07/11/2014

Iri yang mencuri kebahagiaan


Image From google

Pernahkah kita merasa tidak suka dengan kebahagiaan, kesenangan dan kesuksesan orang lain ?? rasanya manusiawi ketika kita merasa takjub atau merasa kagum lalu akhirnya, timbul perasaan ingin seperti orang lain yang terlihat happy atau terlihat sukses. Jika perasaan seperti itu berkembang menjadi motivasi bagi diri untuk mengejar kesuksesan atau kesenangan dengan cara yang positif, menjadikan perasaan iri tadi motivasi yang membangun, maka rasa iri menjadi tidak masalah.

Tapi ketika perasaan iri berkembang menjadi dengki, membenci dan akhirnya menimbulkan perasaa anti pati. Secara personal memusuhi dan bersikap tidak sepatutnya. Maka berhati-hatilah karena rasa iri sudah berhasil mencuri kebahagiaan diri kita. Bukan hanya mencuri kebahagiaan, iri juga mengikis kebajikan dan membekukan hati.

Sebagai manusia biasa, sifat dan sikap-sikap salah adalah sejatinya. Karena sebagai mahluk fana, manusia memang tempatnya khilaf dan salah. Kita hidup pada peta yang berbeda satu sama lain, kadang kita memandang kehidupan orang lain begitu sempurna. Bisa jadi orang lain justru melihat kehidupan kitalah yang mereka inginkan. Yang aku coba pahami adalah, bahwa setiap orang memiliki jalan dan cara hidup masing-masing. Bagaimana kita mengelola garis hidup kita dengan sikap terbaik yang kita bisa. Mengelola perasaan yang hadir entah iri, benci, suka, bahagia, sedih dan lain-lain dengan tetap berfikir bahwa semua ini adalah cara Tuhan mendidik kita untuk terus berusaha menjadi manusia yang lebih baik.

Aku pernah membaca sebuah kalimat inspiratif, bahwa bersyukur menjadi salah satu cara termudah untuk berbahagia. Bersyukur, dan menerima semua ketetapan yang DIA berikan. Mengingatkan diri tentang begitu banyak kemudahan yang DIA berikan, bersyukur untuk semua hal yang kita miliki, bersabar untuk setiap bagian yang tidak ditakdirkan untuk kita. Menetralkan rasa iri dan dengki pada sesama dengan melepaskan perasaan negatif dan menggantinya dengan syukur dan sabar. Hitunglah semua nikmat yang kita terima, yang tidak pernah kurang dari kelelahan yang kita rasakan. Maka nikmat mana lagi yang kita dustakan....

Lalu ketika ada orang lain yang merasakan iri pada kita ?? jangan balas dengan membencinya, atau menghakimi. Tapi hargailah... mereka iri karena mereka berfikir bahwa kita lebih baik dari mereka. Rasa iri memang bisa membunuh orang lain, tapi sesungguhnya perlahan mematikan dirinya sendiri.

Teman terkasih, bukan ingin sok menggurui ya... sekedar menuliskan apa yang terlintas pada pikiran dan perasaanku pagi ini. Renungan, dialog diri dan mengingatkan diri sendiri.

Selamat menjalani Jumat dengan semangat temans :)

23 comments:

  1. Hidup itu sebenarnya simple, gak ribet. Yang bikin ribet karena kita memasukkan perasaan dan pikiran yang gak seimbang. Misalnya ya, kayak rasa iri, dengki, belum lagi ego, prasangka, nafsu yang berlebihan, bahkan bahagia yang berlebihan. .

    Cakep tulisannya, neng, secakep yang nulis ^_^ Makasih udah mengingatkan, ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku setuju sama mbak sary, hidup itu simple dan ngga rumit hanya manusianya aja yang bikin rumit hehe

      Delete
    2. Makte sayang : xixixii...setuju bahwa hidup itu sesungguhnya ya simple ya mak :)
      aiihh...rasanya hepii gituh dipuji makte ^_^

      Ai wida : setuju ya kita mba Ai :)

      Delete
  2. Klo aq iri ma kamu karena banyak pens gimana Neng? Trus disambit sandal :v :v

    Manusiawi, cuma beda orang beda cara mengendalikan dan mengatasinya, itulah akhirnya yang membedajan ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaa....sok mangga, lempar-lemparin pens..il buat mak icoel :)))

      Delete
  3. iya mak bener,,kadang iri melihat orang yg diatas kita,,tapi iu menjadikan motivasiku utk bisa spt dia dan tidak melupakan yg masih di bawah,,,

    ReplyDelete
  4. Ada memang penulis blog yang sudah menulis tentang Bahagia itu Mudah. Bersyukur itu mudah. Nah artikel ini semakin menguatkan kita semuanya. Bersyukur itu bukan HAL yang sulit. Dengan Bersyukur dengan cara kita masing masing segalanya akan membuat BAHAGIA di Jiwa kita masing masing. Membantu orang lain juga secara tidak langsung kita memberi "makan" jiwa kita. Kita memberi kebahagiaan buat diri kita sendiri

    ReplyDelete
  5. Dalam terminologi Bahasa Inggris kata IRI bisa berbentuk "ENVY" dan "JEALOUS"/ Walau keduanya mempunya arti kata sama "CEMBURU" atau "IRI" namun dua kaya itu mengandung makna yang berbeda.

    JEALOUS lebih mengarah kepada personal relationship. Sedangkan ENVY lebih mengarah kepada prestasi (achievement). Contoh kalimat : I am not jealous to his boyfriend, but I am envy to his CD collection

    ReplyDelete
  6. harusnya liat orang lain lebih segala2nya malahan senang ya..bukan kayak gini

    senang liat orang susah dan susah liat orang senang he he he he

    ReplyDelete
  7. Iya Mak, kita hidup memang dalam peta yang berbeda-beda..dan semua itu sudah ditentukan dari yang Diatas. Mungkin Tuhan sengaja menciptakan rasa iri dan dengki, tuk menguji kita.. :)

    ReplyDelete
  8. duh moga dijauhkan dari sifat iri ya mak..
    hidup cuma sekali kalo cuma diisi iri kapan bahagianya hidup ini..

    ReplyDelete
  9. Iri adalah penyakit hati yang semestinya dibasmi dengan pendekatan diri kepada Tuhan. #renungkan
    Thanks dan salam kenal.

    ReplyDelete
  10. Sebuah Nasehat yang Sehat, hmm

    kata lain: IRI adalah sebuah ketidakmampuan seseorang dalam mengmbangkan dirinya...

    ReplyDelete
  11. Bagus tulisannya. Adem. Insya Allah cuma gaya bicaraku yang blak2an, soal lain kalau istilah orang berjalan sudah dibelakangku. Nggak pengin yang aneh2 lagi, sudah tuwek heheheee. Tapi penting baca tulisan2 begini, gimanapun sbg manusia sesekali akan takabur. :D

    ReplyDelete
  12. Iri? Pernah bangets maak. Manusiawi sih, tapi emang harus berusaha sekuat tenaga untuk menjadikannya positif, sambil berdoa juga tentu, karena Alloh yang maha membolak-balikkan hati

    ReplyDelete
  13. Ciyus, Mak. Aku iriiii melihat kulitnya yang cantik huhuhu.

    ReplyDelete
  14. saya ingat ilmu vibrasi yang dipelajari waktu saya pelatihan public speaking, sifat iri membuat seseorang dalam keadaan tidak normal dan ini bisa sangat mengangu diri bahkan sekitarnya, hal terbaik adalah menerima, wah dia memang lebih dari saya, hanya saja kita perlu motivasi untuk kesana.

    ReplyDelete
  15. Baca inti tulisan dalam artikel ini seperti petuah yang selalu disampaikan suami tercinta, saat sedang meredam hati yang kadang-naik turun kayak roalcoaster..bahwa tidak ada gunanya menyimpan onak atau duri yang bisa membusuk dalam hati. Maturnuwun ,,ceritanya sangat touching makIr :)

    ReplyDelete
  16. iri kalau memacu semangat diri untuk bisa seperti yg di-irini itu mungkin bagus. Asalkan usahanya postif. dan juga tidak mengganggu yg diirinin.

    ReplyDelete
  17. Iri adalah penyakit hati yang semestinya dibasmi dengan pendekatan diri kepada Tuhan. #renungkan
    Thanks dan salam kenal.

    ReplyDelete
  18. Ketika diri ini melihat orang lain sukses,bukan kebencian kepada mereka yang timbul tapi kebencian pada diri ini yang menggerogoti kebahagiaanku.Terima kasih.

    ReplyDelete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)