28/12/2015

Tentang Adik


Sebagai sulung dari tiga bersaudara dan semuanya perempuan, dengan jarak usia yang terpaut tidak terlalu jauh. Bisa di bilang kami sangat dekat satu dengan yang lain. Terbiasa bersama dan dekat sedari kecil, membuat hubungan persaudaraan saya dan kedua adik perempuan tidak berjarak. Tidak hanya sebagai kakak dan adik, tapi juga sebagai sahabat yang bisa saling terbuka dan bicara banyak hal. Saling mengingatkan, saling menguatkan, dan memberikan perhatian satu sama lain sebagai bentuk kasih sayang.

Empat hari kemarin, long weekend... kebetulan adik saya yang bungsu dan mama berkunjung ke rumah. Dan ini sesuatu yang jarang terjadi, karena sampai hari ini mama masih belum pensiun masih bekerja dan adik saya Anne juga bekerja sebagai karyawati sebuah BANK di kota kelahiran. Kebetulan Hubby dan Sean menghabiskan liburan longweekendnya mudik, jadi saya dan kaka Tazkia saja . Kebayang ya 4 perempuan di rumah. Moment khusus ini saya gunakan benar-benar memanfaatkan kebersamaan. Karena perempuan semua ya womentalk sepanjang waktu. Masak bareng, belanja bareng, makan sambil cerita sana sini, nonton drama korea bareng heuheu, dan kebiasaan yang di lakukan adik saya saat ke rumah adalah membongkar lemari baju kakaknya :)))). Yang ini gak bareng, dia asyik sendiri ajah :D


Sebagai kakak adik perempuan yang nyaris sebaya, selera baju bahkan ukuran sepatu kami sama. Berebut Sepatu dengan model sama tapi nomer nya cuma ada satu juga terjadi di mall kemarin hahaha, kali ini saya gak mau ngalah :p. Eh ngomong-ngomong selera ya nggak sama juga sih, secara adik saya Anne paling gemes kalau liat saya pake baju warna hitam dan liat koleksi baju saya yang mayoritas hitam. Sedangkan dia lebih suka warna-warna cerah ceria. Biasanya dia ngomel " kenapakah teteh pilihannya warna hitam terus ? hidupmu begitu indah, milihnya iteemmm mulu, suram tau " hahahahaa.... :p

Sayangnya Ratna adik saya yang tepat di bawah saya, si tengah gak bisa ikut jadi meski seru dengan si bungsu tetap terasa kurang. Kedekatan saya dengan kedua adik perempuan bukan berarti tanpa konflik sih, konflik pernah ada tapi selalu menemukan solusi yang baik. Dengan si bungsu konflik bahkan nyaris tidak pernah terjadi. Anne selalu tahu bagaimana bersikap pada kakak sulungnya, dia tahu bagaimana cara memahami kakaknya. Bisa di bilang sejak kecil saya lebih dekat dengan Anne, meski dengan ratna juga dekat. Kita selalu curhat banyak hal, kalau salah satu menghadapi masalah biasanya curhat. Sebagai kaka saya juga gak egois menanggapi masalahnya dengan memaksakan pendapat atau memintanya mengikuti saran atau keinginan saya.

Dengan Anne jarak usia kami 7 tahun, foto ini kemarin saat Anne akan menghadiri
undangan pernikahan sahabatnya. Dan kakanya setia mengantar dan menunggu di mobil
karena ogah masuk gedung yang dress codenya kebaya :))) #lagimalesdandanceritanya 

Karena menjadi kaka atau yang paling tua tidak menjamin saya selalu benar, tidak selalu pendapat saya yang paling baik. Saya malah belajar banyak pada adik bungsu saya, di balik kemanjaan luar biasa sebagai anak bungsu. Anne sangat mandiri, dia juga bunda yang baik untuk buah hati kesayangannya yang sekaligus ponakan saya tersayang, Keffe Heta.

Ketika Anne mengalami konflik besar dalam kehidupannya, saya hanya memberikan suport bahwa apapun yang terjadi saya akan selalu ada untuk dia. Memberinya masukan tapi keputusan adalah mutlak milik dia. Karena menjadi kaka dan adik yang sangat dekat sekalipun tidak harus membuat saya sebagai kakak mengatur dan mendikte adik-adik saya.

Menjadi seorang kaka dan memiliki dua adik perempuan menjadi salah satu yang saya syukuri dalam hidup ini. Hubungan persaudaraan yang dekat dan saling perduli satu sama lain. Karena saya tahu, banyak sekali hubungan persaudaraan kakak dan adik yang tidak harmonis. Menjaga hubungan antara adik dan kakak, saling mengasihi satu sama lain menurut saya itu menjadi salah satu cara membuat orang tua kita bahagia. Setuju yaaaa :)

15 comments:

  1. Asik banget yah kalau punya saudara perempuan, jadi sedih. Hiks

    ReplyDelete
  2. Adiknya kayaknya orangnya rame, ceria, suka ngobrol, asyik. Kakkanya kalem, pendiam. Emang beda banget ya karakternya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihi, iya mak ... adikku lebih supel dan rame :)

      Delete
  3. wehehehehe samaaa aku liburan kemarin tapinya sama adikku yang tengah, soalnya yang bungsu ga pulang :p

    ReplyDelete
  4. Dua kakak saya laki-laki. Saya ga punya saudara perempuan. Hiks. Tapi sekarang udah punya ipar perempuan sih :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya gak punya saudara lelaki jg mak...tp saudara ipar pun sama aja ya :)

      Delete
  5. duluuuuu pas masih kecil, pengen banget punya saudara cewek. secara sodara semuanya cowok hihi. jadi kalo maen boneka dulu sendirian, huhuhuhu ciyan yak. tapi pas udah gedean, asik juga punya sodara cowok ahahah galauuuu yaaaa :D

    ReplyDelete
  6. Wajahnya hampir mirip sama-sama cantik lagi, hmm aku nggak punya adik aku anak bungsu :D

    ReplyDelete
  7. kenapa di foto kaya cuma beda 2 tahun ya....beti mba alias beda tipis.

    ReplyDelete
  8. wah sama dengan aku dong aku sulung dari emapt bersaudara perempuan semua, tapi gak bisa tukaran baju karena ukuran badan berbeda dan selera berbeda tapi kompak banget

    ReplyDelete
  9. cewe semua ya seru tuh apalagi pas belum pada nikah ya

    ReplyDelete
  10. cakeeeep deeh semuanyaa...aku ngg punya adik perempuan mak, jadi seneeeng kalau liat kakak adik perempuan semua dan kompak :)

    ReplyDelete
  11. Nggak punya sodara perempuan sayaah ��
    Pengen ngerasain bisa curhat-curhat masak-masak shopping-shopping

    ReplyDelete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)