09/07/2015

Puisi Cinta


Hai kamu yang selalu menjadi alasan pagi siang dan malam ku
Warna dari keheningan pagi dan gemerlapnya gulita ku.
Meski udara begitu terik, slalu kutemukan alasan menemukanmu
Meski separuh jalan atau sepanjang waktu.

Bagimu aku adalah keniscayaan,..
ketidak mungkinan yang kau cari dan akhirnya kau temukan.
Meyakini Dia memberikan jawaban dari setiap penantian
Bagimu aku adalah impian,...Yang hening dalam doa-doa sederhana.

Kamu pernah bilang, aku adalah sekeping asa yang terus kau dekap 
Lintasan yang terus kau hidupkan, angan yang terus kau kembangkan.
Rindu yang selalu kau nyanyikan, harapan yang selalu kau langitkan.
Entah jika itu semu atau bisu, aku ada di setiap detak jantung dan irama nafasmu.

Bagiku, kamu adalah ....
Doa ku yang melayang ke angkasa
Impian yang hidup dalam garba
Puisi yang hadir diantara ketukan jemariku pada keyboards atau pena
Inspirasi dan imaji yang menghidupkan syair dan aksara
Rindu yang mengembang kala pagi atau petang
Rangkaian cerita yang takan usai dengan judul  " Cinta " 


Puisi bagiku adalah teman ketika hanya bertemu sendiri,
perjalanan pena yang menghibur, imajinasi yang tanpa tepi.
Cara berjalan jauh tanpa meninggalkan rumah,
ketika ingin terbang ke masa lalu, masa depan atau ke angkasa :)
 Irma Senja

14 comments:

  1. keren mba kata-kata nya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hanya puisi sederhana, terima kasih mba :)

      Delete
    2. Halooo, Kak! Yuk, ikutan ekspedisi jelajah Kalimantan gratis dengan ikutan lomba blognya di http://bit.ly/terios7wonders2015 #Terios7Wonders

      Jangan sampai ketinggalan, ya!

      Delete
  2. hmmmmm puisi = mak irma :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. xixixiii,... langganan juara lomba = teh Lyd :)

      Delete
  3. Bagus bingit nih.. Jadi ingin jatuh cinta karena puisi cinta ini.. hehe :) Puisi bagiku adalah perkataanku pada bayang-bayang... hehehehehehehehe :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kenapa harus mencintai bayang-bayang :D

      Delete
  4. jujur, ringan, sederhana, tapi bermakna :)

    ReplyDelete
  5. ini puisi karangan sendiri ya mbah?
    jiika benar, berarti mbah diwaktu tersebut, sedang mengarungi situasi love ya :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya donk karya sendiri :)
      hemmmm....sebenarnya nulis puisi cinta gak melulu harus sdg jatuh cinta, kan bisa mengingat2 saat dulu jatuh cinta. meski menuliskannya di saat jatuh cinta biasanya lebih terasa feelnya :)

      Delete
  6. aaaah, mak nengneng memang paliiing to kalau sudah urusan puisi..kereeen...

    ReplyDelete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)