10/09/2016

Video #LampauiBatas Yang Menginspirasi

Saya salah satu yang terinspirasi dengan hastag #LampauiBatas yang ada di timeline beberapa hari ini, saya jadi berusaha menjalani hari-hari pun saya paksa untuk sampai di tahap lampaui batas xoxoxo. Tentu saja melampaui batas dalam artian yang positif, yang baik. Karena rutinitas harian saya sebagai istri dan ibu, saya berusaha untuk sampai di tahap #LampauiBatas menjadi ibu yang baik untuk membahagiakan orang-orang yang ada di sekitar saya. Bukan hanya itu, bukankah hidup terlalu berharga untuk dibiarkan lewat tanpa penghayatan #cmiiiww.

video

Video #LampauiBatas yang saya tonton berulang kali ini membuat saya terinspirasi untuk melakukan hal-hal kecil di kehidupan sehari-hari sampai tahap #LampauiBatas. Jika kita tidak bisa melakukan hal-hal yang besar, maka mulailah dengan hal-hal kecil yang penuh makna. Di video ini tampak seorang ayah yang bertampang agak 'keras' berprofesi di dunia kontruksi bangunan yang menuntutnya bekerja tegas dan disiplin, tapi begitu penuh kasih sayang terhadap keluarganya. Dia memaksakan dirinya berlatih balet dan memakai tutu demi menyenangkan anaknya yang ingin memberi kejutan untuk sang ibu di hari ulang tahun. Sesuatu yang kecil dan mudah bagi sebagian orang untuk berlatih menari, tapi tidak untuk seorang ayah yang profesinya jauh dari bersinggungan dengan tarian. Tapi keinginan menghadirkan senyuman di bibir anak dan istrinya membuatnya mau berlatih, dan tertatih untuk menari. Senyuman dan kegembiraan anak dan istrinya adalah bayaran mewah yang membuatnya mau melakukan apapun sampai tahap #LampauiBatas.

Baca juga :  Lampaui Batas Demi Senyum Bahagia Mereka

Video ini menghadirkan kerinduan pada Papa saya tercinta di kampung halaman sana. Hati jadi nyesss dan teringat sebenarnya banyak moment #LampauiBatas dari papa untuk saya dan kedua adik saya. Sehat-sehat di sana ya Pah...

Video ini juga membuat saya ingin terus berusaha menghadirkan senyuman di bibir keluarga saya dan orang-orang di sekitar meski dengan hal-hal kecil.


Hal-hal sederhana yang bisa saya lakukan setiap hari :

- Bersyukur setiap di awal hari, bersyukur untuk satu hari lagi diberikan nikmat usia dalam keadaan sehat. Mengawali hari dengan tersenyum, seorang ibu yang berbahagia adalah jalan menuju kegembiraan keluarganya.

- Membiasakan bangun pagi, membuat saya tidak tergesa menjalani aktifitas bersama anak-anak dan suami. Rutinitas harian diawali dengan menyiapkan sarapan untuk keluarga, sarapan bersama memberi energi untuk jiwa dan raga. Sarapan bersama keluarga akan menjadi moment orang tua dan anak untuk berkomunikasi, memberi mereka amunisi untuk siap menjalani hari.

- Aktifitas saya setiap hari mengantar dan menjemput anak-anak, membuat saya harus berdamai dengan kemacetan dan keruwetan traffic pagi hari dan sore hari. Pastikan tidak ada masalah dengan kendaraan, lalu berangkat lebih awal karena tidak terburu-buru juga membuat kita santai di jalan. Tidak tergesa-gesa membuat mood kita terjaga. Lebih santai, gak emosian meski kadang dijalan slalu ada saja yang bikin senewen. Biasanya saya menghabiskan waktu di jalan dengan mengobrol dengan anak-anak, atau saat sendiri saya mendengarkan musik.

- Lakukan hal-hal menyenangkan ketika sendiri, seorang ibu harus memiliki waktu untuk dirinya sendiri. Dia harus sehat dan bahagia, tubuhnya harus kuat untuk menjadi sandaran suami dan anak-anaknya ketika mereka lelah melewati hari. Hatinya harus riang supaya sabar dalam mendampingi dan merawat anak-anaknya. Ini menjadi salah satu cara me #LampauiBatas demi orang-orang terkasih.

- Jangan terintimidasi dengan tugas dan pekerjaan di rumah, jadilah bos untuk dirimu sendiri. Kalau sedang lelah kenapa harus memaksakan diri bekerja ?? biarkan saja, istirahatlah... nikmati waktu,  jangan biarkan pekerjaan membuatmu tertekan dan stress. Daftar kerjaan dan email yang panjang dari maketu Sumarti saelan, saat lelah... biarkan saja, dia akan setia menunggu kok #Lol :p

- Jangan mempersulit diri sendiri dengan banyak keinginan, terlalu banyak keinginan membuat kita sibuk mengejar dan mencari sehingga lupa menikmati setiap detik waktu yang terlewati. Jangan terlalu tinggi menentukan standar bahagiamu, saya sudah cukup bahagia dengan duduk di dalam mobil diparkiran sekolah anak saya, melihat dia berlatih futsal. Lalu saya memandanginya dengan senyum sembari minum ice coffee seharga 12.000. Bahagiaaa....

- Memasakkan aneka makanan dengan cinta, menyiapkan semua keperluan mereka dengan penuh kesabaran, merasa berguna membuat kita percaya diri dalam menjalani hari. Jika tidak sempat memasak saya tetap mendampingi mereka makan sambil bercengkrama tentang banyak hal. Selarut apa pun suami saya pulang dari kantor, saya pastikan saya akan tetap duduk menemaninya makan di meja makan.

- Jangan lupa bersenang-senang, bersikap kekanakkan juga sesekali diperlukan. Lakukan hal-hal yang sedikit berlebihan sekali waktu.  Miliki bahasa cintamu sendiri ... jangan heran kalau saya tiba-tiba membelai kepala Sean lalu berbisik " anak sholeh, bubun sayang banget sama Ade " atau ikut berbaring di ranjang kaka Tazkia, memeluknya sambil menggodanya " anak gadis bubun besarnya udah mengalahkan ibunya, kita kakak adikkan aja yuk... " xixixixii

- Membangun hubungan yang baik dengan tetangga, saudara, sahabat juga mereka yang bekerja dengan kita. Sebisa mungkin tersenyum ketika bertemu dengan orang-orang, berkomunikasi intens dengan kerabat atau saudara. Menjaga hubungan baik dengan ART di rumah, allhamdulillah sudah 12 tahun si mpok bekerja dengan kami di rumah...jadi sudah lebih dari hubungan baiklah ya ;)

- Mengakhiri hari dengan bersyukur, mengulang dan mengoreksi apa yang sudah dilewati hari ini. Dan berjanji esok akan menjadi hari yang lebih baik dan lebih indah.

- Menjadi alasan seseorang tersenyum pasti sangat membahagiakan, meskipun kadang kita harus sampai di tahap #LampauiBatas. Tapi sekali lagi, batas seseorang kita sendiri yang menentukan. Sampai di mana ? kita yang tahu ;)

Itu adalah hal-hal kecil yang saya lakukan setiap hari untuk sampai di tahap #LampauiBatas, semoga itu cukup untuk menghadirkan senyuman dan kegembiraan untuk mereka yang ada di sekitar saya :)
Kalau teman-teman, hal-hal apa yang akan dilakukan untuk sampai tahap #LampauiBatas untuk mereka yang ada disekitarmu ?? sharing yuk disini... :)

29 comments:

  1. mantap, setuju nih, lampaui batas untuk hal yang positif

    ReplyDelete
  2. Untuk saat ini, saya belum bisa melakukan hal yang melampaui batas, hehe. Kalau berusaha selalu bersyukur, insyaa Allah.. ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya jg blm sih mbak... berusaha aja judulnya :))

      Delete
  3. Ini yang iklan itu bukan ya? Lampaui dirimu gitu..yang orang gendut bisa fasih banget gerakan body nya gitu.. Hihihii itu lucu emang..

    ReplyDelete
  4. Selalu adem kalau mampir di rumah mak Irma ini. Suka kalimat-kalimatnya :)
    Memang hal-hal kecil yang kita lakukan kadang bisa memberi kebahagiaan bagi orang lain ya, Mak. Sehat selalu ya, Mak :)

    ReplyDelete
  5. kadang kita g nyadar ya mba hal kecil yang kita lakukan itu bikin orang senang :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tp seringkali kita jg ga sadar sm usaha org lain utk bkn kita seneng jg ya cha :))

      Delete
  6. bedanya jaman sekarang sama jaman dulu, kalau jaman dulu kita dikasih batasan gak boleh keluar dari itu, banyak larangan ini itu, klo bikin hal aneh2 pasti dimarahin. sekarang jamannya ditantang untuk lewatin batas yang udah digarisin and break the rules itu cool. aku senneg jaman sekarang hahahaa :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaaa... sekarang dituntut utk melampaui batasan ya mil. Etapi ini dlm hal positif yakkk :)))

      Delete
  7. tulisannya bikin melow uuy...
    Apa ya buatku segala sesuatu yangbudah klik dihati, baik keluarga, teman, sahabat, kerjaan, soodara akan kulakukan sampai lampaui batas melebihi buat diri sendiri.

    Bersyukur dengan duduk manis dimotor, minum kopi nungguin jemput sekolah udah bahagiaaaaa eeaa

    ReplyDelete
  8. Bangun pagi yes, makan pagi yes, subuhan yes, semuanya pokoknya yes, jangan lupa dhuha biar rejekinya juga yes, inshaAllah :)

    SALAM https://mysukmana.net :)

    ReplyDelete
  9. sehat itu emang priceless banget ya mbak ir :)

    ReplyDelete
  10. yg namanya Ilmu itu harus aku ambil dari mana pun datangnya...he
    Thanks min

    ReplyDelete
  11. Kalau lampaui batas yang positif mah saya setuju pake banget deh mbak.

    ReplyDelete
  12. Hmmm, mungkin bagi saya yg setiap hari brangkat ngantor pagi2 dan pulang larut mlm, apakah bisa melakukan hal2 itu, bahkan saya sendiri sering merasakan kehilangan byk wkt bersama keluarga.

    Eh, pa kabar sobat Irma?? lama tak berkunjung kesini. Masih suka ke Cirebon ya?

    ReplyDelete
  13. Setuju semua deh mba... sebagai ibu, ngeliat anak ketawa lepas aja udah bahagia....

    ReplyDelete
  14. sadar atau tidak, kadang kita suka melakukan hal-hal yang lampaui batas demi keluarga tercinta :)

    ReplyDelete
  15. Bahagia itu sederhana, karena sebenarnya kita sendiri yang harus menetapkan tolok ukurnya, sesuaikan dengan kapasitas yang mampu kita capai, sehingga kemungkinan mencapai goal itu lebih besar dari kegagalan, sehingga, bahagia itu tercapai dengan baik.
    Banyak hal kecil yang sebenarnya sungguh berarti jika kita memaknainya dengan baik, ya, Mak?
    Bahagia itu sederhana, dan mudah sebenarnya, asal kita punya MAU dan tak berlebihan menetapkan targetnya. *Sok bijak. :)
    Apa kabar, Mak? Lama ga main ke sini, deh.

    ReplyDelete
  16. Keren mbak berdamai dengan kemacetan. "Keriweuhan" ibu-ibu terbayarkan dengan senyum anak ya bu?

    ReplyDelete
  17. Ngajak main anak mba, mungkin itu.. Kadang tergoda ngasih gadget ke anak, biar kita bebas tapi rasanya gimana gitu. . Untuk org2 tersayang sudah semestinya bisa lampauibatas

    ReplyDelete
  18. Hal kecil namun membawa manfaat besar ya maaak :). Great list you have here..

    ReplyDelete
  19. Jadi lampaui batas itu bagaimana kita menghancurkan mental block ya mbak?

    Ibaratnya kita sendiri yang mengeser patok batasan di kepala kita itu sendiri. Hehe.

    Bener ga si? :P

    ReplyDelete
  20. jadi, untuk memulai kebiasaan yang kecil itu gimana??
    soalnya kalau belum terbiasa itu sulit biasanya pastiguna

    ReplyDelete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)