19/12/2018

Heart Attack

Akhirnya apa yang aku khawatirkan, terjadi juga...
Tengah hari bolong, matahari sedang tinggi-tingginya... ketika aku menerima pesan dari hubby ketika dia sedang di kantor.

" Yang di mana ? dada ayah sakit lagi seperti malam kemarin...keringat dingin banyak banget "

Hari itu aku memasuki ruang IGD dengan perasaan cemas. Dan yang aku takutkan terjadi, heart attack ... serangan jantung ! Hubby terkena serangan jantung. Sambil diberikan obat penghilang sakit, hubby melakukan berbagai test medis untuk melihat sejauh apa kondisinya. Begitu hasil test medis keluar, dokter langsung meminta saya untuk mendaftar di ruangan ICCU. Saat itu aku baru sadar, bahwa sesuatu yang serius sedang terjadi.


Tindakan yang harus dilakukan adalah kateterisasi, untuk melihat sejauh apa kondisi jantungnya. Apakah ada penyempitan pembuluh jantung atau kondisi lainnya. Hubby terlihat shock. Itu sebabnya aku yang harus tetap berpikir tenang, bagaimana pun juga saya harus mengurus segala macam urusan administrasi RS dan lain-lain. Hubby menginap di ruang ICCU, esok harinya dijadwalkan untuk kateterisasi.

Kateterisasi jantung adalah merupakan tindakan medis yang dirancang untuk mengetahui kondisi kesehatan jantung Anda.  Prosedur ini juga penting dilakukan untuk mendeteksi apakah terdapat masalah pada jantung dan mengobati beberapa masalah jantung. Proses kateterisasi dimulai dengan membuat sebuah lubang kecil di pembuluh darah, yang disusul oleh pemasangan tabung pada lubang tersebut, untuk menjaga mulut lubang tetap terbuka. Kemudian, dokter akan memasukkan kawat penuntun dari lubang pembuluh darah hingga ruang jantung. Setelah itu, kateter dimasukkan mengikuti kawat penuntun dari pembuluh darah sampai ke jantung. Kawat penuntun akan ditarik dan dikeluarkan kembali, sementara kateter tetap di dalam. Lalu, dokter akan memasukkan zat pewarna kontras ke dalam kateter. Monitor akan merekam kondisi jantung Anda yang terlihat dari perjalanan zat pewarna kontras di pembuluh darah. Hasil rekaman ini akan muncul di layar monitor ruang operasi sehingga memudahkan dokter untuk melihat keadaan jantung Anda. Akhirnya, dokter bisa mulai melakukan tes, pengobatan, atau segala tindakan medis yang diperlukan sesuai dengan kondisi Anda ( sumber : alodokter.com )

Hasil kateterisasi ternyata ada penyumbatan pada pembuluh jantung hubby, pada pembuluh kanan penyempitan malah sudah 95 % . Sisi kiri ada beberapa penyumbatan juga tapi masih di bawah 70%. Dengan kondisi ini mau tidak mau dokter bilang hubby harus melakukan pemasangan stent/ring pada pembuluh jantung yang menyempit tersebut. Pembuluh jantung hubby juga robek saat tindakan operasi, akhirnya stent yang dipasang 3 buah. Kondisi ini menurut dokter agak jarang terjadi, terjadi robekan karena pembuluh jantung yang rapuh.

Awalnya hubby sempat ragu untung pemasangan stent atau biasa di sebut ring pada jantungnya, tapi karena tidak ada pilihan lain akhirnya dia menyerah. Penyumbatan di jantungnya sudah membuatnya mulai tersiksa, dan jika tidak dipasang ring, dokter khawatir akan terjadi serangan yang lebih mengancam keselamatan jiwanya.

Aku bersyukur, hubby tidak sampai kehilangan kesadaran dan segera di tangani. Dua tahun belakangan, kondisi jantungnya memang mulai menurun. Bolak balik mengingatkan untuk berhenti merokok dan mengurangi makanan berlemak, rutin olah raga dan menghindari stress. Tapi, ternyata harus serangan jantung dulu untuk membangunkan kesadaran seseorang.

Selama satu mingggu hubby di rawat diruang ICCU, suara mesin yang merekam jantungnya berdetik membuat jantungku ikut berdebar. Tapi aku yakin Allah tidak akan memberikan kesulitan diluar batas kekuatan mahluk-Nya. JanjiNya lah yang membuatku yakin bahwa semua akan baik-baik saja. Semua episode hidup ini hanya cukup di lewati, mungkin terasa berat awalnya tapi aku tahu setiap hal pasti ada ujungnya. Jadi selama menemani hubby, lorong RS yang kulewati setiap selepas subuh untuk kembali ke rumah mempersiapkan & mengantar Sean ke sekolah, dan jalanan sepi jam 5 pagi menjadi waktuku untuk menarik nafas dan berbincang jauh ke dalam. Bahwa semua akan terlewati Nenk,... ketika aku harus kembali menemani dan mengurus segala hal tentang hubby di RS, atau menghadapi pertanyaan anak-anak... energiku pulih.

Setelah satu minggu di rawat di RS, hubby di ijinkan pulang dengan jadwal rutin bulanan dan obat-obatan yang akan dia konsumsi selanjutnya. Saya tahu sejak serangan jantung, sedikit banyak kualitas hidup seseorang akan berubah. Aku berharap setelah ini, hubby akan lebih aware sama kesehatannya. Efek positif penyakit jantung yang dia derita adalah, hubby mulai berhenti merokok, mulai mau
diatur menu makanannya, menghindari makanan tinggi lemak dan santan.

Saat menemani hubby di ruang tunggu pasien ICCU, aku menyadari satu hal bahwa suamiku mengidap salah satu penyakit paling serius. Ku pikir riwayat CA yang pernah kuderita sudah cukup mengetuk pintu rumah kami. Mengusik ketenangan dan menghadirkan kecemasan... tapi siapa yang tahu skenario hidup seseorang. Takdir yang hadir berturut-turut tahun ini, mengubah kesadaran hubby, tapi sekaligus mengubah cara pandangku pada kehidupan.

Aku mulai memahami, sebenar-benarnya paham bahwa skenario hidup ini mutlak milikTuhan ... Allah SWT, tidak ada pengecualian soal itu. Sekeras apapun kita berusaha dan meminta ketika DIA berkehendak maka terjadilah. Sekeras apapun doa yang kita panjatkan untuk sehat, ketika DIA ingin mahlukNya merasakan bentuk lain dari kasih sayangNya maka terjadilah. Apakah ada yang bisa dan sanggup lari atau bersembunyi. Tidak ada...

Kejadian ini sekali lagi mengajarkanku untuk belajar ikhlas menerima apapun juga yang sudah Allah tetapkan untukku dan keluargaku. InsyaAllah. Banyak PR setelah serangan jantung yang hubby alami kemarin. Aku mungkin bukan pasiennya, tapi seorang istri adalah partner hidup suaminya. Bagaimana pun yang hubby alami mengubah hidup kami sekeluarga. Doakan semoga aku bisa menjadi suporternya yang tidak kenal menyerah ya mantemans. Selain mengubah menu harian makanan kami di rumah, superti mengganti minyak sayur ke olive oil atau minyak zaitun , aku mulai mencari tahu dan googling apa saja yang harus dihindari untuk pasien jantung koroner.

Ada 4 tips yang perlahan dilakukan untuk hubby di rumah.
- Menerapkan pola makan sehat
- Melakukan olah raga rutin, ini yang lumayan butuh kesabaran banget untuk menerapkan ke hubby.
- Hindari stress, yang agak sulit ya menghindari stress di kantor. Di rumah, yaaa.... iya iyain aja biar hubby happy dan nggak stress hahahaha :D
- Tidur cukup dan teratur, insyaallah agak sulit mengubah kebiasaan tapi ingsyaallah nanti lama-lama juga akan terbiasa.
- Mengkonsumsi obat dengan teratur, kontrol sesuai waktunya. 

Untuk teman-teman, penyakit jantung sekarang bukan Hanya penyakit orang tua loh. Banyak yang usianya mash muda tapi sudah terkena jantung. Jadi hayuuu jaga pola makan, dan pola hidupnya. Jangan abai pada sekecil apapun sinyal yang diberikan tubuh. Dokter ahli jantung yang merawat hubby memberikan catatan penting, ketika sehabis atau sedang melakukan aktifitas seperti olah raga, naik tangga, dll lalu kita merasakan sesak dan nyeri sekitar dada. Segera cek, karena itu salah satu indikasi ada masalah di jantung kita.

Tetap sehat semuanya, jika DIA memberikan ujian sakit...ya diterima, ikhtiar lalu serahkan kembali sakit dan susahnya pada Pemilik Segala. Setujukan ya :)



5 comments:

  1. Semoga lekas pulih untuk suaminya mbak. Makasih juga sharingnya saya nambah ilmu dan bisa waspada.

    ReplyDelete
  2. Cepat sehat bapak
    Sehat-sehat mbak
    Sehat berkah sekeluarga
    Semoga selalu sehat. Peluk sayang dari sini

    ReplyDelete
  3. Tetap semangat ya Mba Irma sayang. Semoga Allah selalu memberikan kesehatan utk kita semua aamiin Allahumma aamiin

    ReplyDelete
  4. Lekas kembali sehat mba untuk suami. Pola makan sih emng yg membuat yg muda, termasuk aku menyepelekan hal ini. Pdhl gak liat umur sekarang.

    ReplyDelete

Terima kasih kunjungan dan komentarnya, salam.... :)