18/10/2017

5 Prinsip Bijak Berinvestasi Ala Prita Ghozie

 Emak blogger bersama VISA

Setelah belajar tentang financial check up dan mengelola anggaran di dua gathering bersama Visa dan Mba Pitra Ghozie sebelumnya, tanggal 3 Oktober 2017 yang lalu bertempat di Mendjangan Resto kemang. Para emak blogger untuk ketiga kalinya belajar lagi tentang Financial Literacy bersama financial educator yang sama, Mba Prita Ghozie.

Di gathering ketiga ini kita belajar tentang Investment atau investasi. Khusus di gathering ini hadir juga Mr. Harianto Gunawan selaku President Director of Visa Worldwide Indonesia yang memberikan sambutan.


Menjadi seorang istri dan ibu, ternyata tidak hanya harus pintar mengelola keuangan rumah tangga loh maks. Alangkah lebih baik kalau kita juga paham dan bisa berinvestasi. Jika keuangan rumah tangga kita terkelola dengan baik, kita juga bisa berinvestasi maka insyaalloh masa depan yang cerah menanti. Kehidupan ini memang sudah ada yang mengatur, tapi saya selalu berfikir bahwa merencanakan atau mengatur sesuatu untuk hari esok adalah bentuk ikhtiar kita sebagai manusia.

Mbak Prita Financial Educator favorite emak-emak blogger :D

Takut ah berinvestasi yang lain-lain, takut rugi ! ya hidup memang pilihan dan apapun pilihan kita tentu saja mengandung resiko, termasuk investasi juga punya resiko. Tapi bukan berarti tidak bisa kita pelajarikan ? :)
Intip yuk 5 prinsip bijak berinvestasi ala Mbak Prita yang saya tulis dibawah ini.

Pahami 5 prinsip berinvestasi :

1. Tujuan Investasi 
Kita harus tahu nih tujuannya apa melakukan investasi ini ? apakah untuk pendidikan anak yang kelak ingin kuliah di luar negri, untuk naik haji ? dan lain-lain, kita harus tentukan tujuannya dengan pasti.
2. Jangka Waktu Berinvestasi
Mengetahui tujuan berinvestasi juga akan membuat kita tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memilih pilihan investasi yang tersedia. Kalau untuk biaya pendidikan anak kuliah diluar negri misalnya, hitung deh berapa tahun lagi kira-kira biaya pendidikan anak itu kita butuhkan. Dan instrument investasi apa yang bisa kita gunakan untuk menyiapkan tujuan kita.
3. Ragamkan Harta Investasi
Kalau ngomongin macamnya pilihan investasi, banyak. Dan kalau saya memilih pilihan investasi yang minimal saya pahami, saya nyaman melakukannya, dan saya tahu resikonya. Banyak yang memilih ingin berinvestasi dengan keuntungan besar, ya pilihannya pasti resikonya juga besar. Tapi jika tidak ingin terlalu ambil resiko biasanya keuntungannya juga tidak terlalu besar. Mba Prita menyarankan untuk meragamkan bentuk investasinya, karena tiap pilihan investasi ada untung ruginya. Untuk yang butuh investasi dalam waktu cepat ya jangan investasi dalam bentuk deposito karena investasi ini pertumbuhannya lambat. Pahami profile dan resiko dari bentuk investasi yang kita pilih.
4. Strategi Investasi
Lakukan investasi secara bertahap dan berkala. Berinvestasi secara disiplin setiap bulan juga akan mengurangi resiko. Berinvestasilah diberbagai instrument investasi yang berbeda. Kalau ngomongin resiko ya investasi pasti beresiko, tapi memilih intrument investasi yang long term akan membantu meminimalisir resiko yang ada. Jangan simpan dana yang kita punya di satu instrumen investasi saja. Misalnya kita bisa berinvestasi dengan membeli logam mulia, saham dan reksadana. 
5. Review dan Re-lokasi investasi 
Lakukan review investasi secara berkala, dan re-lokasi jika pilihan investasi tidak sesuai harapan.

Berbagai pilihan bentuk investasi :
- Logam mulia ( ini termasuk investasi favorite pilihan ibu-ibu )
- Surat berharga ( saham, reksadana, obligasi, dll )
- Properti ( apartment, kos-kosan, rumah, ruko, dll )
- Dana tunai ( tabungan, deposito, uang asing )
- Bisnis ( franchise, dll )

 Ini salah satu investasi pilihan saya, prosesnya mudah, barangnya terlihat dan jika butuh mudah juga dijualnya #Lol

Pilihan investasi dikembalikan ketiap individu, yang jelas pahami 5 hal di atas. Kenali profile dan resikonya, simpan dana yang kita miliki jangan di satu instrument investasi saja untuk meminimalisir resiko yang ada. Bijak memilih investasi, hati-hati dengan penipuan berkedok investasi yang belakangan banyak berkembang di sekitar kita. Mbak Prita bilang jangan serakah dalam berinvestasi, jangan hanya karena ingin keuntungan besar kita tutup mata ketika suara hati kita merasa bahwa tawaran investasi terasa mencurigakan.

Ini 3 emak mentri keuangan rumah tangga bukan jutex karena mikirin cicilan,
tapi teguh menatap masa depan yang cerah karena rajin menabung & investasi :))

Akhirnya selesai sudah 3 rangkaian event financial literacy yang dipersembahkan oleh Visa untuk emak-emak blogger. Dan happy karena dapet kesempatan langsung untuk hadir, dan belajar langsung dengan Mba Prita Ghozie, financial educator yang humble ini.

Terima kasih VISA dan Mba Prita untuk sharing ilmunya yang luar biasa :)

4 comments:

  1. terima kasih infonya mbak, saya pengen banget investasi dan lagi nabung-nabung buat itu hihihi

    ReplyDelete
  2. Antara investasi ke properti sama emas, peluang resiko-nya paling tinggi yang mana sih mbak?

    ReplyDelete
  3. wuiihh mamak2 investor jaman now :p

    ReplyDelete
  4. Saya pengen investasi tapi tak suka berbisnis, kemungkinan pilih surat berharga karena tidak terlalu repot mengawasi nya.

    ReplyDelete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)