25/10/2013

Mencari keseimbangan hidup dengan Yoga

Memasukan olah raga kedalam jadwal harian kita sebenarnya bukan hal yang sulit, tapi bukan juga persoalan gampang. Semua kembali ke niat dan motivasi juga disiplin. Saya bukan pencinta olah raga, sejak kecil olah raga adalah sesuatu yang sangat saya hindari. Jaman sekolah dulu, olah raga adalah duduk-duduk dipinggir lapangan dan melihat teman-teman saya bermain basket atau volley. Sekalinya dipaksa berolah raga, saya akan langsung jatuh sakit. Cengeng banget ya -__-

Setiap orang akan menemukan kesempatan untuk belajar, dan kanker usus membuat saya belajar menemukan dan mencari kecintaan karena kebutuhan tubuh saya terhadap olah raga. Saya bingung saat suatu hari saya datang ke ruang praktek dokter dengan keluhan pasca perawatan dan jatuh bangunnya kondisi fisik saya. Tubuh saya sakit, semua persendian nyeri, sakit kepala menerus, galau berkepanjangan, dan nyaris depresi. Dokter hanya memberi saya obat penghilang sakit dan obat penenang/obat tidur karena saya juga selalu insomnia. Dan saran untuk OLAH RAGA...

Saya pikir bagaimana mungkin tubuh saya sakit dan saya juga nyaris depresi karena penyakit, dokter malah meminta saya olah raga dan ikut kelas ??? ada-ada ajah, saya kan sakiiitt dok ? ( saya mengasihani diri sendiri ). Dan haloooo... bodohnya saya, bahkan seorang pasien kanker yang sedang dalam kondisi berperang pun salah satu theraphy hidupnya supaya lebih baik adalah dengan berolah raga meski hanya berjalan pelan.

Renang,...? kolam renang jauh, dirumah adanya kolam bak mandi. Jogging ? heuuuu...males juga akhh kalo keliling2 kompleks sendirian. Akhirnya ikut BL dan aerobik... pilihan bagus hanya kurang bijak untuk saya saat itu, karena baru saja menjalani operasi saya yg kesekian :D, alhasil saya tepar juga dengan bekas luka operasian diperut yang berasa sereset-sereset gituh.

Akhirnya dokter menyarankan saya ikut kelas yoga atau yoga pilates, hari pertama pusing dan mual-mual. Itu ternyata efeknya, selanjutnya saya jatuh cinta. Yoga tidak hanya membakar kalori ditubuh saya, tapi juga menenangkan dan menghilangkan depresi saya secara perlahan. Saya kembali fokus dan mudah berkonsentrasi. Saya mulai rutin ikut kelas, kini saya tidak hanya belajar dikelas yoga satu minggu sekali. Tapi juga belajar dan yoga sendiri dirumah. Saya pelajari gerakan-gerakan baru di youtube, dasar yang saya dapatkan saat ikut seminar kelas yoga juga sangat bermanfaat dan membantu saya untuk belajar sendiri. Kadang saya pakai musik klasik, sambil melihat video yoga atau saya yoga sendiri dan sambil memutar murotal ayat-ayat suci Al-Quran. Luar biasa... itu selalu jadi Me Time favorite saya selain menulis dan membaca komik :D.

Tidak semua pose saya capai memang, beberapa terkendala karena keterbatasan fisik. Beberapa kali cedera di engkel dan lutut kiri juga membuat saya harus menahan diri, belum lagi RA pada bahu kanan saya saat sedang kumat membuat gerakan saya terbatas. Tapi pada umumnya yoga justru membuat saya jauh lebih bugar dan fit. Jika dulu saya mudah lelah dan pucat, sekarang saya jauh merasa lebih sehat. Yoga juga memperbaiki postur tubuh saya, dan membantu saya lebih tenang melalui meditasinya. Sekarang saya suka olah raga, setidaknya Yoga ^_^

Ada 4 gerakan yoga yang cucok buat para emak nih, khususnya yang pengen perut ramping ;) 

1. Pavan - Muktasan
   



Tahapan Pelaksanaan:
  • Mulai dengan berbaring
  • Lipat kedua kaki dari lutut
  • Pegang dan rapatkan jari kedua tangan
  • Bawa kedua kaki hingga menyentuh perut
  • Angkat kepala hingga hidung mendekat lutut
  • Tahan nafas kemudian kembali ke posisi semula dan buang napas
  • Lakukan latihan ini selama 30 detik
2. Bhujangasan

   

  Tahapan Pelaksanaan:
  • Ambil posisi push up
  • Angkat tubuh bagian atas dengan kekuatan otot punggung dan tangan
  • Rasakan regangan pada otot perut Anda
  • Tahan posisi ini selama 30 detik 
3.  Dhanurasan 

     

  Tahapan Pelaksanaan:
  • Ambil posisi push up
  • Tekuk lutut ke atas dan tahan pergelangan kaki dengan kedua tangan
  • Angkat tubuh Anda ke atas sampai tubuh membentuk lengkungan dengan perut di lantai
  • Tahan posisi ini selama 30 detik
4.  Bandha Sarvangasana


 

Tahapan Pelaksanaan:
  • Berbaring dalam posisi telentang
  • Tekuk lutut Anda ke dalam menahan tubuh bagian bawah
  • Angkat tubuh Anda ke atas
  • Kepala tetap berada di lantai
  • Kedua tangan menyatu di bawah tubuh
  • Tahan posisi ini selama 30 detik
 Sumber : duniafitnes.com

10 comments:

  1. makasih infonya,sejak pindah ke Siak dan ngekos jadi jarang olahraga pdhl dulu di BAtam setiap hari pasti lari/jongging 10 menit... ^^okeh,dicoba ah

    ReplyDelete
  2. mau ah coba setelah sembuh luka patah tulangku. perut ramping itu impian :)

    ReplyDelete
  3. masih rajin ya yoga, aku pingin euy tapi tahun depan kalau ALvin udah TK A deh :)

    ReplyDelete
  4. dari dulu pas ketemu Dikaw di MM udah kepengen ikutan Yoga juga, tapi dideket rumah gak ada sih...

    ReplyDelete
  5. gambarnya mau sy save.. insyaallah besok di praktekin..

    :D

    ReplyDelete
  6. kalau aku keberatan pinggul mak, olahraganya apa ya? hehe

    ReplyDelete
  7. Waah mbak Irma rutin latihan yoga? hebat mbak ...

    ReplyDelete
  8. teknik-tekniknya sepertinya mudah dilakukan. Seperti orang yang melakukan peregangan.

    ReplyDelete
  9. Salam kenal!!
    Blogwalking Gan!!

    Silahkan kunjungi dan pilih2 buku berkualitas atau buku2 kesehatan hanya di : www.honbookstore.com
    Dapatkan diskon gede2an hingga 15%. :D

    Jangan lupa silahkan tinggalkan jejak alias komen di : Hon Book Store :)

    ReplyDelete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)