04/06/2015

Say No to Kanker Kolon


Foto bulan Oktober 2014 lalu di RS *minta susternya fotoin :)))

Dua hari yang lalu saya kedatangan tamu di rumah, seorang adik kelas bersama suaminya dari kota kuningan cirebon. Kebetulan mereka sedang berkunjung ke Jakarta dalam rangka menjalani pengobatan suami adik kelas saya yang sedang sakit. Vonis dokter yang sama seperti yang pernah saya terima bertahun yang lalu. kanker kolon...Kami berbincang banyak hal, khususnya mengenai penyakit yang saat ini sedang di derita suami dari adik kelas saya tersebut. Dan beliau baru saja menjalani operasi pengangkatan kanker pada usus dan colostomy/ pembuatan lubang anus sementara didinding perut. MasyaAllah,... semoga dikuatkan, amiin.

Sebagai seseorang yang pernah menderita penyakit yang sama, saya mencoba berbagi...tentang apa saja yang saya jalani. Pengobatan apa saja dan diet apa saja, hingga saya bisa kembali sembuh seperti saat ini. Sangat di sayangkan kasus dari suami adik kelas saya ini kankernya sudah bermetastase ke hepar/hati. Saya sungguh-sungguh berdoa untuk kesembuhannya, dan untuk adik kelas saya...sahabat ku yang kuat yaa, dampingi suamimu dengan ikhlas... insyaallah jadi ladang pahala buatmu *peluk.

Jadi kalo denger cerita dari suami teman saya itu dan pengalaman pribadi, penyebab dari kanker kolon adalah pola makan dan pola hidup yang salah. Kami sama-sama penyuka junk food atau fast food, hobi mengkonsumsi makanan yang di bakar seperti sate atau ikan bakar. Gorengan, mie instant, dan anti olah raga ( ini dulu yaaa, jaman hidup gak sehat ). Dan untuk suami teman saya itu, dia selalu begadang...tidur dini hari dan bangun siang, perokok berat, dan stress tinggi pekerjaan. Nahh,... dengan gaya hidup seperti itu, gak heran kanker menyapa kami.

Kanker kolon salah satu jenis kanker yang agak sulit di deteksi, mengingat pada stadium awal gejala kadang samar seperti sakit lambung/maag biasa. Untuk jenis pemeriksaan dini pun biayanya mahal dan orang kadang sungkan untuk melakukan kolonoskopi. Pada akhirnya ketika kanker kolon terdeteksi kebanyakan sudah pada stadium lanjut. Diluar negri pemeriksaan dini kolonoskopi sudah mulai dilakukan, mungkin mengingat gaya hidup orang-orang di sana yang cenderung mengkonsumsi makanan-makanan sampah/junk food, kurang makan sayur dan buah. Untuk saya pribadi, sebagai survivor kanker kolon... pemeriksaan kolonoskopi rutin saya lakukan setahun sekali.

Menurut saya jika teman-teman merasakan gejala seperti sakit maag, diiringi perubahan buang air besar seperti diare menerus atau bahkan sulit BAB hingga berhari-hari, berat badan turun tanpa sebab, nyeri pada dinding perut seperti di tusuk-tusuk yang hilang dan timbul, nyeri perut hingga ke pinggang dan nyeri pada belakang tubuh, lalu ada darah pada feses, sering merasa lemas, bahkan sampai pendarahan dari anus. Gak ada salahnya untuk segera minta kolonoskopi ke RS, klik Kolonoskopi ini untuk penjelasan lebih detil tentang apa sih kolonoskopi itu. Kolonoskopi memerlukan persiapan, seperti ini Prepare Kolonoskopi 

Saya percaya bahwa sakit adalah salah satu bentuk ujian hidup manusia, sedangkan berobat dan menjaga pola hidup tetap sehat adalah bentuk ikhtiar. Ketika sudah menjaga pola hidup sehat, lalu Tuhan memberi kita sakit... itu bentuk ujian, mungkin Tuhan ingin kita lebih bersyukur pada hal-hal yang kita abaikan saat sehat. Bertemu dengan suami dari sahabat saya yang sedang sakit kanker kolon, membuat saya kembali membuka file-file kesehatan saya lagi. Dan mulai mengkoreksi apa saja yang mulai lalai saya lakukan lagi, seperti menjaga makanan atau menghindari stress yang agak sulit ya maks ?

Karena menurut yang saya baca, stress kronik lebih berbahaya dari makanan yang salah kita konsumsi loh maks, yuk hindari stress dan tetap konsisten dengan mengkonsumsi makanan sehat dan rutin berolah raga :)

23 comments:

  1. Sekarang udah makan makanan sehat terus kan? :)
    Sehat2 selalu ya buat Irma sekeluarga..

    ReplyDelete
  2. Mesti mulai atur gaya hidup sehat nich, gw banyak banget makan junk food

    ReplyDelete
  3. ya Allah Mbak, saya khawatir banget denngan anak saya yang ke dua (autisme). Dia maunya makan yang di goreng, tidak mau sedikt sayur sedikit pun. Mudah-mudahan dianya tetap sehat. Mbakj uga, semoga sehat selalu ya, dan terima kasih nih berbai cerita. Jadi lebih tahu walau adi was-was juga

    ReplyDelete
  4. saya dari kuningan mak, semoga suami teman mak diberi kesembuhan. jadi pelajaran buat kita semua nih kurangi junk food...

    ReplyDelete
  5. Kalau sibuk wara wiri gini memang sering lupa makanan sehat, yg penting kenyang biar nggak lemes. Padahal mlh ngundang bahaya.

    ReplyDelete
  6. Iya mbak zaman sekarang kayaknya gaya hidup sudah semakin tidak sehat. tapi seneng juga sih sekarang udah banyak yang sadar tentang makanan sehat, tapi ya masih banyak yang ga praktik sih ya meskipun sudah tau... semoga kita semua sehat selalu ya mbak....

    ReplyDelete
  7. Mari semakin sehat dan sering berolahraga...
    Hampir 4 bulanan ngeggm dan ber OCD...tubuh makin enteng dan fit selalu kerjaan juga lancar....

    ReplyDelete
  8. Aku nih yg msh suka makan gorengan, mie instan dll huaaaa

    TFS yah teh Irma :)

    ReplyDelete
  9. Duh...harus lebih aware ya ama penyakit maag. Krn bisa saja bukan sekedar maag. Makasih infonya Mak...

    ReplyDelete
  10. Semoga suami temen mak Irma diberi kesembuhan oleh Allah SWT. Aamiin. TFS yaa :)

    ReplyDelete
  11. mwnjaga makanan yang sehat dan bergizi serta seimbang tuh wajib .. olah raga .. sama minum air putih yang banyak juga harus ..
    semoga kita semua selalau di beri kesehatan oleh Allah SWT .. aamiin ({})

    ReplyDelete
  12. apalagi sekarang banyak banget makanan yang aneh bin nyleneh, mungkin kalo bisa masak sendiri aja kali ya mbak, biar terjaga kebersihan dan kualitasnya.. Mbak Irma semoga sehat selalu yaa :*

    ReplyDelete
  13. harus mulai makanan sehat nih aku

    ReplyDelete
  14. Turut berdoa semoga diberikan kesembuhan buat suami adik kelasnya mak irma,,, dan berdoa buat mak irma dan kita semua agar selalu sehat juga aamiin yra...Waah terimakasih informasinya... Jadi pengen memberi tahu saudara saudara... Ijin share boleh gak mak... 😉

    ReplyDelete
  15. merinding baca gejala2nya. Sehat sehat!!!

    ReplyDelete
  16. udah serem bgt mba...

    Yoga dimulai setelah sakit or sebelumnya mak???

    ReplyDelete
  17. salam kenal mba ini kunjungan perdana sy

    ReplyDelete
  18. betuuul mak irma...stress itu makanan kanker yaaa...tapi sekarang memang susah hidup tanpa stress, tapi in sha Allah kita bisa jalani...semangaaaaat :)...aku mulai aktif lagi yoga niiih :)

    ReplyDelete
  19. Duh itu makanan enak kesukaanku semua yg Mak Irma sebutin sbg penyebab penyakitnya. Harus mulai waspada nih. Makasih udah diingatkan via postingan ini ya mak.

    ReplyDelete
  20. Mari kita ketemuan terus neng, untuk menghilangkan stress *loh* :)))

    ReplyDelete
  21. Artikelnya bagus, menyadarkan kita untuk hidup sehat. Karena kalau tidak, kanker Kolon bisa datang kapan saja.

    ReplyDelete
  22. Makasih udah berbagi cerita, Mak. Saya mulai was2 nih, abis emang enak junk food ya dari makanan sehat :D

    ReplyDelete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)