04/09/2013

3 Pilar Persatuan ASEAN



Lomba menulis blog #10daysforASEAN memasuki hari ke sembilan, setelah membahas kebebasan berekspresi di Filipina kali ini tema yang diberikan adalah Persatuan bagi ASEAN itu sendiri. Dalam KTT ke 22 di Brunei Darusalam tema yang diangkat adalah

" Menyatukan rakyat, menciptakan masa depan " dengan pokok perundingan persatuan antar negara ASEAN dengan tiga pilar yaitu persatuan keamanan, persatuan ekonomi dan persatuan sosial budaya. Mampukah negara-negara ASEAN mewujudkan menyatukan rakyat, menciptakan masa depan ?

KTT ASEAN ke 22 dilaksanakan di Bandar Seri Begawan ibu kota negara Brunei Darusalam, dalam KTT sebelumnya yang dilaksanakan di Kamboja dengan komitmen membentuk badan persatuan sebelum 31 Desember 2015. Maka KTT kali ini para pemimpin kesepuluh negara ASEAN berkumpul kecuali Perdana Mentri Malaysia Najib Tun Razak yang berhalangan hadir karena bersamaan pemilu dinegaranya. KTT yang diselenggarakan selama dua hari ini menekankan persatuan bagi seluruh negara ASEAN, berpedoman pada tiga pilar persatuan ASEAN yaitu : Persatuan Keamanan, Persatuan Ekonomi, dan persatuan Sosial dan Budaya.
Pilar pertama Persatuan Keamanan, diharapkan negara-negara ASEAN untuk bersama-sama menjaga perdamaian di kawasan ASEAN. Menjaga hubungan politik yang selaras, kerjasama pada industri pertahanan, mencegah terjadinya perdagangan manusia, diberlakukannya VISA bersama ASEAN. Dalam KTT ke 22 mengenai Persatuan keamanan kali ini, perselisihan kedaulatan laut Tiongkok dan situasi Korut juga menjadi agenda KTT. Filipina menyatakan akan mengajukan kerjasama dibidang keamanan laut dan menuntaskan " Deklarasi Laut Tiongkok Selatan " dan mencegah terorisme adalah beberapa agenda bagi tujuan persatuan keamanan di kawasan ASEAN.


Pilar kedua Persatuan Ekonomi, meski terdapat perbedaan yang tajam dalam segi perkembangan ekonomi di negara-negara ASEAN dan menjadi kendala bagi persatuan di ASEAN. Namun menjadi kendala yang paling kecil dan paling cepat perkembangannya diantara tiga pilar persatuan di ASEAN. Rencana persatuan Ekonomi di ASEAN sebelum tahun 2015 adalah akan membentuk pasar dan basis uni lateral , bebas pajak, pergerakan individu dan aliran dana bebas, dan memiliki kesempatan memadukan diri secara menyeluruh ke dalam sistem ekonomi global. ASEAN akan terus menjajaki langkah-langkah pertukaran, mendorong mobilitas jasa dan aliran tenaga kerja secara bebas serta mengeluarkan sistem Visa unilateral ASEAN.

Pilar ketiga Persatuan Sosial dan Kebudayaan. Dalam hal ini ASEAN memberikan peran utama bagi generasi muda atau pemuda untuk menjadi motor utama untuk persatuan sosial dan budaya. Dengan dibentuknya ASEAN volunteer yang menaungi para pemuda untuk mengikuti berbagai kegiatan sosial, baik di dalam negara masing-masing atau dinegara ASEAN. Mengadakan forum, diskusi atau konfrensi pemuda sebagai sesama negara ASEAN. Memberi perhatian lebih pada pendidikan, mengadakan pertukaran pelajar, saling mengenal kebudayaan sesama negara ASEAN. Pendorong pemuda untuk perduli pada kesehatan, disabilitas, bencana, dan terus meningkatkan sumber daya manusia akan membentuk rasa persatuan sebagai sesama manusia dan khususnya sesama warganegara ASEAN.

Mampukah negara-negara ASEAN mewujudkan Menyatukan rakyat, menciptakan masa depan ?

Menyelaraskan tiga pilar persatuan keamanan, persatuan ekonomi, dan persatuan sosial dan kebudayaan akan menyatukan sesama negara ASEAN pada satu visi, satu tujuan, satu kepentingan demi terciptanya kedamaian dan kesejahteraan di kawasan ASEAN. Konflik dan kesenjangan ekonomi akan semakin mudah dijembatani. Keragaman budaya akan menjadi warna bagi beraneka ragam dan keindahan ASEAN.

Terbentuknya komunitas ASEAN 2015 akan menjadi tonggak bagi mewujudkan tujuan, "Menyatukan Rakyat, Menciptakan Masa Depan" yang lebih baik di kawasan ASEAN.

1 comment:

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)