22/02/2017

Entah, hanya curhatan


HALO, selamat siang rasa pagi ... karena matahari masih malu-malu meski angka di jam dinding sudah pukul 11.24 WIB. Setelah dua hari kebelakang hujan habis-habisan mengepung jabodetabek, meninggalkan kenangan dan genangan berpuluh-puluh centi bernama banjir di beberapa lokasi.

Saya mulai tertatih lagi beraktifitas setelah satu minggu tepar tak berdaya karena demam, flu dan sakit kepala hebat yang seenaknya datang dan pergi. Oleh-oleh nekad mudik ke Cirebon nyetir sendiri itu ternyata sakit selama 1 minggu lebih. Sebelumnya memang belum fit sih setelah sakit sehabis dari Jogja awal bulan lalu. Kesimpulan cerita alinea ini, saya tidak bisa kecapean seperti kata hubby. Dia bosen jadi suster sepertinya karena istrinya super kolokan kalau sedang sakit :))))

Saya sakit maka satu rumah terbengkalai sudah !

08/02/2017

Puisi Untuk Gusti di Museum Ullen Sentalu

Kembali ke kota Yogyakarta seperti kembali ke romansa tentang perjalanan lalu. Iya... Yogyakarta salah satu kota yang memiliki cerita manis tersendiri di dalam arsip perjalanan hidupku. Kota pelajar, kota keraton, kota yang menyimpan banyak sejarah masa lalu tentang negri ini, kota gudeg, kota bakpia, kota di mana salah satu keajaiban dunia borobudur berada. Kota dengan candi dan pantainya, kota dengan berjuta cerita manis yang mengendap di setiap relung kenangan mereka yang datang dan pergi di kota ini, kota yang ramah dengan inggih-inggihnya warga Jogja yang membuatku merasa pulang.

Awal bulan lalu aku kembali menemukan alasan untuk lagi merasa jatuh cinta pada kota ini. Bukan hanya pada setiap lintasan kenangan yang pernah terjadi kala itu. Bukan hanya tentang sebuah kedai dengan lampu-lampu redup menampilkan bayangan teduh yang menatapku dalam. Bukan tentang jalanan bertabur lampu malam yang mengendap dalam ingatan, karena sekeping asa yang berpendar di sana. Bukan hanya tentang cinta tanpa kadaluwarsa, tanpa spasi dan koma. Aku kembali merasa jatuh cinta pada sebuah tempat di mana labirin masa lalu membawa kita melewati waktu seolah kembali ke masa itu, masa di mana para putri dan raja berada di balik tembok istana. Yang bercerita tentang budaya, sejarah juga cinta.

Museum Ullen Sentalu Yogyakarta

02/02/2017

Tips Merawat Perabotan Berbahan Teflon

Enak banget ya punya asisten rumah tangga di rumah, jadi gak usah cape ngerjain kerjaan rumah tangga ?? SIAPA BILANG ??? tahu sendiri donk Mak kalau ART memiliki keunikannya masing-masing, bukan hanya bikin kita tersenyum senang, tapi seringkali malah bikin kita jadi drama dan ngelus dada. 

Si Mpok ART di rumah ini sering banget membuat saya ngelus dada dengan urusan dapur dan perabotan. Ada yang bilang, biasanya kalau tidak merasa beli tanggung jawab terhadap barang menjadi seenaknya. Piring atau gelas yang pinggirannya pecahlah atau panci pada penyot. Pakaian yang kelunturan, kabel setrikaan yang melinting lalu akhirnya putus, jumlah piring atau gelas lama-lama berkurang, perabotan plastik meleot karena siwer kena panas sampai kuali atau panci teflon yang gugus dan akhirnya tidak bisa di pakai lagi.

Abaikan semur daging dingin di atas teflon lama,
fokus ke teflon baru VKB dari Alfamart aja ya :))

Kehangatan Pesona Jogja Homestay

Halo Bloggers,...

Akhir minggu kemarin saya berkesempatan kembali jalan-jalan ke kota Yogyakarta. Dengan sahabat dan makmin KEB untuk menghadiri syukuran ulang tahun komunitas KEB tercinta di kota Jogja. Menghabiskan waktu 3 hari di kota istimewa Jogja jelas meninggalkan banyak kesan dan cerita, selain kehangatan para emak blogger disana dan kedekatan para makmins yang tentu saja meninggalkan cerita manis. Banyak sekali yang ingin saya tuliskan, salah satunya di mana saya menginap akhir minggu lalu di kota Jogja.