau pelukan, dan mama menjadi sosok yang baik dan memiliki hubungan yang baik juga bagi lingkungan sekitar.

Dan kasih sayangnya tidak pernah berkurang sama sekali hingga ketiga putrinya bahkan sudah menikah. Tanpa batas dan tanpa pamrih. Dan dedikasi luar biasa juga mama berikan pada pekerjaannya, hebatnya hingga usianya yang hampir pensiun karier mama terus meningkat. Mama adalah pekerja keras, ulet, rajin dan jujur. Setidaknya itulah yang saya lihat saat mama menerima anugerah pegawai teladan untuk prestasinya dikantor. Saya pernah komplaint saat sedang berlibur disana dan pagi-pagi mama sudah bersiap berangkat ke kantor.  Saya bilang " mama kan sudah senior, bahkan kepala bagian... kenapa harus berangkat pagi-pagi sih, kan ada cucunya di rumah. "
Dan mama menjawab " Maaf ya nak, gak boleh begitu dong... justru mama harus ngasih contoh yang benar " hadeuuuhh.....

Tapi karena itulah saya bangga dan diam-diam mengagumi mama tercinta, beliau juga dekat dengan semua orang. Ramah pada semua orang, dan mama selalu mengingatkan saya untuk tersenyum pada siapapun ( mama tahu banget kalau wajah anaknya judes ). Mama sangat nrimo dan sabar, sikapnya itulah yang tercermin jelas dari mama. Sampai hari ini mama masih berjuang bagi anak-anak dan suaminya, tentu bukan bentuk materi. Dengan segala konflik kehidupan yang sewajarnya, mama selalu menjadi rumah bagi kami untuk pulang. Bukan untuk berkeluh, tapi telaga kasihnya selalu menjadi alasan kami untuk berteduh. Tempat kami meminta restu bagi langkah-langkah kami menjalani kehidupan. Ini bukan postingan hari ibu loh, hehee... tapi karena KARTINI ku adalah MAMAku... :)

" Selamat hari Kartini untuk seluruh wanita Indonesia, mari berjuang menebar manfaat dan inspirasi. Untuk keluargaku,... aku masih berusaha dan terus belajar menjadi yang terbaik untuk kalian


Mamaku Kartiniku
 


31 comments:

  1. Mamanya cantik :)
    Selamat hari Kartini ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. SElamat hari kartini juga mak Dey :)

      Delete
  2. slamt hari Kartini mba..

    ReplyDelete
  3. Surga dan neraka ditentukan sikap kita kepada orang tua
    Keridhaan Allah tergantung kepada keridhaan kedua orang tua
    dan murka Allah pun terletak pada murka kedua orang tua.

    Salah hormat untuk mamanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar mas Insan, semoga mama dan papa selalu ridha pd anaknya ini, amin.

      selamat dan salam untuk kartinimu mas :)

      Delete
  4. Mamanya hebat, mbak.
    Salam hormat ya buat Mamanya...
    Eh, ternyata mamanya mbak Irma masih muda ya?

    ReplyDelete
  5. Bener tuh... harus bisa memberi contoh yang baik bagi pegawai2 muda.
    Di tempatku mbak... pegawai2 senior tuh disiplin2 lo... tapi yang muda2 malah gak bisa disiplin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu juga yang mama bilang mba,.. :)
      selamat hari Kartini mba Reni ^^

      Delete
  6. selamat hari kartini juga mbak irma...
    ibunya cantik, secantik anaknya hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat hari Kartini iyund... trima kasih ya :)

      Delete
  7. Hebat ya wanita-wanita Indonesia :)

    ReplyDelete
  8. Mamanya hebat deh...
    eh, anaknya juga.

    ReplyDelete
  9. hebat, Ibunya Mba Irma...
    pantes saja dapat penghargaan pegawai teladan...
    Semoga aku bisa seperti itu... :-)amin..

    ReplyDelete
  10. ooooalaaaahhh
    mamanya cantik, pantesan Mbak Irma cantiiiiiiiiiik sekali

    ReplyDelete
  11. Mama nya mba irma wanita karir yak? Udah cantik pinter pula, turunan ya itu mba hihihii

    ReplyDelete
  12. salam baktos buat mamah ya, neng ...

    ReplyDelete
  13. salut untuk wanita indonesia.. hilangkan perbedaan gender :)

    ReplyDelete
  14. Selamat hari Kartini yaa.. :)

    ReplyDelete
  15. iyah, kartiniku adalah para ibu2ku. ibuku dan ibu mertuaku :)

    ReplyDelete
  16. Kartiniku adalah mamaku karena bagiku dia adalah harta berharga untuk hidup ku ..
    Aku sayang mama

    ReplyDelete
  17. Kalau aku yang ditanya, jawabannya cuma satu yaitu KAMUUUUUUU... :-P

    ReplyDelete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)