19/10/2016

Waktu Bersama Begitu Berharga


Sejak kaka Tazkia dan Sean mulai tumbuh menjadi remaja, saya justru menjadi lebih protect dan fokus dalam mendampingi mereka. Bukan berarti saat mereka kecil dan sekolah di sekolah dasar saya cuex, nggak juga. Bagi saya keduanya adalah dunia saya. Tapi tumbuh menjadi remaja buat saya sedikit berbeda dengan mengurusi anak kecil, yang kalau memakai istilah hubby, Kaka dan Sean itu buntut ( istilah orang sunda yang artinya ekor) ibunya, jadi ketika mereka kecil kemana pun saya pergi ya mereka pasti bersama saya. Begitu juga sebaliknya. Dalam urusan Ibu Anak ini saya memang agak sedikit posesip hahahaa. 


Diusia remaja ini yang katanya masa pencarian identitas diri, saya tidak ingin mereka lebih dekat dengan teman-temannya dibanding dengan orang tuanya karena orang tuanya terlalu sibuk, saya tidak ingin mereka lebih betah dan sibuk diluar rumah. Saya ingin menjadi yang pertama memeluk mereka ketika mereka sedang sedih. Saya ingin menjadi yang pertama mendengar curhat atau keluhan-keluhan mereka ketika mereka punya masalah. Itu sebabnya waktu bersama mereka selalu menjadi prioritas saya sehari-hari. Aktifitas atau kegiatan saya diluar urusan rumah tangga menjadi prioritas kesekian setelah anak-anak.

Melihat perkembangan anak-anak sampai saat ini, jadi flashback ke masa lalu keinget waktu anak-anak sedang butuh perhatian namun kesibukan juga mengambil jatah waktu saya untuk anak-anak. Ada beberapa kesalahpahaman terjadi juga karena kurangnya komunikasi di antara kami. Mirip cerita di video ini


Oleh karena itu, saya dan hubby sepakat minimal saat weekend entah itu hari sabtu atau minggu kami harus menyempatkan #WaktuBersama khusus keluarga. Biasanya dari bangun tidur sampai tidur lagi kami bersama-sama. Entah pergi keluar rumah sekedar nonton atau makan diluar atau hanya seharian dirumah , ngobrol santai, main game, atau sekedar bermalas-malasan sambil nonton film favorite dan menikmati cemilan keluarga Nabati Wafer favorit kami. Intinya menikmati #waktubersama keluarga dalam kebersamaan. 


Mendampingi mereka setiap waktu bukan berarti mengikat erat hingga mereka tidak belajar bagaimana menjadi diri sendiri dan mandiri. Meski kami dan anak-anak begitu dekat, tapi mereka cukup mandiri. Sekarang kaka Tazkia sudah jauh lebih dewasa, ketika saya tidak sempat mengantar atau jemput ke sekolah. Dia sudah berani berangkat dan pulang sendiri. Sean juga jauh lebih mandiri, belum lama dia mengikuti program sekolah yaitu pesanten alam di luar kota. Sean bilang dia happy dan senang menikmati waktu-waktu bersama teman dan guru-gurunya meski dia juga bilang rindu ibunya. Ijinkan saya terharu dulu hehehe...

Waktu Bersama menjadi salah satu bagian parenting yang kami lakukan pada anak-anak. Karena ketika kami berkumpul sambil menikmati snack keluarga dan membangun komunikasi yang hangat, saat itu tidak hanya notabene menikmati enaknya snack atau film favorite ... tapi juga kebutuhan hati dan jiwa kami terpenuhi :)

Suatu kebohongan besar kalau ada orang tua yang bilang kalau anak-anak adalah prioritas utama mereka, tapi mereka tidak memiliki waktu yang dihabiskan bersama anak-anaknya.
  

42 comments:

  1. Masa remaja identik dg pencarian jati diri. Hee (y) kudu ekstra mantau mereka ya mbak. KHawatir ikut2an gaya ehh.. lifestyle baik dri lingkungan ato tmennya hhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener bgt mak.... mknya aku fokus bgt sm anak2ku :)

      Delete
  2. iya mbak justru masa remaja itu yang biasaya bikin khawatir para orang tua, jadi lebih protektif ke anak... menurutku wajar aja sih :)

    ReplyDelete
  3. Aku baru sadar lho.. muka mba irma sama suami itu miripppp ^^
    Kk Tazkia kpn nonton konser barengggg.. *lhoooo :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihiii... gitu ya mpi. Jodoh kali ya makanya jadi mirip.

      Sok ajakin kaka Tazkia deh... biar ada temennya nonton konser :)))

      Delete
  4. Benar sekali Mbak. Orang tua memang harus membuat waktu bersama anak-anaknya kalau bilang sayang. Ah, terimakasih remindernya ya Mbak. Semoga semakin bahagia bersama keluarga ya Mbak... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kembali mas Dani, amiin... dirimu jg dan keluarga ya :)

      Delete
  5. waktu bersama yang berkualitas diingat anak sampai besar nanti

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju teh makanya kudu sempetin bgt waktu bersama anak :)

      Delete
  6. Masa remaja emang masa pencarian jati diri Mb Irma,.,pengaruh lingkungan dan pergaulan sangat besar jd peran keluarga terutama ortunya itu paling penting

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju mba, benar sekali... terima kasih sudah berkunjung mba :)

      Delete
  7. Bersama anak-anak lebih seru sembari ngemil snack yaaa, jadi ramai

    ReplyDelete
  8. semoga selalu bisa dampingi anak2 :")

    ReplyDelete
  9. Paragraf terakhirnya jleb banget. Self reminder pisan. Saya yang irt full, sering banget ngomong begitu. Anak-anak adalah prioritas. Tapi, banyaknya, kok malah sibuk sama kerjaan. Ihiks...

    ReplyDelete
  10. Waktu Tanti datang ke rumah, trus lihat gambar-gambar yang dibuat Tio, mayoritas gambarnya ada perempuan berhijab pakai kacamata.
    Tanti bilang, tio dekat banget nih sama innanya, walau innanya sering marah tapi dia lebih sayang ke innanya. Hahahaha, terharu sih tapi ogah nunjukkin depan Tio.
    Jadi keinget Sean, ya anak bubunnya banget :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hiiikssss.. Tapi aku sedih liat tulisannya Tio, "Aku selalu hebat menahan marah"....

      Innanya kudu lebih sering dekat dengannya ini

      Delete
    2. Mbak indah : hihihii ga papa Tio tahu innamya syg bgt dan bangga sm dia mbak... knp ga ditunjukann:)

      Delete
    3. Oma Tanti : hmmm tio menulis kata2 itu ?? *_*

      Delete
  11. Baca kalimat terakhir berasa ditoyor.. Self reminder :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi... itu memgingatkan diri sendiri jg mak ;)

      Delete
  12. waktu bersama keluarga memang penting dan harus diagendakan :)

    ReplyDelete
  13. Assalamu'alaikum Wrwb....
    Semoga anak2 kita menjadi anak2 yg baik, sehat dan shaleh/a

    ReplyDelete
  14. menyempatkan #WaktuBersama khusus keluarga versi aku adalah dengan.....menggambar bareng

    ReplyDelete
    Replies
    1. Akhhhh sweet bgt oma, mrk jago2 gmbr sprti mamanya juga ya ??

      Delete
  15. Itu kalimat yang terakhir sepertinya emang cerminan kebanyakan orang tua sekarang yang malas mencari ilmu tentang menjadi orang tua Mbak. Padahal, begitu punya anak, sisa hidup kita akan dihabiskan sebagai orang tua, sementara tidak ada pendidikan formal ataupun non formal khusus yg mendidik bagaimana cara menjadi orang tua. Btw, makasih dah sharing & salam kenal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar sekali... sama2 dan salam kenal ya :)

      Delete
  16. Foto keluarganya hangat banget, Mba Ir ^^

    ReplyDelete
  17. Waktu bersama ku dulu sama orang tua mah nikmati nya bukan wafertapi rengginang hahaha

    ReplyDelete
  18. ibu yang tangguh.. selamat menjadi guru bagi anak dan keluarga.. salut

    ReplyDelete
  19. Suka sama foto keluarga nya teh :D

    ReplyDelete
  20. Dulu pas masih kecil aku jugak selalu nunggu nunggu hari Sabtu. Soalnya Mama libur dan sering diajak jalan jalan. Wkwkwk :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa aku jg gitu krn mamaku jg wanita karier :)

      Delete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)